Pak HL Ong Yth. Sejak kembali ke Pertamina, baru hari ini saya bergabung kembali ke milis iagi-net. Melalui tanggapan Rakhmadi Avianto yang asli Madura (gaya blak-blakan), saya coba ikut sharing. Terus terang saya belum membaca tulisan Pak Ong tentang hal tsb diatas. Saya hanya menyoroti tentang ONWJ (kayaknya ada yang missleading). Saya copy lagi apa yg dikemukakan Avianto disusul dengan sharing dari saya: "ONWJ wah ini saya juga gemes melihat ini, waktu di Yogya sempat ngopi bareng Prof DR Kusuma Dinata di Lobby Hotel Melia Purosani tempat PIT IAGI, pak Kusuma dan saya sepakat kenapa Pertamina harus bayar ke BP, kenapa ngga ditunggu kontraknya expire baru diserahkan ke Pertamina? Right or wrong is my country "MEMANG" lah terus apa dong fungsi NEGARA dalam hal ini. Lha wong kontraknya mau habis kok Pertamina di suruh beli, kalau yg beli itu perusahaan dari Anggola ya pantas lah ini Perusahaan Negara duit Negara kok beli tanahnya sendiri, apa yg salah dg ahli hukum kita? DO NOT GET IT!!!!!!!!"
Sebetulnya Pertamina tidak membeli aset ONWJ (langsung), tetapi Pertamina membeli perusahaan yg dijual secara tender di London, nama perusahaan ini "bp ONWJ" yg punya interest share di ONWJ kalau tak salah 37%, hasil tender Pertamina menang. Setelah handover, Pertamina membalik-nama "bp ONWJ" menjadi Pertamina ONWJ (operator ONWJ). Apakah pak Ong belum tahu, bagaimana suasana panas di bpmigas waktu itu antara pro dan contra. Kalau belum tahu bisa tanya, pasti di bpmigas ada yang tahu, atau alumni2 bpmigas (maaf tak bisa didisclose). Kalau belum tahu juga barangkali pak Ong masuk ke bpmigas ibarat masuk ke rimba yg belum tahu petanya. Masih soal ONWJ, Kemudian Pertamina membeli perusahaan jepang yg bernama "inpex ONWJ", akhirnya Pertamina memiliki interest share di ONWJ kalau tak salah 46,..%. Lalu ada yang melaporkan ke KPPU (Komisi Pengawasan Persaingan Usaha) bahwa Pertamina monopoli di ONWJ dinilai melanggar UU anti monopoli, jadilah Pertamina mondar-mandir ke KPPU, kalau tak salah tak terbukti tuduhannya, lucu juga buat Pertamina yang 100% sahamnya dimiliki pemerintah RI. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: rakhmadi avianto <[email protected]> Date: Mon, 24 Sep 2012 10:33:01 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Kuasai 47% Ladang Minyak RI, Tapi Produksi Pertamina Cuma Nomor 3 -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2011-2014: Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com -------------------------------------------------------------------------------- Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012. REGISTER NOW ! Contact Person: Email : [email protected] Phone : +62 82223 222341 (lisa) -------------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email to: [email protected] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

