Iya mas anggoro, cepat rambat gelombang di kwarsa kan jauh lebih tinggi 
dibanding kerogen. Cepat rambat sangat tergantung dari kandungan  serta volume 
mineral pembentuknya. Dasar ini telah diteliti oleh Fourmaintraux th 1976.
Nyumbang sedikit saja yang saya tau.
Salam.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Anggoro Dradjat <[email protected]>
Sender: <[email protected]>
Date: Tue, 23 Apr 2013 15:42:28 
To: iagi-net<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [iagi-net] Geology dan Geofisika Shale Lanjutan (11)
Dengan nama Allah yang Maha Penyayang,


Menyambung ceritra sebelumnya sifat mekanika pada batuan shale akan berbeda
pada arah sejajar lapisan dan tegak lurus pada perlapisan shale.

Didalam explorasi shale maka yang dicari adalah shale yang banyak
mengandung perselang-selingan antara clay, carbonate/kwarsa dan kandungan
organik. Semakin banyak perselang selingan maka sifat mekanika akan semakin
berbeda secara horizontal dan vertikal.

Vernik melakukan pengukuran sifat mekanika pada data core dari shale pada
formasi Bakken di Amerika utara dengan mengukur cepat rambat gelombang VP
dan VS dengan arah sejajar dan tegak lurus pada bidang perlapisan, kemudian
melakukan ploting antara fraksi volume kerogen terhadap cepat rambat
gelombang P dan S.

Hasil pengukuran pada gelombang Vp menunjukan bahwa cepat rambat arah
vertikal c33 adalah lebih lambat dari kecepatan rambat arah horizontal c11,
perbedaan cepat rambat arah vertikal c33 dan c11 ini terjadi dikarenakan
oleh adanya perubahan fraksi kerogen didalam shale.

Omar Hamdan salah seorang mahasiswa s2 geofisika reservoir UI lulus tahun
2013 ini didalam thesisnya melakukan pemodelan dengan cara extrapolasi
dimana dimodelkan pada kondisi shale tanpa kandungan kerogen  akan
mempunyai cepat rambat gelombang P vertikal yang sama dengan horizontal.

Pada beberapa tulisan sebelumnya, telah ditunjukan bahwa dengan
bertambahnya kandungan organik akan menurunkan cepat rambat gelombang Vs
dan dengan bertambahnya kandungan kwarsa maka akan meningkatkan cepat
rambat Vs.

Perbedaan cepat rambat Vp dan Vs secara vertikal dan horizontal iini
disebabkan oleh perbedaan sifat mekanika secara horizontal dan vertikal
inilah yang akan menyebabkan response amplituda seismik yang berbeda
terhadap kandungan kerogen didalam shale.

Fatrial Bahesti anggauta milis  IAGI kita lulus S2 ITB 2013 bimbingan Prof
Edi Subroto,  membahas shale, pada salah satu gambar didalamnya menunjukan
bahwa shale-shale yang prospektif adalah yang bersifat anisotropy seperti
tumpukan papan, sedangkan shale yang tidak prospektif adalah yang seperti
kayu glondongan.

Kalau didalam suatu shale tebal dengan sisipan-sisipan organik dan
kwarsa/karbonate maka zona sisipan (zona anisotropi) secara teoritis
ataupun kalau data seismiknya cukup baik maka  akan dapat memberikan respon
aomaly..

Seismik gather sweet spot response dari shale adalah merukan response dari
sifat anisotropi yang terdapat padanya. Masalah ini akan kita bahas nanti
selanjutnya.


Salam
Anggoro Dradjat

Kirim email ke