Bukan model pam begitu, wajib bela negara harus diajarkan pada seluruh rAkyat.
Hehehe tapi biaya akan buesar lho. Sekarang saja wajib militer dihindari. Efektif wajib militer sepertinya harus jalan. Sehingga semua sdh pengalaman dlm belanegara, tidak menghina ab seperti politisi sekarang. Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: kartiko samodro <[email protected]> Date: Tue, 6 Mar 2012 13:19:17 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Baru nongol sudah mau digebuk maksudnya pamswakarsa ? sekarang saja sudah kebanyakan pamswakarsa / ormas yang lebih galak daripada polisi / tentara kok.. masalahnya berani galak sama yang lebih lemah / sedikit. kalau kata orang sih..."bangsa pemarah tapi penakut" 2012/3/6 Eko Prasetyo <[email protected]> > Kalo pemikiran saya, AB itu superfisial, dan cenderung menjadi pagar makan > tanaman. Harusnya melindungi, malah menjajah atau menindas. > > > Yang cocok di jaman sekarang itu bukan AB, tapi seperti swiss di mana > rakyatnya sendiri yang menjaga. Semua punya kewajiban bela negara secara > fisik. Ketika negara dirongrong, bukan berharap pada AB saja, tapi langsung > balik merongrong. 250 juta+ rakyat, kalau semua punya mindset bela negara > sejati, gak bakal punya pemimpin calo, dirampok emasnya secara membabi > buta, dijajah kapital secara sistematis, dan dikangkangin negara kecil > berduit besar (duitnya sendiri ngerampok dari yang ngankangin). > > Kalau polisi, itu mungkin masih perlu, untuk mengkoordinir kekuatan bela > diri internal, dan jumlahnya dicukupkan hanya untuk law enforcement, bukan > attack force. > > Toh negara ini dimerdekakan tanpa AB, tapi dengan bahu membahu seluruh > rakyat negeri. > > Tapi kemudian dijajah oleh AB nya sendiri...yang jadi calo penjajah... > > > > >

