Dandy, Jauh sebelum pikiran liar muncul, kita sudah membuat rencana tersebut pada tahun 2014 nanti. Setelah PIT Yogya, akan kita ajak para ahli geologi refreshing ke Medan, di Joint Convention IAGI - HAGI di Medan dengan tema geopark, dan ekskursi utama ke danau toba. Setelah itu tahun 2014 kita rencanakan akan berpusat di Jakarta, selain joint convention IAGI HAGI, juga kita balut dengan KAIKNAS sekaligus Geosea. Acara ini akan melibatkan seluruh insan kebumian tdk hanya geologist. Disinilah kita berharap akan terjadi sharing lintas batas, diskusi teknis, politis, sosial, dan ideologi.
Ini adalah rencana besar kita. Salam SA Sent from my @smartmail -----Original Message----- From: Dandy Hidayat <[email protected]> Date: Fri, 28 Sep 2012 13:46:19 To: iagi<[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: RE: [iagi-net-l] Hari Jadi Pertambangan dan Energi, 28 September Dengan Hormat Beberapa waktu lalu saya pernah mangajukan usulan untuk hari bumi nasional dengan berpatokan pada Kejadian A.F Lasut. Atas penjelasan pak Rovicky momento tersebut telah dijadikan pengahargaan untuk paper terbaik di IAGI . Terimakasih .. saya sangat mengapresiasi hal ini Tiba - tiba pagi in (waktu Mozambique) saya membaca tulisan ini dan pikiran liar saya terbuka kembali .. Kenapa kita baik IAGI , PERHAPI dan IATMI , IPA dll menjadikan momen ini sebagai acara bersama sahring ide dan pendapat . Sama seperti saat KAIKNAS dalam rangka 50 tahun Indonesia merdeka. One Day Sharing .. Topik bisa dari Dept.Pertambangan Energy dengan alasan diskusi kita di IAGI - Milist lebih banyak dari sisi Geologi-nya , akan lebih baik bila IPA. IATMI , PERHAPI juga urun rembig. Ide kedua Pernahkan kita berpikir akan "Pahlawan Geologi" saat ini .. mereka yang berprofesi sebagai penjaga gunung berapi baik Merapi, Bromo , dan lain-lain . atau mereka penjaga Geology Park seperti Bayat atau Karang sambung .. khusus yang pertama coba kita tengok berapa pendapatan mereka. sementara tugas mereka sangat vital untuk memastikan orang disekelilinhna selamat bila ada bencana gunung api. Bisa kah kita kumpul dana va sponsor juga boleh untuk memberikan penghargan pada mereka bentuknya bisa menyusul . Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih Salam Dandy Date: Thu, 27 Sep 2012 18:15:32 -0700 From: [email protected] To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Hari Jadi Pertambangan dan Energi, 28 September Oleh IAGI, Alm LASUT diabadikan dalam bentuk penghargaan "Piagam Lasut" untuk pemakalah terbaik dalam PIT IAGI.... dulu piagam ini dibuat dengan bahan metal/kuningan yang bentuknya cukup membanggakan untuk dipajang.... entah apakah tradisi ini masih berlanjut atau tidak.... salam, From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> To: [email protected]; IAGI <[email protected]> Sent: Friday, September 28, 2012 7:25 AM Subject: [iagi-net-l] Hari Jadi Pertambangan dan Energi, 28 September Mungkin ada beberapa rekan yang tidak mengenal hari jadi Pertambangan dan Energi ini. Kisahnya menyangkut Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang juga sebagai "Pahlawan Geologi Indonesia", Lasut yang dibunuh oleh sekelompok pasukan Belanda di Sekip (sekarang Kampus UGM). Rovicky DP ========== Sejarah Singkat Hari Jadi Pertambangan dan Energi Oleh Administrator Tambangnews.com.- Penetapan Hari Jadi Pertambangan dan Energi didasarkan pada peristiwa yang memiliki bobot sejarah yang tinggi dalam lingkup perjuangan bangsa secara nasional. Pada tanggal 28 September 1945, Pegawai pribumi di kantor Chisitsu Chosasho (Jawatan Geologi) yang sebagian besar masih muda, mengambilalih dengan paksa Chisitsu Chosasho serta mengubah nama menjadi Poesat Djawatan Tambang dan Geologi. Hal ini mencerminkan tekad para pemuda dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 mengantarkan perubahan yang sangat besar di segala bidang, termasuk bidang pertambangan. Setelah disiarkan lewat radio, berita proklamasi ditangkap secara luas oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Pegawai pribumi di kantor Chisitsu Chosasho (Jawatan Geologi) yang sebagian besar masih muda, menangkap berita itu dan mereka langsung mempersiapkan diri untuk mengambil langkah yang diperlukan. Pada tanggal 25 September 1945 dikeluarkan pengumuman dari Pemerintah Pusat yang menyatakan bahwa semua pegawai negeri adalah pegawai Republik Indonesia dan wajib menjalankan perintah dari Pemerintah Republik Indonesia. Dengan mengacu kepada perintah Pemerintah Pusat itu, Komite Nasional Indonesia Kota Bandung yang baru terbentuk, pada tanggal 27 September 1945 malam mengumumkan lewat radio agar keesokan harinya semua kantor dan perusahaan yang ada di Bandung diambil alih dari kekuasaan Jepang. Pada hari Jumat pukul 11.00 tanggal 28 September 1945, sekelompok pegawai muda di kantor Chisitsu Chosasho (Jawatan Geologi) pun bertindak; mereka dipelopori oleh Raden Ali Tirtosoewirjo, Bapak A.F. Lasut, Bapak R. Soenoe Soemosoesastro dan Bapak Sjamsoe M. Bahroem yang mengambil alih dengan paksa kantor Chisitsu Chosasho dari pihak Jepang, dan sejak saat itu nama kantor diubah menjadi Poesat Djawatan Tambang dan Geologi. Bapak A.F. Lasut sebagai orang muda memiliki sifat tegas, menolak bekerja sama dengan Belanda. Pada waktu Yogyakarta diduduki pasukan Belanda itulah Bapak A.F. Lasut pada pagi hari tanggal 7 Mei 1949 diculik oleh segerombolan pasukan Belanda dari Tijger Brigade dari kediamannya di Pugeran, dibawa dengan jip ke arah Kaliurang, dan kemudian dibunuh di daerah Sekip, yang sekarang masuk lingkungan Kampus Universitas Gadjah Mada. Atas jasa-jasanya, Bapak A.F. Lasut kemudian dianugerahi gelar Pahlawan Kemerdekaan Nasional dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 012/TK/Tahun 1969 tanggal 20 Mei 1969. Dengan ditetapkannya Bapak A.F. Lasut sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional, maka memperkuat landasan bahwa pengambilalihan kantor Chisitsu Chosasho (Jawatan Geologi) pada tanggal 28 September 1945 merupakan peristiwa heroik yang penting bagi sektor pertambangan dan energi. Pada tanggal 28 September 1945, juga terjadi pengambilalihan kantor Jawa Denki Koza (Perusahaan Listrik Jawa) secara paksa oleh para pemuda. Selanjutnya, pada tanggal 27 September 2008 Pemerintah menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2008 tentang Hari Jadi Pertambangan dan Energi adalah tanggal 28 September. -- "Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari" -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2011-2014: Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com -------------------------------------------------------------------------------- Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012. REGISTER NOW ! Contact Person: Email : [email protected] Phone : +62 82223 222341 (lisa) -------------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email to: [email protected] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id/ Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

