Wah sama bodonya Mang. Saya baca hal yang sama di PR kemarin. 
Bangsa baru mungkin Mang dari kata Lembur atau Lembu
Mungkin dari dongeng atlantis ttg pulo kreta yang dihuni banteng besar? 
Saya tidak mengerti karena tidak faham cara berfikir mistikus Sunda saat ini. 
Kalau yang dahulu agak faham karena arahnya ke arah jalan kembali ke hyang 
widi. 
Maaf ndak bisa jawab.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Sujatmiko" <[email protected]>
Date: Fri, 24 Feb 2012 12:34:26 
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: [iagi-net-l] YAYASAN TUMARITIS : PIRAMIDA SADAHURIP DIBANGUN 150.000 
TAHUN NYANG LALU
Rekan-rekan IAGI yang budiman,

 

Sebetulnya, mengikuti advis beberapa rekan dan sahabat , tadinya mang Okim
mau diam-diam saja atau istilah kerennya cooling down dalam masalah Piramida
Sadahurip. Tetapi setelah kemaren ada berita menarik di koran Gala Media
Bandung dan  hari ini di Tribune Jabar yang memuat pendapat Yayasan
Tumaritis Garut tentang Piramida tersebut, maka mang Okim terpaksa deeh
minta pencerahan dari rekan-rekan  yang mendalami ilmu supranatural .
Singkatan berita tersebut mang Okim sampaikan di bawah ini :

 

1.       Anggota Yayasan Tumaritis  terdiri atas sekelompok orang yang
mendalami ilmu supranatural.

2.       Gunung Sadahurip tadinya terbentuk secara alamiah .

3.       Kemudian dibentuk oleh tangan-tangan manusia Lemburia  menjadi
piramida sekitar 150.000 tahun yl.

4.       Bangsa Lemburia hidup di Negara Tawanggantungan yang diperintah
oleh Maharaja Prabu Ulung-ulung.

5.       Patihnya waktu itu adalah patih Naragati.

6.       Bangsa Lemburia merupakan cikal bakal suku Sunda dan bangsa
Atlantis serta peradaban dunia.

7.       Gunung Sadahurip merupakan kunci peradaban dunia yang suatu waktu
bakal terungkap.

 

Nah, dengan berita di atas, siapa tahu ada rekan yang mau sharing atau ridho
memberikan pencerahan. Barangkali Pak RPK atau Pak Bandono Salim punya
simpanan referensi  tentang asal muasal suku Sunda ?

 

Wassalam,

 

Mang okim 

( di KA Argo Wilis menuju Yogyakarta ).

 

 


Kirim email ke