Karakter memang lagi menjadi fokus pendidikan kita begitu dicanangkan pak 
Muhammad Nuh Menteri Pedeka. 
1. Karakter berazaskan Ketuhanan YME bermuara pada kejujuran (dapat dipercaya 
dan dapat mempercaya), amanah, berintegritas. Tetapi realitanya koq yang marak 
Korupsi berjama'ah dan Pembohong.
2. Karakter berazaskan Perikemanusiaan yang adil dan beradab bermuara pada 
Budaya Saling menghargai, saling tolong-menolong, tanpa ada menyakiti satu sama 
lain. Tetapi realitanya koq pada tawuran, antar warga saling menyerang, 
terorisme marak, penindasan yg lemah oleh yang kuat, lintah darat/proyek 
dikorupsi timbul banjir menyengsarakan sesama. 
Karakter berazaskan Persatuan Indonesia bermuara pada budaya kerukunan sebagai 
perekat menjadi bangsa yang kohesif. Tetapi realitanya koq pengambilan 
sumberdaya alam yang kurang berarti dalam memberikan manfaat kepada rakyat 
setempat sehingga memicu kecemburuan sosial bisa mengancam lumernya perekat 
Persatuan, bisa terjadi akibat kong-kalikong dalam perijinan.
4. Karakter berazaskan Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, 
bermuara kepada budaya pengambilan keputusan secara kolektif melalui musyawaroh 
oleh para wakil rakyat. Tapi realitanya koq banyak wakil rakyat yg dipenjarakan 
karena melakukan persekongkolan buruk bukan permusyarahan yg hikmat dan 
bijaksana. Parpol asyik memainkan kepentingan kelompoknya maupun individu lupa 
mandatnya.
5. Karakter berazaskan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, bermuara 
kepada budaya patuh kepada aturan per-undang2an, penegak hukum member teladan 
dalam mematuhi hukum, penyelenggara negara patuh pada aturan negara sehingga 
rakyat akan tenteram dan secara sosial tak ada yang dikhawatirkan lagi. Tapi 
realitanya koq penegak hukum melanggar aturan perundangan, tebang pilih dalam 
penegakan hukum makin marak, kasus kecil penegakan hukumnya besar dan 
kasus-kasus besar penegakan hukumnya kacangan, penyelenggara negara tak sedikit 
yang melanggar aturan negara, akibatnya rasa keadilan mencederai rakyat kecil 
sehingga secara sosial belim merasa tenteram. 

Itulah PARADOX INDONESIA.....menjadi PR kita bersama.......

Lam salam,

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "Ronald" <[email protected]>
Sender: <[email protected]>
Date: Tue, 29 Jan 2013 09:35:02 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net] OOT: Seperti Kukenali

Setelah domain "seperti" dipetakan
Lalu apa ..?

Apakah kita mau membangun karakter kita, untuk tidak memelihara karakter
"seperti" lg
atau hanya cukup tesentak, kagum or merasa tercerahkan
Kemudian tidur lagi seperti biasanya
Karena perut lebih penting dr karakter.

Merdeka 


Rs



-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Yudie
Iskandar
Sent: 29 Januari 2013 7:32
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] OOT: Seperti Kukenali

As usual..mencerahkan
Mohon izin di simpan di kotak pribadi.
Idoy
"_^

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: <[email protected]>
Date: Tue, 29 Jan 2013 00:26:37 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [iagi-net] OOT: Seperti Kukenali
Seperti pesinden padahal penari
Seperti presiden padahal penyanyi

Seperti asisten padahal menteri
Seperti dosen padahal administrasi

Seperti superman padahal selebriti
Seperti wartawan padahal polisi

Seperti pertemuan padahal nggele'-party
Seperti pengajian padahal nyebar benci

Seperti demonstran padahal diskusi
Seperti negarawan padahal politisi

Seperti.seniman padahal pandai besi
Seperti usulan padahal instruksi

Seperti independen padahal dibayari
Seperti manajemen padahal kuli

Seperti teman padahal beda visi
Seperti pemberian padahal korupsi

Seperti komentator padahal pemain inti
Seperti pensiunan padahal mroyek lagi

Seperti genangan padahal banjir lagi
Seperti baru kejadian padahal berkali-kali

Seperti tektonik padahal stratigrafi
Seperti struktur padahal sedimentologi

Seperti mantra padahal puisi
Seperti paranormal padahal geologi

Seperti malam padahal sudah pagi
Tersenyumlah menawan, wahai matahari

Merdeka!! (Berkali-kali)
ADB, 29 Jan 2013
Powered by Telkomsel BlackBerryR

-----
No virus found in this message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 2012.0.2221 / Virus Database: 2639/5563 - Release Date: 01/28/13

-----
No virus found in this message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 2012.0.2221 / Virus Database: 2639/5563 - Release Date: 01/28/13

Kirim email ke