Harinya harinya?
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Date: Thu, 19 Apr 2012 00:54:47 
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Data Data Data !!!
Aww. Pak Dhe RDP dkk, berikut tentative agenda :
1. Jam 9.00 : Tiba di PND Data Room Facilities (Graha Elnusa Lt5, Jl TB. 
Simatupang Kav1B, Cilandak Jaksel).
2. Jam 9.30 : Brangkat bersama ke PND Operation Offices (Taman Tekno, BSD), 
transportasi disediakan.
3. Jam 10.00: Sampai di BSD. Rehat snack/coffe/tea
4. Jam 10.30: Visit facilitas office, storage, remastering, dll .
5. Jam 11.00: Presentasi ή Tanya Jawab.
6. Jam 12.00: ISHOMA
7. Jam 13.00: Kembali ke Graha Elsa, transportasi di sediakan.

Pak Ini agenda yang pernah kami lakukan utk tamu kami dari IPA.

Di tunggu?!

Salam.
APW

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Ruskamto Soeripto" <[email protected]>
Date: Thu, 19 Apr 2012 07:44:25 
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: RE: [iagi-net-l] Data Data Data !!!
Pak APW, mamgsud Pak AVI ada sebagian data yang “KETLINGSUT” di suatu badan,
sebelum PND lahir... 

Jadi anda gak usah resah..  

Tapi undangan kepada Pengurus IAGI dan pemerhati data GG&R adalah langkah
proaktif untuk pencerahan kita semua.

Saya kalau diperkenankan ingin ikut kunjungan ke PND

RUS 1061

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: 18 April 2012 16:42
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Data Data Data !!!

 

Ass.wr.wb Pak avi, lha kok gitu? Katanya nggak ada lagi "pointing finger'',
gini aja, sempatkan temen2 melihat fasilitas penyimpanan, remastering,
processing, evaluating dan temen2 saya disini. Kalau sudah berikan kami
masukan sebanyak-banyaknya, biar jadi jadi lebih bagus. Alternatif kami
undang Pak RDP dan penguru IAGI untuk VISIT. Gimana Pakde? Wass. APW. 

Powered by Telkomsel BlackBerry®

  _____  

From: rakhmadi avianto <[email protected]> 

Date: Wed, 18 Apr 2012 14:00:51 +0700

To: <[email protected]>

ReplyTo: <[email protected]> 

Subject: Re: [iagi-net-l] Data Data Data !!!

 

Yg jelas KPS sekelas Chevron, CPI, Vico, Mobil, ExxonMobil dll ngga mungkin
melakukan penyunatan data
Kalau aku duga masalahnya ada di PND, banyak data yg tidak tersimpan dengan
baik, Navigasi dan Koordinat sumur bisa tidak benar gimana ini.

Memang memprihathin khan sekaleee

Avi-0666
Nomor cantik

2012/4/18 Ruskamto Soeripto <[email protected]>

Makin lama diskusi data-data GGR makin serius, mencerminkan KEPRIHATINAN
kita semua..

Kami belum mendengara komentar dari yang berkompeten dari ex-BPPKA atau
BPMIGAS atau MIGAS , di mana data-data bekas relinquishment tersebut
disimpan. Apakah semuanya sudah di serahkan ke PUSDATIN dan PND ? 

Perlu di crosscheck antara Berita acara penyerahan data dari KPS dengan data
yang diserahkan ke PUSDATIN.

Sehingga tidak dengan mudah mencap bahwa, KPS itu ngaco, gak jujur, gak
mengembalikan data, atau datanya disunat dll.

Harus ada gerakan menuju perbaikan sistem data GGR secara nasional.

Ruskamto 1061

 

 

 

From: Surarso Hardjono [mailto:[email protected]] 
Sent: 17 April 2012 21:06
To: [email protected]
Subject: Bls: [iagi-net-l] Data Data Data !!!

 

Benar seperti dikatakan Pak Rakhmadi. Contohnya Data data sumur pemboran
mulai dari Proposal  sampai final completion report dari perusahaan selalu
dibuat rangkap. Salah satunya dikirim ke BPPKA Pertamina ( sekarang BPMigas
). Demikian juga daerah yang habis kontrak kerjanya data yang dikembalikan
selalu lengkap termasuk data sumur, data study dsb. Jadi kalau sekarang
tidak lengkap berarti file nya yang tidak bagus. 

 

Srs 0710

 

Dari: rakhmadi avianto <[email protected]>
Kepada: [email protected] 
Dikirim: Selasa, 17 April 2012 16:16
Judul: Re: [iagi-net-l] Data Data Data !!!

 

Mungkin ngga data malah ilang di Migas karena:

1. Migas tidak punya storage yg kompatibel dg KPS saat terima data
2. Petugas di PND atau apa yg dulu, kurang terlatih, shg data yg mestinya
penting jadi tidak terurus.

Pengalaman pribadi: 
Pernah beli data dari PND, seismic 2D yg di dapat lain sama sekali dg data
yg ada di sekitarnya, misalnya antiklin sederhana menjadi highly faulted
dsb, memang terus di kembalikan tapi kan mestinya data Storage itu menyimpan
data yg bener.

Th 1990-1992, saya jadi Wellsite Supervisor di jaman Mobil Oil Indonesia, yg
tugasnya antara lain menjembatani pengemablian data ini, seingat saya data
diserahkan komplit, 2D seismic post akusisi dikirim yg brute stack dan final
migration, log juga begitu, malah lengkap dg log analysisnya, nah itu Mobil
Oil, saya kira kompeni yg lain juga begitu.

Kedepan:
Ga usah pointing finger, mari kita benahi masalah data ini

KLISE koq Malaysia bisa, Indonesia kok ngga?

Ayo bertindak sesuai dg kemampuan masing masing

Salam
Avi 0666
Merdeka ..... ups belum ya?

2012/4/17 Parvita Siregar <[email protected]>

Mas Andang,

 

Wah, kami di Salamander juga mengalami hal yang sama.  Previous operator
(Unocal) sepertinya mengembalikan lognya hanya sampai 12 ¼” sedangkan yang 8
½” tidak ada.  Checkshot tidak ada, mudlog tidak ada.  Sedangkan seharusnya
tugas Migas via PND dibantu oleh BPMIGAS (yang juga pas close out AFE
meminta data lengkap hasil log) untuk melengkapi kekurangan2 ini.  Saya juga
tidak mengerti bagaimana sistem controlnya, seharusnya BPMIGAS pas
pengembalian data mengecek data2 yang dikembalikan karena mereka kan
mengawasi dan tahu log2 apa saja yang diacquire.  Saya menilai bahwa kinerja
dalam hal data masih sangat menyedihkan di negara ini.  Sorry to say.  Moga2
kritik ini bisa jadi cambuk MIGAS untuk lebih ketat terhadap oil2 compnany
dalam meminta kembali data yang menjadi hak negara.

 

Parvita

Salamander Energy

 

 

 

From: Andang Bachtiar [mailto:[email protected]] 
Sent: Tuesday, April 10, 2012 2:57 PM
To: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] Data Data Data !!!

 

Baru saja mendengarkan keluhan dari CEO satu perusahaan KKKS yg mendapatkan
award blok dr pemerintah 2 tahun lalu yg di dalamnya harusnya ada data 10
sumur eksplorasi, beberapa ribu km seismik 2D dan 3D, dan banyak sekali
laporan2 studi. Ternyata hanya data 7 sumur yg ada, itupun ada data log-nya
yang dipotong di zone yg di-DST. Kemudian sebagian data seismik 3D-nya nggak
terlacak entah di mana. Belum lagi puluhan laporan akuisisi dan studi2 yg
hanya tinggal beberapa biji. Padahal blok tersebut baru saja dikembalikan ke
pemerintah 3 tahun yg lalu. Kalau ingin mendapatkan data2 lengkapnya
kayaknya mrk harus beli lagi resmi di PND ataupun di pasar2 gelap dalam dan
luar negeri. Apa yg sebenarnya terjadi? Dimana kewibawaan peraturan dan
sanksi ttg data2 migas yg selalu digembar-gemborkan "suci"? Lha wong
kontraktor mengembalikan data gak lengkap atau terpotong2 aja nggak ada
aksi; atau mungkin justru “penggelapan”-nya terjadi setelah data kembali?
Ayolah, kita mulai serius dan tegas dari data ini!!! Bagaimana mungkin
bermimpi dapat temuan cadangan2 raksasa lagi kalau ngurusi data saja
pemerintah berantakan dan sama sekali nggak ada sanksi atas keteledoran2
semacam ini!???

 

Salam

ADB - 0800

 

 

 


Kirim email ke