haahaa mantaap Om Ruskamto,

Salam,
Rusli 4189




________________________________
 Dari: Ruskamto Soeripto <[email protected]>
Kepada: [email protected] 
Dikirim: Rabu, 30 Januari 2013 17:57
Judul: RE: [iagi-net] OOT: Seperti Kukenali
 

Saya waktu kerja di kumpeni minyak, teman-teman yang ngaku engineer betulan 
menjulukiku “insinyur batu”, agak keren dikitlah, daripada “tukang batu”..   
Kerjaannya ‘nginceng dan ngeker batu’, ngukur batu sambil nunggang-nungging 
dilereng bukit, batu diajak ngomong, batu item jelek difota-foto pakai lensa 
super macro, bak memotret super model pakai bikini.   
Insinyur batu itu kalau cerita mengenai  “batu” selalu berbuih-buih panjang x 
lebar apalagi kalau ngomong tentang sejarah atau silsilah batu kayaknya dia 
sudah lahir saat batu itu terjadi !!   Batu yang ini pecahan benua ustrali, nah 
di atasnya ada batugamping yang tumbuh saat si pecahan batu dari kutub selatan 
itu berlayar ke utara melewati garis lintang subtropis.. 
Nah sekali lagi teman engineer saya geleng-geleng kepala saja dasar insinyur 
batu ! kita dikibulin saja gak tahu.  
Sering kalau sedang tugas ngawal lemang batu (core) dan serbuk batu (cuttings) 
dengan special trip chopper, jangan gr dulu,  yang dijemput ya si “batu” itu, 
nah geologistnya numpang pulang ganti uli..  
Tapi aku tetap bangga dan tidak menyesal menjadi “ingsinyur batu”
RUS 1061  
 
From:[email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of mohammad 
syaiful
Sent: 30 Januari 2013 12:49
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] OOT: Seperti Kukenali
 
Saya pun sering memperkenalkan diri sbg 'tukang batu', agar mudah dipahami oleh 
awam. Setelah itu barulah digiring, apa sih sebenarnya 'tukang batu' alias 
geolog itu.
 
Tentu saja, kalo mau lebih 'benar', ya batuan, bukan hanya batu. Domain kita 
adalah 'batuan', bukan 'batu'.
 
Salam,
Syaiful
2013/1/30 Sarwanto Sutan Alamsyah <[email protected]>
 
Maaf Pak Hadiyanto...saya geolog asli, tapi banyak teman dan orang awam 
menyebut saya sebagai tukang batu. Saya bukannya sedih tapi malah bangga dengan 
julukan itu. Betapa tidak??
 
Sebagai geolog lapangan, pekerjaan saya yang utama adalah pemetaan geologi. Dan 
mustahil kita bisa melakukan pemetaan geologi tanpa mengenal dan memahami batu. 
Di dunia hardrock pemetaan geologi sangatlah tidak simpel, pengenalan alterasi 
dan mineralisasi tidak cukup hanya didapat dari buku. Proses mineralisasi dan 
alterasi sering tumpang tindih dan berulang-ulang pada batu yang sama. Oleh 
karena itu pengamatan dan DISKRIPSI di lapangan terutama BATU-nya sangatlah 
penting. Salah deskripsi...salah interpretasi.
 
Pulang dari lapangan selalu bawa BATU, waktu turun gunung, menyusuri sungai ke 
Camp maupun waktu naik pesawat. Bahkan kepulan asap dapur saya pun berakar dari 
BATU. Jadi meski saya GEOLOG ASLI saya bangga disebut TUKANG BATU.
 
Salam BATU,
 
Sarwanto
 
 
2013/1/28 Hadiyanto Sapardi <[email protected]>
Asal jangan sampai
Seperti Geologist padahal tukang batu.....  kalau sudah gitu bubrah negara 
ini??? Jangan sampai!!! Tetap Optimis dan SEMANGAT! 
 

________________________________

Dari:Yanto R. Sumantri <[email protected]>
Kepada: "[email protected]" <[email protected]> 
Dikirim: Selasa, 29 Januari 2013 9:21
Judul: Re: [iagi-net] OOT: Seperti Kukenali
 
Ndang dan teman teman 
 
Apa segitu jeleknya kah negara kita ini ?
Sehingga kita tidak bisa membeda - bedakan kelinci dengan tikus atau kucing 
daripada anjing atau dosen daripada tukang ngobyek ,atau doktor daripada ukang 
obat....................
 
Amboi , menyedihkan sekali kalau begitu .
 
Dengar diskusi  Menteri ESDM plus Herman Affif dan Errie di ruangannya Sugeng 
Saryadi ........kalau denger katanya pak Jero , kayaknya Indonesia ini sorga 
kok.
 
 
si Abah
 

________________________________

From:"[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Tuesday, January 29, 2013 7:36 AM
Subject: Re: [iagi-net] OOT: Seperti Kukenali


Ha ha ha ..... Selamat pagi Kang........ Bacanya seperti mimpi padahal 
beneran.......... Seperti air padahal tak basah......... Seperti mengalir 
padahal ogah......... Seperti daya magis padahal lagi tiarap....... Seperti 
berpikir sistimatis padahal banyak yang diharap............ Seperti padahal 
oooohh..... Padahal seperti.........


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: <[email protected]>
Date: Tue, 29 Jan 2013 00:26:37 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [iagi-net] OOT: Seperti Kukenali
Seperti pesinden padahal penari
Seperti presiden padahal penyanyi

Seperti asisten padahal menteri
Seperti dosen padahal administrasi

Seperti superman padahal selebriti
Seperti wartawan padahal polisi

Seperti pertemuan padahal nggele'-party
Seperti pengajian padahal nyebar benci

Seperti demonstran padahal diskusi
Seperti negarawan padahal politisi

Seperti.seniman padahal pandai besi
Seperti usulan padahal instruksi

Seperti independen padahal dibayari
Seperti manajemen padahal kuli

Seperti teman padahal beda visi
Seperti pemberian padahal korupsi

Seperti komentator padahal pemain inti
Seperti pensiunan padahal mroyek lagi

Seperti genangan padahal banjir lagi
Seperti baru kejadian padahal berkali-kali

Seperti tektonik padahal stratigrafi
Seperti struktur padahal sedimentologi

Seperti mantra padahal puisi
Seperti paranormal padahal geologi

Seperti malam padahal sudah pagi
Tersenyumlah menawan, wahai matahari

Merdeka!! (Berkali-kali)
ADB, 29 Jan 2013
Powered by Telkomsel BlackBerry®
 
 


 
-- 
Mohammad Syaiful - Explorationist, Consultant Geologist
Mobile: 62-812-9372808
Emails:
[email protected] (business)
[email protected]

President Director of
Exploration Think Tank Indonesia (ETTI) 

Kirim email ke