Oleh IAGI, Alm LASUT diabadikan dalam bentuk penghargaan "Piagam Lasut" untuk 
pemakalah terbaik dalam PIT IAGI.... 
dulu piagam ini dibuat dengan bahan metal/kuningan yang bentuknya cukup 
membanggakan untuk dipajang.... entah apakah tradisi ini masih berlanjut atau 
tidak....
 
 
salam,

From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
To: [email protected]; IAGI <[email protected]> 
Sent: Friday, September 28, 2012 7:25 AM
Subject: [iagi-net-l] Hari Jadi Pertambangan dan Energi, 28 September

Mungkin ada beberapa rekan yang tidak mengenal hari jadi Pertambangan
dan Energi ini. Kisahnya menyangkut Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang
juga sebagai "Pahlawan Geologi Indonesia", Lasut yang dibunuh oleh
sekelompok pasukan Belanda di Sekip (sekarang Kampus UGM).

Rovicky DP
==========
Sejarah Singkat Hari Jadi Pertambangan dan Energi
Oleh Administrator

Tambangnews.com.- Penetapan Hari Jadi Pertambangan dan Energi
didasarkan pada peristiwa yang memiliki bobot sejarah yang tinggi
dalam lingkup perjuangan bangsa secara nasional. Pada tanggal 28
September 1945, Pegawai pribumi di kantor Chisitsu Chosasho (Jawatan
Geologi) yang sebagian besar masih muda, mengambilalih dengan paksa
Chisitsu Chosasho serta mengubah nama menjadi Poesat Djawatan Tambang
dan Geologi. Hal ini mencerminkan tekad para pemuda dalam
mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945
mengantarkan perubahan yang sangat besar di segala bidang, termasuk
bidang pertambangan. Setelah disiarkan lewat radio, berita proklamasi
ditangkap secara luas oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Pegawai
pribumi di kantor Chisitsu Chosasho (Jawatan Geologi) yang sebagian
besar masih muda, menangkap berita itu dan mereka langsung
mempersiapkan diri untuk mengambil langkah yang diperlukan.

Pada tanggal 25 September 1945 dikeluarkan pengumuman dari Pemerintah
Pusat yang menyatakan bahwa semua pegawai negeri adalah pegawai
Republik Indonesia dan wajib menjalankan perintah dari Pemerintah
Republik Indonesia. Dengan mengacu kepada  perintah Pemerintah Pusat
itu, Komite Nasional Indonesia Kota Bandung yang baru terbentuk, pada
tanggal 27 September 1945 malam mengumumkan lewat radio agar keesokan
harinya semua kantor dan perusahaan yang ada di Bandung diambil alih
dari kekuasaan Jepang.

Pada hari Jumat pukul 11.00 tanggal 28 September 1945, sekelompok
pegawai muda di kantor Chisitsu Chosasho (Jawatan Geologi) pun
bertindak; mereka dipelopori oleh Raden Ali Tirtosoewirjo, Bapak A.F.
Lasut, Bapak R. Soenoe Soemosoesastro dan Bapak Sjamsoe M. Bahroem
yang mengambil alih dengan paksa kantor Chisitsu Chosasho dari pihak
Jepang, dan sejak saat itu nama kantor diubah menjadi Poesat Djawatan
Tambang dan Geologi.

Bapak A.F. Lasut sebagai orang muda memiliki sifat tegas, menolak
bekerja sama dengan Belanda. Pada waktu Yogyakarta diduduki pasukan
Belanda itulah Bapak A.F. Lasut pada pagi hari tanggal 7 Mei 1949
diculik oleh segerombolan pasukan Belanda dari Tijger Brigade dari
kediamannya di Pugeran, dibawa dengan jip ke arah Kaliurang, dan
kemudian dibunuh di daerah Sekip, yang sekarang masuk lingkungan
Kampus Universitas Gadjah Mada.

Atas jasa-jasanya, Bapak A.F. Lasut kemudian dianugerahi gelar
Pahlawan Kemerdekaan Nasional dengan Keputusan Presiden Republik
Indonesia No. 012/TK/Tahun 1969 tanggal 20 Mei 1969. Dengan
ditetapkannya Bapak A.F. Lasut sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional,
maka memperkuat landasan bahwa pengambilalihan kantor Chisitsu
Chosasho (Jawatan Geologi) pada tanggal 28 September 1945 merupakan
peristiwa heroik yang penting bagi sektor pertambangan dan energi.
Pada tanggal 28 September 1945, juga terjadi pengambilalihan kantor
Jawa Denki Koza (Perusahaan Listrik Jawa) secara paksa oleh para
pemuda.

Selanjutnya, pada tanggal 27 September 2008 Pemerintah menerbitkan
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2008 tentang Hari
Jadi Pertambangan dan Energi adalah tanggal 28 September.

--
"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2011-2014:
Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
--------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
REGISTER NOW !
Contact Person:
Email : [email protected]
Phone : +62 82223 222341 (lisa) 
--------------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email 
to: [email protected]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id/
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke