Dear Pak Ruskamto,

Untuk updated yang dari sini kebetulan minggu lalu kami baru menguji
mahasiwa S1 geofisika UI tentang Petrofisika dan Penyebaran Oil Shale
Reservoir, pembimbingnya Pak Endra Triyana dari BP Migas dan Pak Haris dari
UI; dan kebetulan  saya dari CITIC Seram Energy juga ikut menguji.
Selesai ujian kami berbincang-bincang:

Pak Endra mengusulkan untuk mengembangkan laboratorium lapangan untuk
fracture shale reservoir bagi mahasiswa, adapun lokasinya adalah Shale pada
formasi Parigi yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Jakarta, Saya sendiri
belum pernah kesana; barangkali ada rekan2 IAGI yang mungkin pernah atau
berminat  urun rembuk pengetahuan ataupun yang mau jadi sponsor well come
banget.

Yang menjadi masalah dalam shale fracture reservoir adalah"fracable" atau
tidaknya alias membutuhkan pengetahuan geomekanika alias aplikasi geologi
teknik untuk reservoir, untuk itu perlu mengembangkan laboratorium
pengukuran core mekanika batuan secara static ataupun dinamic; idealnya
harus punya laboratorium yang baik walaupun demikian saat ini secara teknis
memungkinkan untuk dikembangkannya peralatan pengukuran dinamic karena
jurusan geofisika UI tetanggaan dengan jurusan instrumentasi akan tetapi
mungkin semua akan lebih cepat berkembang kalau ada yang mau turut
berpartisipasi.

Pak Haris mengatakan saat ini pihaknya mendapatkan bantuan berupa 10
lisensi Petrel software dan beberapa IP integrated Petrophysic dari
PERTAMINA sehingga untuk sofware penelitian sudah mencukupi.

Sekilas update kami, ditunggu dari tempat lain.

Salam
Anggoro Dradjat


2012/6/8 Ruskamto Soeripto <[email protected]>

>  Pak RDP,****
>
> Saya bukan ahli SEM, tapi nampaknya yang disebut Shale disini banyak
> sekali v fine detritalnya baik dari calc/dol cangkang, seperti Green River
> FM (Cret) juga dolomitic shale yang kaya organic dan umumnya adalah berumur
> Ordovician atau Missipian.  Dari SEM tsb, tidak heran kalau bisa di fract
> dan di-isi propan dan bisa mengalirkan gas ya.  Tantangannya, apakah
> tertiary source rocks tanah air yang “Pure” shale bisa difract dan mampu
> mengalirkan gas at commercial rate terhadap ongkos bgebor yang disononya
> saja $ 10 MM, kalau di Indonesia bisa-bisa mencapai $20 MM/well.****
>
> Terimakasih update tentang shale gas, dari sono, nunggu update yang dari
> sini.****
>
> Ruskamto-1061****
>
> ** **
>
> ** **
>
> *From:* Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[email protected]]
> *Sent:* 08 Juni 2012 10:43
> *To:* IAGI; [email protected]
> *Subject:* [iagi-net-l] Re: SHALE GAS****
>
> ** **
>
> Maaf tadi gambar ketinggalan****
>
> 2012/6/8 Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>****
>
> *just a teaser *
>
> Menurut SEM dan analisa petrografi (Gale et al, 2007; Curtis et al, 2010;
> Passey et al, 2010; Quirein et al, 2010; Sondergeld et al, 2010), serpih /
> shale memiliki tiga sistem pori yang berbeda gas-wet organik porosity, a
> primarily water-wet inorganic porosity, dan natural fractures (retakan).
>
> Shale akhirnya menjadi reservoir gas unik karena : ****
>
>    1. Pertama, shale ini akan bertindak baik sebagai batuan induk dan
>    batuan reservoir. Ini berbeda dari reservoir gas konvensional, dimana gas
>    terperangkap setelah bermigrasi dari sumber. ****
>    2. Kedua, gas serpih memiliki sifat penyimpanan gas unik. Gas disimpan
>    dalam volume pori matriks, seperti reservoir konvensional, dan selain dalam
>    matrik juga gas teradsorpsi pada luas permukaan pori-pori, mirip dengan
>    reservoir CBM. Kapasitas adsorpsi gas dalam shale/serpih ini dapat
>    dimodelkan, mirip dengan gas metan batubara (CBM). ****
>
> Itulah sebabnya shale gas ini mungkin lebih lebih menarik dalam satu sisi
> dibandingkan CBM.
>
> Biaya untuk melakukan pengeboran produksi shale gas ini bisa mencapai
> antara 7-10 juta US$ persumur. Karena sumur ini semestinya berupa sumur
> horizontal.  Unsur terpenting mendapatkan keberhasilan eksplorasi shale
> gas adalah kemampuan untuk secara efektif membuat retakan pada batuan ini, 
> Retakan
> ini akan mengeluarkan gas yg terjebak pada retakan naturalnya. Dengan
> turunnya pressure akibat diproduksikan gas dalam retakan ini menyebabkan
> gas yang terikat pada water wet dan gas-wet akhirnya juga akan terambil.
>
> salam week end
>
> RDP
> --
> *"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"*****
>
>
>
>
> --
> *"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"*****
>

Kirim email ke