Saya waktu kerja di kumpeni minyak, teman-teman yang ngaku engineer betulan
menjulukiku "insinyur batu", agak keren dikitlah, daripada "tukang batu"..
Kerjaannya 'nginceng dan ngeker batu', ngukur batu sambil nunggang-nungging
dilereng bukit, batu diajak ngomong, batu item jelek difota-foto pakai lensa
super macro, bak memotret super model pakai bikini.   

Insinyur batu itu kalau cerita mengenai  "batu" selalu berbuih-buih panjang
x lebar apalagi kalau ngomong tentang sejarah atau silsilah batu kayaknya
dia sudah lahir saat batu itu terjadi !!   Batu yang ini pecahan benua
ustrali, nah di atasnya ada batugamping yang tumbuh saat si pecahan batu
dari kutub selatan itu berlayar ke utara melewati garis lintang subtropis.. 

Nah sekali lagi teman engineer saya geleng-geleng kepala saja dasar insinyur
batu ! kita dikibulin saja gak tahu.  

Sering kalau sedang tugas ngawal lemang batu (core) dan serbuk batu
(cuttings) dengan special trip chopper, jangan gr dulu,  yang dijemput ya si
"batu" itu, nah geologistnya numpang pulang ganti uli..  

Tapi aku tetap bangga dan tidak menyesal menjadi "ingsinyur batu"

RUS 1061  

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of mohammad
syaiful
Sent: 30 Januari 2013 12:49
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] OOT: Seperti Kukenali

 

Saya pun sering memperkenalkan diri sbg 'tukang batu', agar mudah dipahami
oleh awam. Setelah itu barulah digiring, apa sih sebenarnya 'tukang batu'
alias geolog itu.

 

Tentu saja, kalo mau lebih 'benar', ya batuan, bukan hanya batu. Domain kita
adalah 'batuan', bukan 'batu'.

 

Salam,

Syaiful

2013/1/30 Sarwanto Sutan Alamsyah <[email protected]>

 

Maaf Pak Hadiyanto...saya geolog asli, tapi banyak teman dan orang awam
menyebut saya sebagai tukang batu. Saya bukannya sedih tapi malah bangga
dengan julukan itu. Betapa tidak??

 

Sebagai geolog lapangan, pekerjaan saya yang utama adalah pemetaan geologi.
Dan mustahil kita bisa melakukan pemetaan geologi tanpa mengenal dan
memahami batu. Di dunia hardrock pemetaan geologi sangatlah tidak simpel,
pengenalan alterasi dan mineralisasi tidak cukup hanya didapat dari buku.
Proses mineralisasi dan alterasi sering tumpang tindih dan berulang-ulang
pada batu yang sama. Oleh karena itu pengamatan dan DISKRIPSI di lapangan
terutama BATU-nya sangatlah penting. Salah deskripsi...salah interpretasi.

 

Pulang dari lapangan selalu bawa BATU, waktu turun gunung, menyusuri sungai
ke Camp maupun waktu naik pesawat. Bahkan kepulan asap dapur saya pun
berakar dari BATU. Jadi meski saya GEOLOG ASLI saya bangga disebut TUKANG
BATU.

 

Salam BATU,

 

Sarwanto

 

 

2013/1/28 Hadiyanto Sapardi <[email protected]>

Asal jangan sampai

Seperti Geologist padahal tukang batu.....  kalau sudah gitu bubrah negara
ini??? Jangan sampai!!! Tetap Optimis dan SEMANGAT! 

 

  _____  

Dari: Yanto R. Sumantri <[email protected]>
Kepada: "[email protected]" <[email protected]> 
Dikirim: Selasa, 29 Januari 2013 9:21
Judul: Re: [iagi-net] OOT: Seperti Kukenali

 

Ndang dan teman teman 

 

Apa segitu jeleknya kah negara kita ini ?

Sehingga kita tidak bisa membeda - bedakan kelinci dengan tikus atau kucing
daripada anjing atau dosen daripada tukang ngobyek ,atau doktor daripada
ukang obat....................

 

Amboi , menyedihkan sekali kalau begitu .

 

Dengar diskusi  Menteri ESDM plus Herman Affif dan Errie di ruangannya
Sugeng Saryadi ........kalau denger katanya pak Jero , kayaknya Indonesia
ini sorga kok.

 

 

si Abah

 

  _____  

From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Tuesday, January 29, 2013 7:36 AM
Subject: Re: [iagi-net] OOT: Seperti Kukenali



Ha ha ha ..... Selamat pagi Kang........ Bacanya seperti mimpi padahal
beneran.......... Seperti air padahal tak basah......... Seperti mengalir
padahal ogah......... Seperti daya magis padahal lagi tiarap....... Seperti
berpikir sistimatis padahal banyak yang diharap............ Seperti padahal
oooohh..... Padahal seperti.........


Sent from my BlackBerryR
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: <[email protected]>
Date: Tue, 29 Jan 2013 00:26:37 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [iagi-net] OOT: Seperti Kukenali
Seperti pesinden padahal penari
Seperti presiden padahal penyanyi

Seperti asisten padahal menteri
Seperti dosen padahal administrasi

Seperti superman padahal selebriti
Seperti wartawan padahal polisi

Seperti pertemuan padahal nggele'-party
Seperti pengajian padahal nyebar benci

Seperti demonstran padahal diskusi
Seperti negarawan padahal politisi

Seperti.seniman padahal pandai besi
Seperti usulan padahal instruksi

Seperti independen padahal dibayari
Seperti manajemen padahal kuli

Seperti teman padahal beda visi
Seperti pemberian padahal korupsi

Seperti komentator padahal pemain inti
Seperti pensiunan padahal mroyek lagi

Seperti genangan padahal banjir lagi
Seperti baru kejadian padahal berkali-kali

Seperti tektonik padahal stratigrafi
Seperti struktur padahal sedimentologi

Seperti mantra padahal puisi
Seperti paranormal padahal geologi

Seperti malam padahal sudah pagi
Tersenyumlah menawan, wahai matahari

Merdeka!! (Berkali-kali)
ADB, 29 Jan 2013
Powered by Telkomsel BlackBerryR

 

 





 

-- 
Mohammad Syaiful - Explorationist, Consultant Geologist
Mobile: 62-812-9372808
Emails:
[email protected] (business)
[email protected]

President Director of
Exploration Think Tank Indonesia (ETTI) 

Kirim email ke