Mantab Kyai "PANUT" an... he...he...yok opo kabare rek.
________________________________ Dari: "[email protected]" <[email protected]> Kepada: [email protected] Dikirim: Selasa, 29 Januari 2013 20:48 Judul: Re: [iagi-net] Batubara di "Foreland Basin" dan "Passive Margin" Satuju Kang, kita harus pahami garis waktu agar kita bisa mengkorelasikan dalam pemanfaatan/penggunaan waktu, agar kita tidak termasuk orang yang merugi........ Ingat "wal asyri innal insana lafikhusrin"...... Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: Andang Bachtiar <[email protected]> Sender: <[email protected]> Date: Tue, 29 Jan 2013 10:34:36 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [iagi-net] Batubara di "Foreland Basin" dan "Passive Margin" di warukin, di muara enim, di foreland basin : tak ada yang meragukanmu menarik kesamaan waktu di sepanjang pelamparan batubara berkilo-kilometer jauh. di mahakam purba, di endapan delta; di passive margin, di kutai basin : batubara terputus-putus, di sela jari-jari saluran distributary lebih baik kau gantungkan waktumu pada serpih panas radioaktif tinggi atau batugamping tipis sama sekali yang begitu itu jauh lebih baik dan berarti bagi orang-orang yang mengerti korelasi sudah kau tarikkah garis kesamaan waktumu pagi ini? adb, samarinda, 28 jan 2013

