Dibawah ini ada satu otokritik yang muncul di FB IAGI, menarik dan perlu
kita ketahui bersama.
Ide menarik ini  datangnya dari sdr Irwan Susilo (anggota IAGI)
---
Quote ---

Salam seprofesi..
Bisa dikatakan ini posting galau di forum ini atau apapun namanya curhat,
showup, ataupun ngudoroso intinya sama. Saya menyuarakan hati saya sebagai
geolog yg berprofesi di bidang contruction dan envir. Geology. Sy yakin
jika ini juga dirasakan oleh kawan-kawan yang berprofesi sebidang. Sejak
lama sy memantau kalau isu sertifikasi ahli geologi khususnya di geotek dan
lingk selalu masuk dalam sidang sidang pada forum pit. Tetapi sampai saat
ini sy tidak melihat kejelasan untuk mewujudkan usaha tersebut.
Dalam sisi lain sertifikasi dalam bidang tsb sangat urgent bagi kami para
geolog yg berkecimpung dalam bidang tsb. Undang undang jasa kontruksi
mengisyaratkan aspek kompetensi yang salah satunya diwujudkan dalam bentuk
sertifikasi tenaga ahli termasuk ahli geologi.
Ketidaksiapan assosiasi (IAGI) atas hal ini bagi kami pelaku jasa kontruksi
terutama dibidang geology sangat tidak menguntungkan saat ini dan pastinya
jangka panjang. Atau kami harus meninggalkan sedikit idealisme kami
digeologi untuk masuk ke assosiasi lain yang bisa mewadahi kami seperti
ahli geotekniknya sipil, atau asosaliasi tenaga hidrologinya kawan sipil
atau ahli pengairan.
Akibat keterlambatan asosiasi (IAGI) merespon masalah ini dan dengan
berlakunya UU jasa kontruksi kami dianggap tidak kompeten. Akibatnya
kebutuhan ahli bidang tersebut diisi oleh kawan kawan dari assosiasi non
geology.
Satu hal saya tidak melihat upaya nyata utk penyelesaain persoalan ini di
pengurus IAGI. Mungkin isu inj kurang seksi apabila dibanding dengan isu
migas kita yg stagnan tidak ada revolusi menyangkut teori-teori baru dan
temuan2 cekungan baru. Atau mungkin kalah seksi dengan isu-isu
nasionalisasi pengoperasionalan dan penguasaan lapangan migas yang ada.
Yang jelas sektor kontruksi dan lingkungan adalah sektor yg menyerap tenaga
geolog cukup banyak dan disana memunculkan peluang usaha yang besar sejalan
dengan berbondong nondong masuknya investasi di indonesia (jawa timur saja
di th 2012 masuk hampir 200Trilyun). Jika geolog kita tdk siap siap secara
legal opersional, siap siap saja teman-teman jadi penonton atau skedar
asisten ahli geotek atau asisten ahli hidrologi dari kawan2 pemegang
sertifikasi non geologi.
Wahai para pengurus IAGI. Sertifikasi adalah amanah dari anggota dalam
rangka pembinaan keprofesiaan. Semestinya jangan diabaikan. Tentang cara
dan apa yang harus dilakukan untuk menuju kesana sy yakin kawan kawan
pengurus IAGI sudah paham.

Trimakasih mohon maaf atas kata yang tidak mengenakkan. Hanya satu maksud
dari sy semoga semua menjadi lebih baik.

Salam
Irwan susilo
Geolog Indonesia 3080
Bermukim di Surabaya----
Tanggapan dari beberapa anggota lain:

Andang Bachtiar <https://www.facebook.com/andang.bachtiar> 21 amanat yang
saya serahkan ke pengurusan IAGI 2005-2008 waktu itu termasuk diantaranya
adalah melanjutkan LAUNCHING SERTIFIKASI GEOLOGI TEKNIK, krn pada saat saya
menjabat: SEMUA PRASYARAT BAHAN, TEKNIS, PROSEDUR, DAN KELENGKAPAN
ORGANISASI sudah siap, dan status terakhir adalah sosialisasi ke anggota di
Bandung dan Yogja. Setelah itu, nampaknya kurang tergarap secara serius.

Tanggapan


   - Ewa Rappe <https://www.facebook.com/efrappe> Setuju... Hanya saja
   kalau semuanya dilemparkan ke pengurus ya agak aneh juga. Mungkin ada yang
   berpikiran bahwa pengurus itu manusia super power yang ahli di segala
   bidang dan bisa merumuskan kompetensi bidang ilmu dengan cepat dan akurat.
   Saya yakin Mas Rovicky dan Mas Seno Aji akan membuka tangan lebar2 bagi
   anda yang ingin membantu beliau-beliau untuk mewujudkan kompetensi di ilmu
   yang anda kuasai. Ayo singsingkan lengan, jangan hanya bisa complain dan
   menengadahkan tangan karena tidak mudah untuk menciptakan aturan tentang
   kompetensi terhadap suatu bidang ilmu.
   SEbagai contoh, MGEI yang merupakan bagian dari IAGi baru saja selesai
   membuat aturan tentang kompetensi geologist di bidang hard rock dan
   resource/reserve estimation yang cukup lama digodok oleh orang-orang yang
   concern dan kompeten dibidangnya (cmiiw), saya yakin anda-andapun bisa dan
   mampu melakukannya di bidang yang anda geluti. Viva IAGI


   
<https://www.facebook.com/groups/iagi4indonesia/permalink/451871914893915/?comment_id=451878264893280&offset=0&total_comments=11><https://www.facebook.com/browse/likes?id=451878264893280>
   - <https://www.facebook.com/irwangeospasia>
   Irwan Susilo <https://www.facebook.com/irwangeospasia> Sebagai warga
   1st. Complain dulu. Baru pengurus koreksi, mosok kita mau nylonong ke
   sekretariat. Viva MGEI


   
<https://www.facebook.com/groups/iagi4indonesia/permalink/451871914893915/?comment_id=451878771559896&offset=0&total_comments=11><https://www.facebook.com/groups/iagi4indonesia/451871914893915/?notif_t=group_comment_reply#>
   - <https://www.facebook.com/andang.bachtiar>
   Andang Bachtiar <https://www.facebook.com/andang.bachtiar> Ewa
Rappe<https://www.facebook.com/efrappe>: di setiap kepengurusan IAGI
pasti ada yang menangani khusus urusan
   geologi tteknik, lingkungan, air tanah, dan sejenisnya, bisa sbg Ketua
   Bidang, bisa sebagai seksi, dsb. Tidak perlu harus RDP-SA yang
   menanganinya. Dan di kepengurusan RDP-SA skrg ini juga ada yang
   mengurusinya dan saya yakin mereka juga sdh merunut ke belakang sejarah
   (dan file2 dan catatan2 ) yang sdh dillakukan oleh kepengurusan2 lalu ttg
   sertifikasi Geologi Teknik ini. Tinggal bagaimana kawan2 PP skrg Rovicky
   Dwi Putrohari <https://www.facebook.com/rovicky> termasuk yang di daerah
   yg aktif Imam A. Sadisun <https://www.facebook.com/sadisun> (ketua
   pengda sekaligus aktifis Geoteknik), dll memberikan pencerahan kepada kita
   semua ttg progressnya sertifikasi Geologi Teknik ini.


   
<https://www.facebook.com/groups/iagi4indonesia/permalink/451871914893915/?comment_id=451878998226540&offset=0&total_comments=11><https://www.facebook.com/browse/likes?id=451878998226540>
   - <https://www.facebook.com/efrappe>
   Ewa Rappe <https://www.facebook.com/efrappe> Mas Andang
Bachtiar<https://www.facebook.com/andang.bachtiar>,
   kalau pengurus dan anggota bisa bersama-sama mau menyingsingkan lengan,
   saya rasa segaka masalah, tantangan ataupun uneg-uneg bisa dikerjakan dan
   diselesaikan dengan cepat dan akurat tentunya. Semoga bidang geotek iagi
   tergugah untuk bisa lebih proaktif lagi dan menjaring narasumber yang
   diperlukan bila memang itu kendalanya.


   
<https://www.facebook.com/groups/iagi4indonesia/permalink/451871914893915/?comment_id=451880204893086&offset=0&total_comments=11><https://www.facebook.com/browse/likes?id=451880204893086>
   - <https://www.facebook.com/cepi.cahyono.7>
   Cepi Cahyono <https://www.facebook.com/cepi.cahyono.7> sama bro nasibnya
   dengan di bidang pertambangan umum, kami sertifikasinya akhirnya ikut
   PERHAPI agar diakui kompetensinya....


   
<https://www.facebook.com/groups/iagi4indonesia/permalink/451871914893915/?comment_id=451881364892970&offset=0&total_comments=11><https://www.facebook.com/groups/iagi4indonesia/451871914893915/?notif_t=group_comment_reply#>
   - <https://www.facebook.com/sadisun>
   Imam A. Sadisun <https://www.facebook.com/sadisun> Seingat saya, saat
   saya ikut duduk sebagai bagian dari dewan sertifikasi dan kebetulan
   menjabat sebagai ketua divisi geologi rekayasa pada kepengurusan yang lalu,
   sertifikasi untuk keahlian khusus geologi teknik sudah pernah diberikan
   untuk sekitar 10-20 anggota IAGI. Sertifikasi ini sebenarnya masih ada
   kelemahan, karena belum mendapatkan legalisasi dari LPJK. Mekanisme dan
   proses sertifikasi geologi sebenarnya sudah siap, hanya saya tidak tau
   apakah saat ini ada pengurus yang ditugaskan khusus untuk menangani hal ini
   atau tidak?


   
<https://www.facebook.com/groups/iagi4indonesia/permalink/451871914893915/?comment_id=451886234892483&offset=0&total_comments=11><https://www.facebook.com/groups/iagi4indonesia/451871914893915/?notif_t=group_comment_reply#>
   - <https://www.facebook.com/irwangeospasia>
   Irwan Susilo <https://www.facebook.com/irwangeospasia> Sama om Cepi
   Cahyono <https://www.facebook.com/cepi.cahyono.7> tim tambang kita masih
   bingung juga mau ngikut siapa.
   Kalau saya dibilang hanya bisa komplain, memang iya, krn iagi di jogja
   kemarin saya juga hanya bisa sebatas usul dan sy lakukan dengan baik2
   sesuai prosedure sebagai wakil iagi ...See
More<https://www.facebook.com/groups/iagi4indonesia/451871914893915/?notif_t=group_comment_reply#>


   
<https://www.facebook.com/groups/iagi4indonesia/permalink/451871914893915/?comment_id=451886271559146&offset=0&total_comments=11><https://www.facebook.com/groups/iagi4indonesia/451871914893915/?notif_t=group_comment_reply#>
   - <https://www.facebook.com/irwangeospasia>
   Irwan Susilo <https://www.facebook.com/irwangeospasia> Benar mas imam
   semestiny kita mengacu ke lpjk karena kita kebanyakan masih bekerja
   kontruksi di indonesia. Setahu saya IAGI belum termasuk dalam assosiasi
   yang diakui di lpjk sebagai assoasiasi profesi khususnya kontruksi
   sebagaiman PII, ISI-Surveyor, MAP-planner, IAI-arsitek, DLL. Mungkin
   langkah pertama adalah sosialisasi ke LPJK buat kesepahaman.


-- 
*"**Good idea is important key to success, "working on it" will make it
real."*

Kirim email ke