Thanks Pak Avi,

Karena yang selalu diragukan Pak Wamen sepertinya teknis ngebor dan
produksi.
Bukan teknis ngitung reserve.

Kalau teriaknya bareng-bareng kan lebih kenceng, begitu maksud saya.

Salam,

2012/10/24 rakhmadi avianto <[email protected]>

> Al Amin,
>
> Ini pendapat saya loh, press release ini perlu krn pak Wamen lately banyak
> mengeluarkan statement yg aneh2, anda harus ingat dalam setiap "Capturing
> Asset" ... baca lapangan Migas ... yg turun duluan itu team G&G, untuk
> memastikan besar containernya, Sw, Porosity, pressure untuk melihat
> reservoir conectivity dsb, up-side potential dari yg undrill prospects and
> leads, setelah tahu reservesnya baru Res-Eng dan Driller dan Facilities Eng
> ikut turun, aku masih ingat waktu EM masuk ke Angola th 80an, yg turun
> cuman Chef Geoscientist di bantu bbrp stratigrapher, karena neednya memang
> begitu, dari hasil itu diputuskan ambil (krn waktu itu stagenya masih dalam
> stage Exploration), critanya itu sukses pengaplikasian Seq.Strat oleh EM yg
> di temukannya di th 1977. Hasilnya EM sekarang produksinya >1BBOD dari
> Angola. Seingatku selama di New Venture yg ditargetkan dari HQ misal untuk
> SEA and Aussie .... hanya bagus di lanjut kalau potential recoverable
> resurcesnya misal >500MMBO, kalau ada yg seperti ini (baca dg argumen G&G
> yg make sense) maka budgetnya akan dikeluarkan, karena kalau ada
> reserves>500 MMBO meskipun sunk costnya 300jt USD toh discovery costnya
> cuman 300/500 = 0.6 USD/ bbl ini sudah murah sekali.
>
> Nah berdasarkan assumsi ini maka itulah analoginya kenapa IAGI bikin
> statement / press realese, yg tahu isi blok Mahakam itu G&G baik yg
> remaining reserves maupun yg up-side potentialnya, lah IATMI mestinya
> nanti, dg begini bukan berarti IATMI tidak penting loh, ya penting tapi
> lebih down the road of the process.
>
> Begitu pak Al Amin
>
> Salam
> makan siang yuk .... Avi
>
>
> 2012/10/24 Amir Al Amin <[email protected]>
>
>> saya bingung juga dg format press release ini.
>> walau begitu  sangat menghargai langkah ini.
>>
>> sejogjanya ada press release bersama IAGI-IATMI-HAGI
>> karena mengelola ladang migas bukan hanya domain IAGI.
>> tantangan bidang engineering (construction, drilling,production)  mungkin
>> malah lebih besar. karena cost-nya kan kebanyakan ke sana, bukan ke G&G.
>>
>> salam,
>>
>>
>>
>> 2012/10/24 o - musakti <[email protected]>
>>
>>>   Lha kalau gitu judulnya jangan press release IAGI lengkap dengan
>>> tandatangan ketua umum dibawahnya dong dhe...he ehe he...
>>>
>>>  ------------------------------
>>> *From: *Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>;
>>> *To: *<[email protected]>;
>>> *Subject: *Re: [iagi-net-l] Press release IAGI : Indonesia Mampu
>>> Mengelola PSC yang Habis Kontrak
>>> *Sent: *Wed, Oct 24, 2012 4:24:30 AM
>>>
>>>   Press releasenya yang lengkap akan dikeluarkan pada Hari Sumpah
>>> Pemuda besok setelah Panel Diskusi.
>>> Ini liputan awal sebagai teaser ;-)
>>>
>>> RDP
>>>
>>> 2012/10/24 o - musakti <[email protected]>
>>>
>>>>   Agak bingungdotcom....
>>>>
>>>> Ini Press release khan keluarnya dari IAGI yang diwakili cak Ketum.
>>>> Tapi bahasa yang dipakai koq bahasa orang ketiga : Kata ketua IAGI,
>>>> Rovicky berpendapat, menurut RDP dll. ?
>>>> Jadi berkesan bahwa ini adalah liputan berita wartawan atas pengumuman
>>>> IAGI.
>>>>
>>>> Mestinya yang dipakai adalah bahasa orang pertama semisal IAGI
>>>> menganggap..., saya sebagai ketua IAGI berpendapat.... posisi IAGI
>>>> adalah... Dll.
>>>>
>>>> Sekedar koreksi sajah.
>>>>
>>>> Salam
>>>> Oki
>>>>
>>>>  ------------------------------
>>>> *From: *ES <[email protected]>;
>>>> *To: *[email protected] <[email protected]>;
>>>> *Subject: *Re: [iagi-net-l] Press release IAGI : Indonesia Mampu
>>>> Mengelola PSC yang Habis Kontrak
>>>> *Sent: *Wed, Oct 24, 2012 2:11:22 AM
>>>>
>>>>    MANTAP!!!
>>>>
>>>> wslkm
>>>>
>>>> ES
>>>>
>>>>   *From:* iagi <[email protected]>
>>>> *To:* [email protected]
>>>> *Cc:* [email protected]
>>>> *Sent:* Wednesday, October 24, 2012 8:13 AM
>>>> *Subject:* [iagi-net-l] Press release IAGI : Indonesia Mampu Mengelola
>>>> PSC yang Habis Kontrak
>>>>
>>>>
>>>> *Press Release IAGI : Indonesia Mampu Mengelola PSC yang Habis Kontrak*
>>>> Kepercayaan terhadap kemampuan dan potensi yang dimiliki anak bangsa
>>>> harus diperlihatkan oleh pemerintah. Salah satunya adalah memberikan hak
>>>> pengelolaan blok migas asing yang sudah selesai masa kontraknya kepada
>>>> perusahaan minyak nasional.
>>>> ‘’Kita memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, sangat mampu
>>>> untuk mengelola blok migas dimanapun,’’ kata Ketua Umum Ikatan Ahli Geologi
>>>> Indonesia (IAGI) Rovicky Dwi Putrohari di Jakarta, Selasa (23/10/12).
>>>> Persoalan finansial juga tidak menjadi masalah, karena semua fasilitas
>>>> untuk memproduksi minyak yang sudah habis masa kontraknya, sudah terbayar.
>>>> Dalam beberapa pekan belakangan ini, muncul perdebatan mengenai siapa
>>>> yang pantas untuk mengelola Blok Mahakam yang akan berakhir pada 31 Maret
>>>> 2017 nanti. Meskipun masih cukup lama tetapi ancang-ancang untuk
>>>> memperebutkan pengelolaan blok tersebut sudah dimulai.
>>>> Di satu sisi ada kelompok kritis yang menginginkan agar pengelolaan
>>>> blok yang habis masa kontraknya diberikan sepenuhnya kepada perusanaan
>>>> nasional, khususnya Pertamina. DI pihak lain, banyak orang pemerintah yang
>>>> masih berpikir untuk tetap memberikan blok tersebut kepada asing.
>>>> Menyikapi perdebatan tersebut, Rovicky tetap berpendirian bahwa
>>>> semestinya diberikan ke perusahaan nasional. Bagi dia tidak alasan kontrak
>>>> pengelolaan blok itu diperpanjang atau diberikan kembali ke perusahaan
>>>> asing.
>>>> Menurut Rovicky, banyak keuntungan yang diperoleh jika pengelolaan
>>>> dipegang oleh perusahaan nasional. Pertama dari sisi pendapatan, karena
>>>> dikelola oleh perusahaan nasional, maka hasil keuntungan tidak akan lari
>>>> keluar negeri. Apalagi jika pengelolaan diberikan kepada Pertamina, maka
>>>> negara dan rakyat yang akan diuntungkan.
>>>> Kedua dengan pengelolaan di tangan perusahaan nasional berarti
>>>> memberikan peluang kerja yang lebih luas kepada tenaga kerja Indonesia.
>>>> Ketiga yang tidak kalah penting adalah menjamin bahwa produksi minyak dan
>>>> gas itu untuk kepentingan domestic. ‘’Security of supply akan lebih
>>>> terjamin,’’ kata Rovicky.
>>>> Dalam konteks yang lebih luas, Rovicky memandang bahwa pengelolaan
>>>> sumberdaya alam oleh persauaan domestic itu sekaligus juga merupakan
>>>> strategi untuk mencapai ketahanan energi. Masa depan dunia salah satunya
>>>> adalah ketahanhan energi, sehingga kita perlu mengamankan penggunaan energi
>>>> dalam negeri kita sendiri.
>>>> Secara hukum, blok yang sudah habis masa kontraknya itu dikembalikan
>>>> kepada negara. Di sini pemerintah akan menentukan apakah kontrak tersebut
>>>> diperpanjang atau tidak. Dalam masa pemerintahan Orde Baru, hampir semua
>>>> kontrak yang habis masa kontraknya diperpanjang lagi, termasuk Blok Mahakam
>>>> yang dulu berakhir pada 31 Maret 1997 dan kemudian diperpanjang.
>>>> Kini, kata Rovicky, dalam masa pemerintahan yang demokratis ini saatnya
>>>> menempatkan nasionalisme digaris terdepan sebagai alat untuk
>>>> mensejahterakan rakyat. ‘’Nasionalisme itu kita buktikan dengan memberikan
>>>> blok yang habis masa kontraknya ke perusahaan nasonal,’’ katanya.
>>>> Terkait dengan itu, IAGI akan mengadakan diskusi panel bertajuk
>>>> ‘Nasionalisasi Sumberdaya Alam’ pada 28 Oktober 2012 di Aula Mandiri Kampus
>>>> UI Depok. Diskusi yang mengusik nasionalisme di bidang migas itu sekaligus
>>>> untuk memperingati hari Sumpah Pemuda ke 84.
>>>> (Iagi.or.id <http://iagi.or.id/>)
>>>>
>>>> Jakarta , 22 Oktober 2012
>>>>
>>>> Ikatan Ahli Geologi Indonesia
>>>> Presiden / Ketua Umum
>>>> TTD
>>>> *Rovicky Dwi Putrohari*
>>>> Mobile phone : 08159120363
>>>>
>>>> * *
>>>>
>>>>
>>>>
>>>> --------------------------------------------------------------------------------
>>>> PP-IAGI 2011-2014:
>>>> Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
>>>> Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
>>>>
>>>> --------------------------------------------------------------------------------
>>>> Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
>>>> REGISTER NOW !
>>>> Contact Person:
>>>> Email : [email protected]
>>>> Phone : +62 82223 222341 (lisa)
>>>>
>>>> --------------------------------------------------------------------------------
>>>> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>>>> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>>>> For topics not directly related to Geology, users are advised to post
>>>> the email to: [email protected]
>>>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id/
>>>>
>>>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>>>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>>>> No. Rek: 123 0085005314
>>>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>>>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>>>> No. Rekening: 255-1088580
>>>> A/n: Shinta Damayanti
>>>> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>>>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>>>> ---------------------------------------------------------------------
>>>> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
>>>> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
>>>> shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to
>>>> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
>>>> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
>>>> use of any information posted on IAGI mailing list.
>>>> ---------------------------------------------------------------------
>>>>
>>>>
>>>
>>>
>>> --
>>> *"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"*
>>>
>>
>>
>>
>> --
>> ***********************************
>> Amir Al Amin
>> Operations/ Wellsite Geologist
>> (62)811592902
>> amir13120[at]yahoo.com
>> amir.al.amin[at]gmail.com
>> ************************************
>>
>
>


-- 
***********************************
Amir Al Amin
Operations/ Wellsite Geologist
(62)811592902
amir13120[at]yahoo.com
amir.al.amin[at]gmail.com
************************************

Kirim email ke