Rekan-rekan geologiwan,

Yang saya ketahui sebenarnya di Indonesia ada beberapa ahli geologi batubara 
dan 
"coal bed methane" kecuali yang sudah pernah memberikan loka karya untuk Biro 
Kursus IAGI.

Beberapa tahun yang lalu DR. Hadiyanto di Sumber Daya Geologi (maaf, saya tiak 
tahu nama resmi Jawatan Geologi Indonesia) pernah mengatur konperensi batubara 
se Asia Tenggara di Bandung. Antara lain DR. Romeo Flores, DR. Tim Moore dan 
DR. 
Hadiyanto sendiri memberikan makalah-makalah mereka.  Di samping itu, anda 
sekalian sudah tahu adanya DR. Chairul Nas, juga ahli batubara. Mereka membetuk 
usaha konsultansi (www.ciphercoal.com/index.php) yang khusus menangani masalah 
geologi batubara termasuk serpih minyak (serpih hita, serpih gas).

Saya kira pengetahuan tentang serpih gas (di A.S. sedang marak-maraknya 
beberapa 
perusahaan berusaha mengembangkan gas yang berasal dari serpih minyak ataupun 
serpih hitam lainnya) dapat dipelajari dengan keikut-sertaan melalui loka-karya 
loka-karya yang sudah dilakukan oleh IAGI.

Salam,

Yo


J. ("Yo") Sumartojo, PhD, PG
Registered Professional Geologist
Translator/Interpreter: Indonesian-Javanese-English
2236 Carlyle Drive
Marietta, Georgia 30062, USA
(404) 216-0955(cell.)
(770) 565-7663(line)
[email protected]
 
 




________________________________
From: Biro Kursus IAGI <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, June 11, 2012 10:18:24 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Kurangnya ahli CBM di Indonesia

Terimakasih Pak Bandono untuk hp Pak Bambang Kuncoro, semoga suatu saat bisa 
menjadi instruktur di Biro Kursus IAGI tentang CBM di Indonesia.

Hari Utomo
Biro Kursus IAGI


2012/6/11 sonny t pangestu <[email protected]>

Kalau rejim peraturannya dibuat sederhana sih kayaknya bisa cepat berkembang.
>Soal keahlian tidak terlalu sulit.
>
>Sayang sekali di negri ini utk mau liat Sumberdaya GMB sepertinya susah banget.
>
>Masalah ruwetnya hampir seluruhnya soal permukaan tanah , status tanah, Hak 
>atas 
>tanah , tata ruang.
>
>Ditambah lagi soal perizinan yg juga ruar biasa ruwet. 
>________________________________

>From: "Bandono Salim" <[email protected]> 
>Date: Mon, 11 Jun 2012 03:47:12 +0000
>To: Iagi<[email protected]>
>ReplyTo: <[email protected]> 
>Subject: Re: [iagi-net-l] Kurangnya ahli CBM di Indonesia
>
>Ini penelitian dari bbg kuncoro, dia teliti tentang cleat di batubara sebagai 
>sebagi tempat lalu, wadah dan akumulasi cbm. Atas ijin nya ini no hp Bambang 
>kuncoro 08122953788.
>Dia dosen geologi upn, jogyakarta.
>Semoga bermanfaat. 
>Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

>From: Hari Utomo <[email protected]> 
>Date: Mon, 11 Jun 2012 09:35:29 +0700
>To: <[email protected]>
>ReplyTo: <[email protected]> 
>Subject: [iagi-net-l] Kurangnya ahli CBM di Indonesia
>
>Tanggal 31 Mei -1 juni kemarin Biro Kursus IAGI mengadakan kursus CBM di 
>Bandung 
>dengan peserta 10 orang dari PHE dan Total EP Indonesia. Sebagai instruktur 
>Pak 
>Imam B Sosrowidjojo Ph.D
>
>Ternyata Potensi CBM di Indonesia sangat besar, sekitar 45 tcf dan tersebar di 
>Sumatera Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.
>Tapi sekarang ini sangat sangat sedikit para peneliti yang terlibat penelitian 
>di CBM apalagi yang dapat menjadi instruktur kursus CBM. 
>
>Kenapa pemerintah tidak mengirimkan 10-15 orang untuk ambil Ph.D sehingga 
>dapat 
>membantu percepatan pemanfaatan CBM di Indonesia. Begitu banyak peluang untuk 
>pengembangan energi alternatif tetapi tidak punya cukup SDM  untuk 
>mengembangkannya.
>
>Hari utomo
>Biro Kursus IAGI
>
>

Kirim email ke