Saya pernah bekerja di salah satu BUMN, memang visi dan misi mereka mau
menjadikan perusahaan yang berstandar internasional
dan berkualitas, jadi butuh biaya banyak. wajarlah mereka mencari
keuntungan sebanyak - banyaknya meskipun mengorbankan kesejahteraan
karyawannya.

nasib oh nasib jadi pegawai BUMN.

_JCS_

On Wed, Feb 22, 2012 at 10:02 AM, Muharram Jaya Panguriseng <
[email protected]> wrote:

>  He he he…apa gak salah tuh Pak, “Bumn kaya negaranya miskin, utang
> negara jadi besar (contoh USA) negara Eropa”
>
> Setahu saya semua Negara yang memiliki BUMN atau swasta nasional kuat
> sebagai power house-nya, negaranya pun akan kaya. Kalau di Indonesia
> BUMN-nya memang masih “kelas coro” (istilah Iwan Fals), ya karuan saja
> BUMN-nya miskin karena tidak bisa fully professional akibat selalu
> ditingkahi politik praktis dan negaranya pun miskin.
>
>
>
> Salam,
>
> MJP – NPA: 3048
>
>
>
>
>
> *From:* Bandono Salim [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Wednesday, February 22, 2012 9:49 AM
> *To:* [email protected]
>
> *Subject:* Re: [iagi-net-l] BUMN buat siapa? --->Re: [iagi-net-l]
> Pertamina EP Temukan Cadangan Gas Baru
>
>
>
> Begitu boleh saja, itu memang yang dikembangkan di negra maju
> "kapitalisnya"
> tapi kini apa terjadi?
> Bumn kaya negaranya miskin, utang negara jadi besar (contoh USA) negara
> Eropa.
> Salam. Eh ini referensi dari koran saja.
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>  ------------------------------
>
> *From: *Ok Taufik <[email protected]>
>
> *Date: *Wed, 22 Feb 2012 09:42:28 +0700
>
> *To: *<[email protected]>
>
> *ReplyTo: *<[email protected]>
>
> *Subject: *Re: [iagi-net-l] BUMN buat siapa? --->Re: [iagi-net-l]
> Pertamina EP Temukan Cadangan Gas Baru
>
>
>
>
> Di dunia ini, State Owned Entreprise bukan barang haram (BUMN).
> Dimana-mana BUMN semakin menggurita, dulu dengan petronas di ethiopia pakai
> kontraktor ZPEB (drlling company no.1 in the world..kata orang Republik
> China) dan mereka bagian dari CNOOC, semua di urus samapai sekolah, istri
> pekerja jadi gurunya, jadi kalau terjadi bisnis diantara mereka jelas bisa
> jadi low price.
>
>
>
> Contoh:
>
> China: Cnooc
> Russia: Gazprom
> Singapura: Temasek, Singtel
>
> berikut copy paste bumn dari beberapa negara:
>
> Postal Railways Pharmacy Gambling Alcohol retail Health care Universities
> Telephone Television Oil Energy
> Australia yes (Australia Post) monopoly on postal delivery of letters to
> 250g mix varies by State mix (PBSfunding only) (no retail competition) mix
> varies by State no mix (Medicare) mix no mix (ABC) (SBS) no mix varies by
> State
> Brazil yes (Correios) mix (VALEC,CBTU) mix (Hemobras) yes (Caixa Econômica
> Federal) no mix (SUS) mix mix (Telebras) mix Mix (Petrobras) mix
> (Eletrobras)
> Canada yes (Canada Post) mix
> (Via Rail), passenger rail. Freight is private. no varies by province
> varies by province (LCBO, SAQ,SLGA) mix mix varies by province (Sasktel)
> mix (CBC) mix varies by province (Hydro-Québec, BC Hydro,Hydro One,Manitoba
> Hydro,Nalcor,SaskPower)
> Finland de facto (Itella) de facto (VR) no yes
> (Veikkaus,RAY,Fintoto) yes (Alko) mix (municipal) yes mix (TeliaSonera)
> mix (YLE) de facto (Neste) mix (Fortum)
> France yes
> (La Poste) yes (SNCF) no mix
> (Française Des Jeux) no mix mix mix (France Telecom) mix (France
> Television) no mix (EDF)
> Germany mix
> (Deutsche Post) mix (DB) no no no mix (BG) mix mix (DTAG) mix (ARD) ? ?
> Greece de facto
> (ELTA) de facto (OSE,TrainOSE) no mix
> (OPAP) no mix (ESY) yes mix (OTE) mix (ERT) mix (ELPE) mix (DEI)
> Iceland de facto (Íslandspóstur) no railways in Iceland no no gambling in
> Iceland yes (ÁTVR) mix mix no mix no oil industry in Iceland mix
> India yes (India Post) yes (Indian Railways) yes (IDPL) no no mix mix mix
> (BSNL) mix (Doordarshan) mix (ONGC) yes
> Ireland yes (An Post) yes (Iarnród Éireann) no no no mix mix no mix
> (RTE,TG4) no mix (ESB)
> Italy yes (Poste italiane) yes (FS) no no no mix (SSN) mix no yes (RAI)
> mix (Eni) mix (Enel)
> Indonesia yes (Pos Indonesia) yes (PT Kereta Api) yes no no yes (Asuransi
> Jiwasraya) yes yes (Telkom Indonesia) yes (TVRI) yes (Pertamina) yes
> (Perusahaan Listrik Negara)
> Japan yes
> (JapanPost) mix (JR) no yes (JRAand etc) no mix mix mix (NTT) mix (NHK) no
> no
> Netherlands no yes (Nederlandse Spoorwegen) no yes
> (Holland Casino) no mix yes no mix (Netherlands Public Broadcasting) no no
> New Zealand yes (NZ Post) yes (Kiwi Rail) no no no mix yes no mix (TVNZ)
> no mix (Genesis Power,Meridian Energy,Mighty River Power, Solid
> Energy,Transpower New Zealand Limited))
> Philippines yes (PhilPost) yes (PNR) no yes (PAGCOR) no yes yes (U.P.) no
> yes (PTV) mix (PNOC) mix (NAPOCOR)
> Sweden de facto (Posten) de facto (SJ) mix (Apoteket) yes yes
> (Systembolaget) mix yes mix (Telia) mix (SVT) no mix (Vattenfall)
> Turkey yes (PTT) yes (TCDD) no no no mix mix no mix (TRT) mix (TPAO) mix
> United Kingdom yes (Royal Mail) mix
> (Northern Ireland Railways,East Coast) (Network Rail) no mix (Premium
> Bonds) mix mix (NHS) mix no mix (BBC,Channel 4,S4C) no no
> United States yes (USPS, anagency) mix
> (Amtrak), passenger rail. Freight is private. no Mix (All State Lotteries
> varies by state (ABC store states) mix mix (U.S. military service
> academies,public universities no mix (PBS) no mix (TVA)
>
> 2012/2/22 <[email protected]>
>
> Tergelitik oleh thread Discovery-nya Pertamina EP, terutama pembahasan ttg
> harga gas dsb, berikut ini sedikit unegh2 tentang BUMN energy kita: punya
> siapa?
>
> Pertamina kepunyaan negara, PLN kepunyaan negara, PGN juga kepunyaan
> negara. Semuanya BUMN yg bekerja untuk memastikan rakyat Indonesia
> mendapatkan energi listrik, minyak, gas, dan produk industri petrokimia
> secara adil merata.
>
> Tapi kenapa koq mereka alot tawar menawar alokasi dan harga gas-(minyak)
> yg diproduksi dr tanah air Indonesia? Yg kontrak 2.2$/mmbtu lah, yg
> 5$/mmbtu dr kontrak Santos-lah, yg PLN berani bayar 8$/mmntu-lah...
> Se-olah2 mrk itu pedagang yg mencari keuntungan sebesar2nya dg modal
> sekecil2nya: pedagangnya negara? Yang musti diuntungkan itu kan negara -
> rakyat Indonesia? Bukan mrk sebagai lembaga!
>
> Koq semakin ruwet sih hubungan institusi bisnis-politik - industri milik
> negara kita? Dan kita semua seolah hanyut dalam ketidak-beresan
> ketidak-logisan cara berpikir dan bertindak lembaga2 bisnis negara tsb.
> Coba saja: untuk memastikan pasokan gas: PGN sampai bersusah payah nyari
> blok2 migas sendiri, jangan2 PLN nanti juga akan punya blok migas sendiri
> pula!?
>
> Ini akan jadi lebih ruwet dan nggak masuk di pemahaman manusia normal
> kalau kita masukkan juga BPMigas dan Ditjen Migas dalam percaturan hubungan
> antar kelembagaan bisnis tersebut. Lha wong semua cadangan migas Indonesia
> di"kuasai" data, pengelolaan, peruntukan, dan operasinya oleh BPMigas dan
> ultimately Ditjen Migas. Koq masih juga kita baca berita: PGN berhasil
> menambah pasokan gas u/Jawa sejumlah sekian sekian juta kubik kaki bperhari
> dsb. Khan harusnya itu semua sdh bisa dikuasai, dihandel, dialokasikan oleh
> BPMigas/Ditjen Migas. Bukannya PGN yg kesana kemari nyari jatah gas
> u/diperdagangkan kembali ke industri di Indonesia. Cukup BPMigas/Ditjen
> Migas sebagai penguasa mengaturnya: siapa akan mendapatkan berapa lewat apa
> (PGN? Swasta?) Dll.
>
> Ah, entahlah, atau karena aku terlalu bodoh saja?
>
> Jkt, 22Feb 2012
> ADB
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>  ------------------------------
>
> *From: *Setiabudi Djaelani <[email protected]>
>
> *Date: *Wed, 22 Feb 2012 08:49:37 +0700
>
> *To: *[email protected]<[email protected]>
>
> *ReplyTo: *<[email protected]>
>
> *Subject: *RE: [iagi-net-l] Pertamina EP Temukan Cadangan Gas Baru
>
>
>
> Pada tahun 2004 bisa jual gas ke PLN dengan harga USD 2.65/ MMBTU sudah
> merasa paling tinggi.
>
> Bila dibandingkan dengan harga pasar gas sekarang tentu saja terlalu
> murah, namun demikian
>
> Harga gas bisa saja dinegosiasi ulang dengan memberikan alasan yang tepat
> untuk minta kenaikan,
>
> Dengan menambahkan adendum pada PJBG. Memang pada kenyataannya tidak mudah
> dan sangat
>
> alot.
>
>
>
> Salam
>
> Setiabudi
>
>
>
> *From:* rakhmadi avianto [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Wednesday, February 22, 2012 8:32 AM
> *To:* [email protected]
> *Subject:* Re: [iagi-net-l] Pertamina EP Temukan Cadangan Gas Baru
>
>
>
> mas Muharram
>
> Harga gasnya koq murah banget yah, lah kapan Pertamina bisa maju kalo gas
> dijual dg harga charity gitu mas
> Kata pak DI kalo di jual ke PLN brani 8USD/mmbtu, lha ini diijual cuman
> 2,2 quo vadis nih
>
> Salam
> Avi 0666
> Dir Expl and New Venture
>
> 2012/2/22 Muharram Jaya Panguriseng <[email protected]>
>
> Pak Bandono and all,
>
> Pipanya sudah ada pak, kalau ini untuk PGN (Perusahaan Gas Negara) berarti
> akan masuk Pipa Transmisi Sumatera Selatan-Jawa Barat (SSWJ). Mudah-mudahan
> harganya juga bagus, syukur-syukur bisa mencapai US$ 5 per MMBTU atau
> lebih. Kalau tidak salah selama ini harganya cuma US$ 2.2 per MMBTU.
> Bandingkan dengan harga pembelian PGN dari Santos Indonesia (di Jawa Timur
> ?) sebesar US$ 5 per MMBTU dengan penyesuaian 3 persen per tahun.
> Selisihnya luar biasa, lebih dari 100%.
>
> Ternyata dimana-mana pedagang yang paling diuntungkan, produsen dan
> konsumen belakangan he he he...
>
> Salam,
> MJP - NPA: 3048
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: Bandono Salim [mailto:[email protected]]
> Sent: Tuesday, February 21, 2012 9:41 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] Pertamina EP Temukan Cadangan Gas Baru
>
> Senang nya banyak gas,
> Lebih mudah dan murah.
> Semoga cepet dibuat pipa penyalur juga depot distributor yang mudah dan
> murah. Buat laksanakan transportasi murah bagi semua.
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry(r)
>
>
> -----Original Message-----
> From: "ok.taufik" <[email protected]>
> Date: Tue, 21 Feb 2012 14:27:33
> To: <[email protected]>
> Reply-To: <[email protected]>
> Subject: [iagi-net-l] Pertamina EP Temukan Cadangan Gas Baru Selamat buat
> rekan Syamsu Alam dan jajarannya atas discovery lapangan gasnya.
>
> Pertamina EP Temukan Cadangan Gas Baru Sumur Eksplorasi Lavatera-1
> Jakarta, 20 Pebruari 2012 Pertamina EP kembali menemukan cadangan gas bumi
> di area PAFE Pagardewa, Sumatera Selatan. Hasil uji produksi pada sumur
> eksplorasi Lavatera (LVT)-1 ini memproduksikan gas sebesar 5,7 juta standar
> kaki kubik gas per hari (MMSCFD) pada bukaan sumur 36/64 inchi."Kami sangat
> bersyukur bahwa penemuan cadangan gas di sumur LVT-1 ini menambah daftar
> keberhasilan eksplorasi di area PAFE Pagardewa. Dengan penemuan ini maka
> telah memberikan kontribusi yang cukup signifikan di tengah upaya
> optimalisasi produksi dan penemuan cadangan migas baru yang dilakukan
> Pertamina EP," tegas Presiden Direktur Petamina EP Syamsu Alam.Untuk
> mendorong peningkatan produksi gas, Pertamina EP merencanakan POP (Put On
> Production) untuk sumur Lavatera pada awal 2013 dengan rencana produksi
> sebesar 3 MMSCFD, seperti program POP tujuh sumur yang sudah dilakukan
> sebelumnya di struktur Pagardewa, Tasim dan Prabumenang dengan produksi gas
> 17 MMSCFD dan kondensat 450 BOPD. Produksi gas ini untuk memenuhi kebutuhan
> gas South Sumatra West Java (SSWJ) melalui Perjanjian Jual Beli Gas dengan
> PGN.Struktur Lavatera terletak di Muara Enim, Sumatera Selatan, atau
> sekitar 3 km sebelah timur struktur Tasim atau 2,5 km sebelah Barat Laut
> struktur Pagardewa. Penemuan gas bumi tersebut dibuktikan melalui uji
> kandungan lapisan (UKL) pada sumur LVT-1, interval 820 - 825 m Formasi Air
> Benakat. Kegiatan Eksplorasi di PAFE Pagardewa-Beringin ditujukan untuk
> menambah cadangan migas baru, salah satunya melalui penerapan konsep
> eksplorasi target dangkal pada reservoir batupasir Formasi Air Benakat
> (ABF) yang telah terbukti sebelumnya di sumur Tasim-1 dan
> Pagardewa-6.Sebelumnya, keberhasilan penemuan minyak dan gas di area PAFE
> Pagardewa pada tahun 2011 dicapai melalui pemboran lima sumur delineasi di
> struktur Prabumenang, Tasim, dan Kuang terutama pada reservoir Formasi
> Baturaja. Di tahun 2011 hasil temuan dari lima sumur delineasi di struktur
> Tasim, Prabumenang dan Kuang telah menambah cadangan sebesar 169 juta barel
> setara minyak (MMBOE).Kegiatan Eksplorasi PAFE Pagardewa bertujuan untuk
> membuktikan keberadaan hidrokarbon di struktur-struktur existing Pagardewa,
> Tasim, Prabumenang dan Kuang melalui pemboran sumur delineasi dan saat ini
> beberapa struktur existing tersebut telah siap ke fase pengembangan
> lapangan. Selain itu masih terdapat beberapa prospek siap bor di area
> Gajah-Beringin yang merupakan hasil akuisisi seismik-3D Gajah-Beringin
> tahun 2011.
> Powered by Telkomsel BlackBerry(r)
> ***** This message may contain confidential and/or privileged information.
> If you are not the addressee or authorized to receive this for the
> addressee, you must not use, copy, disclose or take any action based on
> this message or any information herein. If you have received this
> communication in error, please notify us immediately by responding to this
> email and then delete it from your system. PT Pertamina (Persero) is
> neither liable for the proper and complete transmission of the information
> contained in this communication nor for any delay in its receipt. *****
>
>
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> PP-IAGI 2011-2014:
> Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
> Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
> Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir
> pengiriman abstrak 28 Februari 2012.
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> For topics not directly related to Geology, users are advised to post the
> email to: [email protected]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net 
> <http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/%0AIAGI-net>Archive 2:
> http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
> shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to
> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
> use of any information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
>
>
> --
> Sent from my Computer®
>
>  ***** This message may contain confidential and/or privileged
> information. If you are not the addressee or authorized to receive this for
> the addressee, you must not use, copy, disclose or take any action based on
> this message or any information herein. If you have received this
> communication in error, please notify us immediately by responding to this
> email and then delete it from your system. PT Pertamina (Persero) is
> neither liable for the proper and complete transmission of the information
> contained in this communication nor for any delay in its receipt. *****
>

Kirim email ke