Dibayar tidak? Lha nulis dikoran saja ada duitnya lho. Kalau di majalah ilmiah malah bayar ya? Belum mau menulis saja mungkiin. Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: Awang Satyana <[email protected]> Sender: <[email protected]> Date: Mon, 28 Jan 2013 11:12:22 To: IAGI<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Bls: Re: [iagi-net] Majalah Populer Kebumian Kang Aak, itu namanya "paradoks", banyak orang pintar dengan gelar akademik tinggi atau panjang, tetapi sulit dimintai menulis untuk majalah atau jurnal organisasi di mana mereka juga jadi anggotanya... Mungkin karena kebiasaan terlalu banyak bicara sedikit menulis. Sekali mau menulis, lihat dulu jurnalnya apa. Salam, Awang

