Pak Benyamin,

Koreksi sedikit untuk poin ke-3, kelompok ahli geologi yg telah melakukan 
penelitian (survey) geofisika tidak (belum) menemukan artefak/ekofak di Gn. 
Sadahurip. Trims.

Salam,
Firman Fauzi



________________________________
 From: benyamin sembiring <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Thursday, 16 February 2012, 17:33
Subject: [iagi-net-l] Gunung Sadahurip : Piramida Alam?
 

Gunung Sadahurip : Piramida Alam?
 
Menyimak diskusi tentang Gunung Sadahurip apakah sebuah
piramida buatan manusia atau gunung bentukan alam sangat menarik. Masing-masing
punya argumentasi nya. 
Dari diskusi ini ada beberpa hal yang menjadi ketertarikan saya
untuk mengambil “kesimpulan sementara” tentang perdebatan ini, yaitu :
1.       - Piramida bukan saja harus mengacu kepada
piramida besar , Giza,  yang ada di
mesir.  Menurut saya pernyataan ini bahwa
apabila ada bentukan mirip piramida bisa saja dikatan piramida walaupun tidak
mengikuti aturan piramida di Mesir
2.      -  Hasil penelitian beberapa ahli geologi bahwa di
Gunung Sadahurip terdapat batuan beku yang berbentuk columnar joint, andesit
dll. Sehingga kelompok ini menapsirkan bahwa Gunung Sadahurip adalah bentukan
alam yang mirip piramida. 
3.      -  Ada juga sekelompok ahli geologi yang melakukan
penelitian di Gunung Sadahurip bahwa disana ditemukan sisa sisa/bekas aktivitas
manusia (artefak/ekofak). Bahkan kelompok ini juga melakukan penelitian
geofisika sehingga yakin betul bentukan tersebut berbeda (ada bedanya) dengan
bentukan alam biasa. Kelompok ini meyakini bahwa Gunung Sadahurip adalah
piramida buatan manusia.
Ada banyak bentukan alam yang dipergunakan oleh manusia untuk
membangun suatu tempat beraktivitas, bisa saja itu tempat hunian maupun tempat
pemujaan. Misalnya Gua Gajah di Bali, Gua Selomangleng di Kediri. Paling tidak
kedua tempat itu adalah batuan bentukan alam yang dibangun oleh manusia untuk
keperluan beribadah, mungkin. Namun dilakukan berbabagi bentukan sehingga
tempat itu bukan murni hasil bentukan alam, tapi sudah ada modifikasi manusia.
Nah..bisakah Gunung Sadahurip seperti itu?

Yang ingin saya katakan bahwa ada banyak bentukan alam yang
bisa dipergunakan oleh manusia untuk berbagai keperluannya. Jadi kalau Gunung
Sadahurip yang berbentuk piramida itu dipergunakan oleh manusia untuk
keperluannya dan membangun sesuatu disana adalah hal yang wajar saja. Apalagi
kalau piramida gak harus mengacu kepada bentuk piramida Giza.

Memperhatikan hal di atas apakah tidak mungkin Gunung
Sadahurip adalah gunung bentukan alam, yang kebetulan berbentuk piramida, 
dimanfaatkan
manusia untuk dijadikan tempat untuk keperluan manusia saat itu. Begitu
cerdasnya manusia saat itu, untuk apa mengangkat batuan sekian banyaknya untuk
buat piramida, toh sudah ada gunung bentukan alam yang bisa dipergunakan,
tinggal memolesnya saja menjadi seperti yang diinginkan. Bisa saja membangun
suatu bangunan di puncak ataupun sisi lain sehingga diperkirakan beberapa ahli
ada sebuah ruangan hasil karya manusia.

Oleh karena itu, jadilah Gunung Sadahurip adalah Piramida
Alam. 


Terlalu dini memang.

Salam 
Benyamin Sembiring

Kirim email ke