Terimakasih banyak Pak atas sharingnya,
Dalam kasus gunung padang ini jika di hipotesa kan sebagai man made (?)  alias 
"bukan" merupakan bentukan kerucut volkanik,
Apapun posisi columnar jointnya mungkin tetap akan di interpretasikan bukan 
posisi alamiah Pak.
Semakin menarik dan menghibur diskusinya.

Best regards,

Gozali

Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile

-----Original Message-----
From: yustinus yuwono <[email protected]>
Sender: <[email protected]>
Date: Sun, 5 May 2013 01:04:53 
To: iagi-net<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [iagi-net] Kekar kolom
Rekan-rekan,
Ijinkan saya sharing, mudah2an bisa bermanfaat, terutama para geologiwan
muda yang bekerja di lapangan volkanik.
Ini ada contoh foto singkapan bagus yang dikirim seorang milis berupa
singkapan kekar kolom, ini saya attach.

Secara teoritis kekar kolom adalah kekar yang diakibatkan dari proses
pendinginan batuan beku, umumnya terjadi pada batuan beku ekstrusif maupun
intrusi hypabysal. Sumbu memanjang dari kekar kolom secara teoritis umumnya
tegak lurus atau hampir tegak lurus terhadap bidang kontak pendinginan.
Kalau sumbu memanjangnya vertikal, berarti bidang kontak pendinginan- nya
horisontal atau sebaliknya. Misalnya saja ada aliran lava yang cukup tebal
yang mengalir pada lembah dengan dinding yang tegak di kanan- kirinya. Maka
tidak mengherankan kalau pada unit lava flow ini akan terbentuk kekar kolom
yang berbeda- beda arahnya yang mengikuti hukum tegak lurus terhadap bidang
pendinginan. Bagian samping akan horisontal, bagian tengah/ bawah akan
vertikal. Begitu pula untuk volcanick neck, bagian atas/ pinggir berarah
horisontal, bagian tengah/bawah akan vertikal. Ini fenomena yang umum
dijumpai di volcanick terrain. Singkapan volcanick neck yang sering
dijumpai umumnya kekar kolomnya vertikal, karena bagian pinggir yang
horisontal biasanya sudah jatuh ke bawah, tinggal bagian tengahnya saja
(yang kekar kolomnya vertikal) yang masih resisten. Atau bisa juga erosinya
sudah sangat dalam, sehingga bagian kekar kolom yang horisontal sudah
hilang tererosi, tinggal bagian tengah/ bawah yang vertikal yang masih
tersisa. Dyke dan sill juga sering memperlihatkan struktur kekar kolom yang
arahnya lebih sederhana (hanya satu arah) dibandingkan pada neck dan lava
flow.
Mungkin sharing singkat ini bisa bermanfaat.
Salam,
Yatno

Kirim email ke