Mungkin ini pertimbangan Pemerintah?

http://m.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/06/29/m6dam9-hatta-tidak-ada-subsidi-untuk-energi-nonfossil

LL
------Original Message------
From: shofiyuddin
To: [email protected]
ReplyTo: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] Kebijakan Wamen yang Baru
Sent: Jul 11, 2012 10:08

Pak Ong, terima kasih atas penjelasannya yg panjang lebar.  Pertenyaan 
selanjutnya adalah kenapa pemerintah enggan memberikan subsidi ke energy 
geothermal? Apakah ini salah satu bentuk bahwa pemerintah tidak mendukung 
bidang energy ini. Di tulisan pak Ong dijelaskan bahwa pemerintah hanya 
menganjurkan saja.  Maaf sebelumnya kalo pertanyaan saya menjadi tidak relevan 
ini, terutama tentang hubungan pengembangan energy uap ini dengan subsidi bbm 
yang membengkak ini.  Sent from Samsung tablet
Ong Han Ling <[email protected]> wrote: Sdr. Ism, Terima kasih atas koreksi 
Anda. Memang World Geothermal Congress diadakan tiap 5 tahun. Yang saya 
maksudkan adalah Annual meeting dari Assosiasi Panasbumi Indonesia. Salam. HL 
Ong -----Original Message----- From: [email protected] 
[mailto:[email protected]] Sent: Tuesday, July 10, 2012 7:33 PM To: 
[email protected] Subject: RE: [iagi-net-l] Kebijakan Wamen yang Baru ESDM 
gencar promosi geothermal. Setiap tahun diadakan World > Geothermal Congress di 
Bali disponsori oleh Pemerintah. > Indonesia 
------------------------------------- Sekedar menambahkan saja  World 
Geothermal Congress (WGC) bukan diadakan setiap tahun tapi diadakan setiap lima 
tahun sekali , 2005 WGC di Antalya Turki , 2010 WGC di Bali Indonesia dan 2015 
di Australia. Penyelenggara WGC bukan Pemerintah tapi Asosiasi Panasbumi 
Internasional (IGA) dan Asosiasi Negara masing masing masing ( Kalau di 
Indonesia oleh API ), Pada waktu Indonesia terpilih menjadi penyelenggara WGC 
harus bersaing dg beberapa negara sebelum IGA memutuskan penyelenggaraan WGC di 
Indonesia pada WGC 2005 di Turky , Bahwa Pemerintah Mensuport iya namun bukan 
sbg penyelenggara , bahkan pada waktu promosi dan penetapan Indonesia sbg 
penyelenggara WGC 2010 Menteri ESDM beserta jajarannya waktu itu datang ke 
Turky (WGC 2005 Turki) bahkan pihak Kedutaan Besar Turki juga datang dan 
berpartisipasi mempromosikan Indonesia dg lewat tarian tarian daerah oleh staf 
Kedubesnya dan akhirnya Indonesia terpilih mengalahkan negara negara pesaingnya 
, perlu diketahui WGC 2010 Bali menjadi WGC terbesar dg peserta lebih dari 2500 
dari lebih 80 negara dg seribuhan lebih makalah yg dipresentasikan baik dari 
sisi hulu sampai hilirnya dan pembukaanya dihadiri oleh 2 Presiden sekaligus ( 
Presiden RI dan Presiden Iceland ) salam Ism > Sdr. Shofiyuddin, > > Geothermal 
Indonesia tidak mungkin berkembang karena adanya subsidi > BBM. PLN juga harus 
menghemat dan akan membandingkan harga geothermal > dengan harga migas atau 
batubara. PLN cenderung mengunakan migas yang > jauh lebih murah karena 
mendapat subsidi. Geothermal yang sekarang > bisa berkembang di Indonesia 
hanyalah Geothermal yang premium seperti: > dekat dengan gardu listrik, dry 
stream (ump.Kamojang), lean gas (low > H2S), low carbonate (scaling), low 
silicate (scaling), tidak ada gas > racun seperti Hg, lokasi dekat daerah yang 
membutuhkan, listrik belum > ada, dsb. Begitu geothermal agak kotor seperti 
mengandung silica atau > sour gas (Dieng), umpamanya, perlu dibersihkan dan 
harga akan naik dan > tidak ekonomis. > > Setelah 10 tahun beroperasi, 
Pemerintah dua tahun yang lalu menaikkan > harga geothermal menjadi sekitar 9.6 
cent/kwh. > Inipun masih terlalu rendah. Waktu diadakan tender setahun yang 
lalu > hanya Pertamina yang ikut tender dan mendapatkan beberapa daerah baru. > 
Swasta tidak ada karena mereka menganggap harga terlalu rendah, paling > tidak 
mereka minta > 12 cent/kwh.(Note: Swasta di Flores ikut tapi ini adalah BUMD). 
> Pemerintah tidak rela memberikan swasta keuntungan yang memadai. PLN > tetap 
lebih untung kalau beli diesel ataupun gas yang disubsidi > ketimbang 
geothermal. > > ESDM gencar promosi geothermal. Setiap tahun diadakan World 
Geothermal > Congress di Bali disponsori oleh Pemerintah. > Indonesia selalu 
mendengungkan bahwa 40% potensi geothermal dunia ada > di Indonesia. Benar 
potensi tinggi tetapi kalau harus bertanding > dengan harga diesel dan gas yang 
disubsidi, sukar bagi PLN memilih > Geothermal energi, kecuali Geothermal 
premium seperti diuraikan > diatas. > > Bagaimana diluar negeri. Di Eropa, 
harga BBM dikenakan pajak sampai > 300%. Jadi segala sesuatu yang bisa 
mengalahkan BBM plus 300% akan > bisa dikembangkan dan dijadikan energi. Umpama 
di Paris basin, > geothermal low enthalpy, temparaturnya hanya 50 derajat 
celcius. Tapi > mereka bisa di manfaatkan untuk memanaskan gedung-gedung waktu 
musim > dingin. Untuk mengalahkan harga BBM plus 300% mudah. Demikian juga > 
geothermal di Filipina dan Jepang, harus melawan energi impor migas > yang 
dikenakan pajak tinggi. Selain itu untuk renewable energy > Pemerintah biasanya 
memberikan insentif. Geothermal di California > sampai sekarang pun masih 
mendapatkan tax break dan VAT (Pajak > Penambahan Nilai) dibebaskan. > > Di 
Indonesia renewable energy seperti Geothermal sangat dianjurkan > Pemerintah 
tetapi harus melawan BBM yang disubsidi atau melawan BBM > minus 50%, bukan 
melawan BBM plus 300% seperti yang terjadi di luar > negeri. > > Moga-moga 
keterangan singkat ini 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Kirim email ke