Betul Franc, itu rekan-rekan kita pak Wawan Gunawan, pak Eko, terus mengasah 
4D-microgravity. Kursus si sudah siap saya akan bicarakan dengan pengurus IAGI. 
Salam betawi untuk afrika, dung dang dong deng
yangkung



________________________________
From: Franciscus B Sinartio <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Thursday, 1 November 2012, 14:26
Subject: Re: [iagi-net-l] Airborne Geophysical Survey


Yang kung,
apakabar....
sekarang microgravity sudah mulai banyak dipakai secara 4D,  demikian juga 
magnetic.
tetapi memang benar digabung dengan seismic.
jadi dalam inversion modelnya seismic dipakai sebagai batas/interface layers  
lalu isinya dibantu oleh magnetic dan gravity.

sudah lama kangen sama suhu ku satu ini untuk turun gunung.

jadi kapan nih jadwal kursus nya?

salam,
frank  

________________________________
From: basuki puspoputro <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Thursday, November 1, 2012 8:18 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Airborne Geophysical Survey


Sebelumnya, tahun 1986 pernah dilakukan aerogravity survey untuk eksplorasi 
Pembuang Basin di Kalimantan Barat dan sebelumnya lagi tahun 70an aeromagnetic 
di beberapa basins. Yang aerogravity suevey oleh Carson Geosciense, kantornya 
dulu di Perkasie, Philladelphia, USA. Banyak perusahaan lain yang dapat 
memberikan service untuk aerogeophysical surveys, misalnya Fugro. Untuk survey 
1986 itu dimuat proceeding PIT HAGI, maaf lupa nomor berapa.
Aerogeophysical surveys biasanya untuk recognaissance, regional, dalam waktu 
yang cepat dapat mencakup daerah yang luas. Dari hasil survey baru dipilih 
daerah yang baik untuk ditindak lanjuti dengan seismic survey. Setahu saya 
belum ada metoda lain selain seismik yang paling dipercaya sebelum pemboran.
Saya menyiapkan kursus "geophysical methods applied in upstream petroleum field 
life cycle". Subjek seperti tersebut di atas merpakan salah satu butir kecil 
seluruh isi. Semoga IAGI berminat menampung pung pung pung
 
Salam dari Yangkung
 



________________________________
From: ES <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Thursday, 1 November 2012, 12:59
Subject: Re: [iagi-net-l] Airborne Geophysical Survey


kalo gak salah namanya carson perushaan service aerogravity/magnetik asal 
kanada.kondur petroleum sepertinya sudah memakai jasanya di blok malaka strait 
tahun 2000an
 
wslkm
ES


________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Thursday, November 1, 2012 11:12 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Airborne Geophysical Survey



Dulu th 2000an ada perusahaan yg bergerak dalam survey Airborne yang masuk 
Indonesia, kalau gak salah nama perusahaannya "Carlcson" berpusat di Newwork, 
AS. Tapi perusahaan minyak disini tak berminat, mungkin waktu itu survey 
seismik lebih murah. 


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

________________________________

From: Ferry Bastaman Hakim <[email protected]> 
Date: Thu, 1 Nov 2012 04:01:43 +0000
To: [email protected]<[email protected]>
ReplyTo: <[email protected]> 
Subject: RE: [iagi-net-l] Airborne Geophysical Survey

Mas Vick,
 
Sepertinya Airborne EM ini metodanya mirip2 dengan CSEM/Seabed Logging nya OHM 
atau EMGS, hanya berbeda media transporter nya saja. Kalau memang benar seperti 
itu, CSEM ini sudah pernah dilakukan di Selat Makassar dan di beberapa tempat 
di Indonesia Timur dan sampai sekarang follow up dari survey tersebut belum 
dirasakan optimal  di tempat2 tersebut. HC bearing silt akan memberikan respon 
EM yg sama dengan HC bearing sands. 
 
Kalau menurut saya, metoda-metoda geofisika non konvensional seperti Airborne 
EM/CSEM/Seabed Logging fungsinya adalah sebagai data penunjang dan pelengkap 
seismik. Dia tidak bisa berdiri sendiri, tetap "Geology first" karena CSEM 
bukanlah the silver bullet.
 
salam
 
FH
 
 
From:Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[email protected]] 
Sent: Thursday, 1 November 2012 10:17 AM
To: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] Airborne Geophysical Survey

Sangat menarik uraian Yuriza Noor dibawah ini,

Survey Airborne Geophysical sepertinya tertinggal jauh dibelakang seismic. 
Selama ini seismic sangat membantu dalam produksi. Dan hampir semua usaha migas 
adalah memproduksi yang sudah diketemukan. Profesi Geomodeller menjadi profesi 
yang sangat dicari-cari hingga saat ini. Ya tentusaja karena mereka lah 
geoscientist yg membantu memeras dan menghisap minyak di dalam bumi. Sedangkan 
survey Airborne seperti ini membantu menemukan. Dan akhirnya karena usaha 
menemukan menjadi nomor dua dibanding produksi ya di tingkat global duniapun 
jumlah penemuan menjadi sedikit RtP dunia juga sangat rendah.

Bagaimana kalau survey ini dilakukan untk Indonesia Timur, tapi dilakukan oleh 
negara (pemerintah). Karena survey Airborne ini tidak hanya membantu untuk 
explorasi migas saja. Saya yakin di explorasi mining juga dipergunakan. Btw, 
ada nggak sih spec survey airborne ini ?

RDP


2012/11/1 Yuriza NOOR <[email protected]>
Leo,

Disini sebelum 3D pada bikin EM dulu.... soalnya sasarannya dangkal ...
Fugro punya Heli Time Domain EM yang lumayan ....

Jadi heli terbang rendah dan pelan bawa transmitter EM berbentuk lingkaran 
sebesar 30 m radiusnya .... mengesankan sekali bentuknya .... kita beri julukan 
barang itu 'dream catcher' .... si transmitter itu berada cuma 30 - 60 m dari 
ground .... cuma dikit diatas pohon pohon poplar dan birch .... berani juga tuh 
si sopir heli nyangkut dipohon bisa berabe ...

Di lingkaran transmitter itu dialiri listrik, yang akan menghasilkan medan 
magnet yang menuju bumi .... kemudian si listrik itu di switch on and off, 
sehingga menimbulkan impuls electromotive di bumi yang menyebabkan medan magnit 
sekunder... inilah yang diukur/direkam .... intinya kalau meterialnya kondusif 
maka amplitude magnet yang disebabkan impuls elektromotivenya besar dan 
decaynya lambat ...sementara kalau resistif maka amplitudenya kecil decaynya 
cepat ...

Akusisi baru selesai, barusan lihat hasilnya lumayan juga ....tapi baru hasil 
prel nya (iso time decay gather) harus diinversi dulu biar bisa di compare sama 
seismic ...

Barusan juga baca proposal sebuah company yg ngajak ikut konsorsium buat 
percobaan alat,  airborne juga, kerjanya 'mencium' keberadaan hidrocarbon lewat 
perubahan medan magnet disuatu daerah yang disebabkan oleh oil/gas seep/cloud...

Disini metoda geophysics non seismic banyak berkembang ...



________________________________

This message is intended only for the use of the addressee and may contain 
information that is privileged and confidential. In the event that you are not 
the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination of this 
communication is strictly prohibited. If you have received this communication 
in error, please erase all copies of the message and its attachments and notify 
us immediately. It is the responsibility of recipients to scan this message and 
any attachments for computer viruses and other defects. The sender accepts no 
liability for any loss or damage that may result, directly or indirectly, from 
this message and/or any files attached. 

Kirim email ke