Abah , kalau ditanya siapa yg salah saya gak bisa Jawab , Coba Tanyakan Kepada Rumput yg bergoyang........ Kita itu sering dengar kalau kekurangan Tenaga ( khususnya G&G ) khususnya di industri Migas , tapi disisi lain banyak lulusan yg tidak terserap......gimana ya caranya agar terjadi keseimbangan antara suply dan demand ........ ISM
> Is > > Ini sih bukan berita baru , sudah terlihat trendnya dari > sepuluh tahun yang lalu. Salah siapa ya ? > > si Abah > > > ________________________________ > From: "[email protected]" <[email protected]> > To: [email protected] > Sent: Thursday, May 30, 2013 9:40 AM > Subject: [iagi-net] Pengangguran Sarjana 360.000 Orang > > > Kita sering mendengar kalau masih kekurangan tenaga geologi > , > Gimana ya dg Geologist thd data BPS ini , apa juga masih ada > yg > nganggur dg semakin dikenalnya geologi dan semakin banyaknya > Jur Geologi di buka dibeberapa PT, berapa sih kira kira > lulusan > Geologi sekarang ini pertahunnya. > ISM > > > > > PENGANGGURAN SARJANA 2013 Tercatat 360.000 Orang > BISNIS.COM, GARUT--Jumlah pengangguran sarjana pada Februari > 2013 tercatat mencapai 360.000 orang atau 5,04% dari total > pengangguran 7,17 juta orang. > Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar > mengatakan data tersebut berdasarkan catatan Badan Pusat > Statistik > Dengan demikian para sarjana lulusan perguruan tinggi tak > bisa > lagi hanya mengandalkan ijazah dalam mencari pekerjaan, > "Namun harus memilki kompetensi dan keterampilan kerja agar > dapat terserap pasar kerja," ujarnya seperti dikutip Antara, > Rabu (29/5/2013). > Kesempatan kerja di Indonesia, menurut Muhaimin, masih > terbuka > namun sangat kompetitif. > Karena itu para sarjana harus melengkapi kemampuannya dengan > kompetensi kerja sehingga bisa dengan mudah menentukan > lapangan > pekerjaan yang sesuai dengan bakat, minat dan keinginannya. > Muhaimin juga mengingatkan dunia pendidikanlah yang harus > secara cepat menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia kerja > yang sangat dinamis. > "Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya mampu melahirkan > sarjana formal yang berpikir secara intelektual, disiplin, > tertib dan teratur, tekun dan berani secara riset dalam > dunia > pendidikan tapi harus siap menyongsong dunia kerja," > katanya. > Perguruan tinggi juga harus mampu melahirkan pribadi-pribadi > yang memiliki etos kerja dan motivasi yang tinggi, kreatif > dan > inovatif, mampu dengan cepat menyesuaikan keterampilan dan > keahliannya dengan kebutuhan dunia kerja. > "Lulusan perguruan tinggi harus mempunyai > kompetensi-kompetensi > yang sesuai dengan kebutuhan stakeholder, yaitu harus > memenuhi > kebutuhan profesional, kebutuhan masyarakat, kebutuhan dunia > kerja dan kebutuhan generasi masa depan," kata Muhaimin. > (ra) > > > > ___________________________________________________________ > indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id ___________________________________________________________ indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id

