Itulah Rahasia Tuhan yang harus dibuka oleh Mak Erot .........eh Geoscientist

si Abah


________________________________
 From: kartiko samodro <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Thursday, October 25, 2012 8:38 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Press release IAGI : Indonesia Mampu Mengelola PSC 
yang Habis Kontrak
 
Bekapai mah tergantung siapa mak erotnya :-))

On 10/25/12, noor syarifuddin <[email protected]> wrote:
> Pak Taufik yang selalu Ok...
>
> Terlepas dari topik diskusi ini, saya kok kurang sepakat yang dengan kalimat
> di bawah ini ya..... lha kalau tanpa G&G terus mau dikemanakan awak-awak ini
> ...:-)
> Saya kira sebagai geologis kawakan, pak Taufik paham betul bahwa inti dari
> aktifitas explorasi dan exploitasi migas adalah ya di GGR nya itu (walau
> orang HR sering nggak setuju dengan ini...:-) ....
> tapi kalau orang geologi sendiri sudah menyatakan tidak perlu G&G ya mungkin
> kita akan masuk "harvest mode" dimana yang diutamakan hanya reservoir
> management (buka tutup choke saja...:-). Jadi mungkin betul seperti yang
> ditulis sampeyan: hanya perlu production dan maintenance engineer saja...
> :-)
>
> Sudah proven cadangannya...? lha apa berarti semua sudah masuk kategori 1P ?
> ya nggak dong.... di sini yang harus dijelaskan bahwa dalam tahap
> pengembangan lapanganpun masih ada resiko (walaupun jauh lebih kecil dari
> tahapan eksplorasi)... di banyak KPS ada lho sumur-sumur pengambangan yang
> "dry", cuman memang tidak banyak dibahas karena tidak masuk informasi
> scouting.......resiko juga ada pada tahap operasi dan produksi: keluar air
> yang lebih cepat, produksi pasir dll...
>
> Untuk info tambahan, tahun 2007 TOTAL baru start up produksi lapangan
> Sisi-Nubi dan insya Allah november ini TOTAL akan start up produksi lapangan
> Stupa. Pada saat yang bersamaan, tahun ini kita juga akan ulang tahun
> produksi lapangan Bekapai yang ke 40 (ini lapangan bandel banget, sudah
> berkali-kali mau di"mati"kan tapi masih produksi terus dan sekarang malah
> naik lagi ...:-)
>
>
>
>
> salam,
>
>
> From: Ok Taufik <[email protected]>
> To: [email protected]
> Sent: Wednesday, October 24, 2012 6:34 PM
> Subject: Re: [iagi-net-l] Press release IAGI : Indonesia Mampu Mengelola PSC
> yang Habis Kontrak
>
> sebenarnya Mir tanpa GnG siapa saja juga bisa meneruskan field ini, kan
> lapangannya sudah proven cadangannya..sudah ditemukan sama Total dari 1973,
> atau butuh tidak construction engineernya?..dimana semua facility sudah
> dikembangkan sama mereka, siapapun yg akan meneruskan kontrak blok mahakam
> ini tinggal jalan saja dan tentu bisa, sekelas pertamina sampai sumber
> sarana jelas mampu.
> untuk blok pasca development seperti ini memang selayaknya kemampuan
> menjalankan produksinya tentu ke bagian production, maintenance engg. dan
> sejenisnya, jadi soal mampu atau tidak untuk menjalankan lapangan produksi
> begini lebih enak menanyakan ke keahlian  tersebut. Earth science (asing dan
> indonesia di TEPI) secara nyata sudah berjasa di awal explorasi Mahakam.
>
> 2012/10/24 Amir Al Amin <[email protected]>
> saya bingung juga dg format press release ini.
>>walau begitu  sangat menghargai langkah ini.
>>
>>sejogjanya ada press release bersama IAGI-IATMI-HAGI
>>karena mengelola ladang migas bukan hanya domain IAGI.
>>tantangan bidang engineering (construction, drilling,production)  mungkin
>> malah lebih besar. karena cost-nya kan kebanyakan ke sana, bukan ke G&G.
>>
>>salam,
>>
>>
>>2012/10/24 o - musakti <[email protected]>
>>Lha kalau gitu judulnya jangan press release IAGI lengkap dengan
>> tandatangan ketua umum dibawahnya dong dhe...he ehe he...
>>>From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>;
>>>To: <[email protected]>;
>>>
>>>Subject: Re: [iagi-net-l] Press release IAGI : Indonesia Mampu Mengelola
>>> PSC yang Habis Kontrak Sent: Wed, Oct 24, 2012 4:24:30 AM
>>>
>>>Press releasenya yang lengkap akan dikeluarkan pada Hari Sumpah Pemuda
>>> besok setelah Panel Diskusi.
>>>Ini liputan awal sebagai teaser ;-)
>>>
>>>RDP
>>>
>>>
>>>2012/10/24 o - musakti <[email protected]>
>>>Agak bingungdotcom....Ini Press release khan keluarnya dari IAGI yang
>>> diwakili cak Ketum.Tapi bahasa yang dipakai koq bahasa orang ketiga :
>>> Kata ketua IAGI, Rovicky berpendapat, menurut RDP dll. ?Jadi berkesan
>>> bahwa ini adalah liputan berita wartawan atas pengumuman IAGI.Mestinya
>>> yang dipakai adalah bahasa orang pertama semisal IAGI menganggap..., saya
>>> sebagai ketua IAGI berpendapat.... posisi IAGI adalah... Dll.Sekedar
>>> koreksi sajah.SalamOki
>>>>From: ES <[email protected]>;
>>>>To: [email protected] <[email protected]>;
>>>>Subject: Re: [iagi-net-l] Press release IAGI : Indonesia Mampu Mengelola
>>>> PSC yang Habis Kontrak
>>>>Sent: Wed, Oct 24, 2012 2:11:22 AM
>>>>
>>>>MANTAP!!!
>>>>
>>>>wslkm
>>>>
>>>>ES
>>>>From: iagi <[email protected]>To: [email protected] Cc:
>>>> [email protected] Sent: Wednesday, October 24, 2012 8:13
>>>> AMSubject: [iagi-net-l] Press release IAGI : Indonesia Mampu Mengelola
>>>> PSC yang Habis Kontrak
>>>>
>>>>
>>>>
>>>>Press Release IAGI : Indonesia Mampu Mengelola PSC yang Habis Kontrak
>>>>Kepercayaan terhadap kemampuan dan potensi yang dimiliki anak bangsa
>>>> harus diperlihatkan oleh pemerintah. Salah satunya adalah memberikan hak
>>>> pengelolaan blok migas asing yang sudah selesai masa kontraknya kepada
>>>> perusahaan minyak nasional.
>>>>‘’Kita memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, sangat mampu untuk
>>>> mengelola blok migas dimanapun,’’ kata Ketua Umum Ikatan Ahli Geologi
>>>> Indonesia (IAGI) Rovicky Dwi Putrohari di Jakarta, Selasa (23/10/12).
>>>> Persoalan finansial juga tidak menjadi masalah, karena semua fasilitas
>>>> untuk memproduksi minyak yang sudah habis masa kontraknya, sudah
>>>> terbayar.
>>>>Dalam beberapa pekan belakangan ini, muncul perdebatan mengenai siapa
>>>> yang pantas untuk mengelola Blok Mahakam yang akan berakhir pada 31
>>>> Maret 2017 nanti. Meskipun masih cukup lama tetapi ancang-ancang untuk
>>>> memperebutkan pengelolaan blok tersebut sudah dimulai.
>>>>Di satu sisi ada kelompok kritis yang menginginkan agar pengelolaan blok
>>>> yang habis masa kontraknya diberikan sepenuhnya kepada perusanaan
>>>> nasional, khususnya Pertamina. DI pihak lain, banyak orang pemerintah
>>>> yang masih berpikir untuk tetap memberikan blok tersebut kepada asing.
>>>>Menyikapi perdebatan tersebut, Rovicky tetap berpendirian bahwa
>>>> semestinya diberikan ke perusahaan nasional. Bagi dia tidak alasan
>>>> kontrak pengelolaan blok itu diperpanjang atau diberikan kembali ke
>>>> perusahaan asing.
>>>>Menurut Rovicky, banyak keuntungan yang diperoleh jika pengelolaan
>>>> dipegang oleh perusahaan nasional. Pertama dari sisi pendapatan, karena
>>>> dikelola oleh perusahaan nasional, maka hasil keuntungan tidak akan lari
>>>> keluar negeri. Apalagi jika pengelolaan diberikan kepada Pertamina, maka
>>>> negara dan rakyat yang akan diuntungkan.
>>>>Kedua dengan pengelolaan di tangan perusahaan nasional berarti memberikan
>>>> peluang kerja yang lebih luas kepada tenaga kerja Indonesia. Ketiga yang
>>>> tidak kalah penting adalah menjamin bahwa produksi minyak dan gas itu
>>>> untuk kepentingan domestic. ‘’Security of supply akan lebih terjamin,’’
>>>> kata Rovicky.
>>>>Dalam konteks yang lebih luas, Rovicky memandang bahwa pengelolaan
>>>> sumberdaya alam oleh persauaan domestic itu sekaligus juga merupakan
>>>> strategi untuk mencapai ketahanan energi. Masa depan dunia salah satunya
>>>> adalah ketahanhan energi, sehingga kita perlu mengamankan penggunaan
>>>> energi dalam negeri kita sendiri.
>>>>Secara hukum, blok yang sudah habis masa kontraknya itu dikembalikan
>>>> kepada negara. Di sini pemerintah akan menentukan apakah kontrak
>>>> tersebut diperpanjang atau tidak. Dalam masa pemerintahan Orde Baru,
>>>> hampir semua kontrak yang habis masa kontraknya diperpanjang lagi,
>>>> termasuk Blok Mahakam yang dulu berakhir pada 31 Maret 1997 dan kemudian
>>>> diperpanjang.
>>>>Kini, kata Rovicky, dalam masa pemerintahan yang demokratis ini saatnya
>>>> menempatkan nasionalisme digaris terdepan sebagai alat untuk
>>>> mensejahterakan rakyat. ‘’Nasionalisme itu kita buktikan dengan
>>>> memberikan blok yang habis masa kontraknya ke perusahaan nasonal,’’
>>>> katanya.
>>>>Terkait dengan itu, IAGI akan mengadakan diskusi panel bertajuk
>>>> ‘Nasionalisasi Sumberdaya Alam’ pada 28 Oktober 2012 di Aula Mandiri
>>>> Kampus UI Depok. Diskusi yang mengusik nasionalisme di bidang migas itu
>>>> sekaligus untuk memperingati hari Sumpah Pemuda ke 84.
>>>>(Iagi.or.id)
>>>>
>>>>Jakarta , 22 Oktober 2012
>>>>
>>>>Ikatan Ahli Geologi Indonesia
>>>>Presiden / Ketua Umum
>>>>TTD
>>>>Rovicky Dwi Putrohari
>>>>Mobile phone : 08159120363
>>>>
>>>>
>>>> --------------------------------------------------------------------------------PP-IAGI
>>>> 2011-2014:Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.comSekjen:
>>>> Senoaji,
>>>> ajiseno[at]ymail.com--------------------------------------------------------------------------------Jangan
>>>> lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.REGISTER
>>>> NOW !Contact Person:Email : [email protected] : +62 82223
>>>> 222341 (lisa)
>>>> --------------------------------------------------------------------------------To
>>>> unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.idTo
>>>> subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.idFor topics not
>>>> directly related to Geology, users are advised to post the email to:
>>>> [email protected] IAGI Website: http://iagi.or.id/
>>>>Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:Bank Mandiri Cab. Wisma Alia
>>>> JakartaNo. Rek: 123 0085005314Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia
>>>> (IAGI)Bank BCA KCP. Manara MuliaNo. Rekening: 255-1088580A/n: Shinta
>>>> DamayantiIAGI-net Archive 1:
>>>> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/IAGI-net Archive 2:
>>>> http://groups.yahoo.com/group/iagi---------------------------------------------------------------------DISCLAIMER:
>>>> IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its
>>>> mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI
>>>> or its members be liable for any, including but not limited to direct or
>>>> indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss
>>>> of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of
>>>> any information posted on IAGI mailing
>>>> list.---------------------------------------------------------------------
>>>>
>>>
>>>
>>>--
>>>"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"
>>> --
>>***********************************
>>Amir Al Amin
>>Operations/ Wellsite Geologist
>>(62)811592902
>>amir13120[at]yahoo.com
>>amir.al.amin[at]gmail.com
>>************************************
>>-- Sent from my Computer®

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2011-2014:
Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
--------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
REGISTER NOW !
Contact Person:
Email : [email protected]
Phone : +62 82223 222341 (lisa)
--------------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email 
to: [email protected]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke