ADB

Kalau membaca dua e-mail dibawah ini , yang antara lain berbunyi

" bahwa kami telah menembus ruangan berisi pasir lepas kering berbutir 
sangat seragam 500-710mikron di kedalaman 8m sampai 10m, dan 2 ruang 
serupa di bawahnya dg masing2 ketebalan 1,5m dan 80cm yg dibatasi satu 
dengan lainnya secara vertikal oleh konstruksi batu andesit lapuk. Total loss 
dan pipe stuck menyertai pemboran inti di interval2 tsb shg harus 
banyak mencampurkan polimer di air pemboran. Di bawah Gn. Padang 
kemungkinan besar ada bangunan2/ruangan2 bikinan manusia.", Anda 


cenderug Sadahurip itu "pyramid"  yang man made ya.
Bener ndak ya Ndang ?

si Abah
________________________________
 From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Wednesday, February 8, 2012 4:55 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Gn Padang Coring
 

Oki, kami juga melakukan penarikhan untuk beberapa sample yg diambil dr "kerak" 
yg melumuri blok2 batu penyusun konstruksi di beberapa kedalaman berbeda; 
hasilnya belum keluar.

Sample 3,5m itupun kita ambil dari "tanah" di sela2 batuan di bwh permukaan tsb 
yg kebetulan kami lihat ada charcoal chunks -nya (arang),..makanya kita sebut 
dg istilah "paleo"sol (meskipun belum sampai ke dasar konstruksi)
ADB




Salam
ADB
Po
From:  [email protected] <[email protected]>; 
To:  <[email protected]>; 
Subject:  Re: [iagi-net-l] Gn Padang Coring 
Sent:  Wed, Feb 8, 2012 9:19:53 AM 
 

Sori salah ketik harusnya Karbom Dating-nya angkanya 5500+/-130 (bkn 4500)

Salam
ADB
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Date: Wed, 8 Feb 2012 09:12:43 
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: [iagi-net-l] Gn Padang Coring
Rekan2 geosains,

Pd seminar 7Feb 2012 ttg "Bencana Katastropik Purba" di Jkt telah kami paparkan 
hasil temuan sementara penelitian - pemboran inti di atas Gn. Padang yg baru 
saja selesai Minggu 5Feb 2012 (2hr sebelumnya). Bahwa kami telah menembus 
tembok konstruksi miring sampai minimal kedalaman 17m di teras-3 dan
 kmungkinan itu menerus sampai TD bor @26m; dan bahwa kami telah menembus 
ruangan berisi pasir lepas kering berbutir sangat seragam 500-710mikron di 
kedalaman 8m sampai 10m, dan 2 ruang serupa di bawahnya dg masing2 ketebalan 
1,5m dan 80cm yg dibatasi satu dengan lainnya secara vertikal oleh konstruksi 
batu andesit lapuk. Total loss dan pipe stuck menyertai pemboran inti di 
interval2 tsb shg harus banyak mencampurkan polimer di air pemboran. Di bawah 
Gn. Padang kemungkinan besar ada bangunan2/ruangan2 bikinan manusia.

Dan kami umumkan juga hasil penarikhan karbon (carbon dating) pada sample 
paleosol kedalaman 3,5m di teras 3 yg menghasilkan umur 4500 +/- 130 th yg 
lalu. Selama ini blm pernah dilakukan penarikhan karbon pada situs 
"megalitikum" Gn Padang tsb, para arkeolog hanya memperkirakan dari kesamaan 
bentuk, teknologi, dan interpretasi kegunaan bangunan berundak tsb bahwa situs 
Gn. Padang berumur 2500th. 

Dengan demikian hasil awal
 kami paling tidak menunjukka suatu fakta baru yg berbeda dg pemahaman 
sebelumnya bahwa situs Gn. Padang tsb hanyalah situs di atas permukaan tanah 
saja dan umurnya hanya 2500th. Sampai sekarang kami masih terus mengolah data 
dan sample, serta menunggu hasil2 dr lab analyses yg sdg kami lakukan. 
Insyaallah penulisan / publikasi ilmiah lengkap dan laporan rekomndasi ke 
pihak2 terkait akan kami lakukan dengan seksama dan dalam waktu sesingkat2nya.

Salam
ADB-DHN
Powered by Telkomsel BlackBerry® 

Kirim email ke