Ikut nimbrung, 
Tentang suply - demand Kalau  menurut saya survey yearly harus dilakukan 
realnya seperti apa sih, jangan kita dorong terus jurusan GnG berdiri di-mana2 
tanpa perhitungan yang reasonable. Dalam hal ini sepertinya IAGI paling 
berkompeten untuk melakukannya, yang mana nantinya akan menjadi masukan bagi 
kementrian Pendidikan dalam membuat planning dan approval berdirinya jurusan 
GnG. 

Kenapa harus IAGI? Jelas anggotanya sebagai pelaku profesi dan bisnis dalam 
bidang ini akan yg paling tahu duanianya. Disamping itu perangkat organisasinya 
cukup tersebar hampir diseluruh pelosok Nusantara. 

Kalau ga salah itu juga yg pernah saya dengar yg pernah dilakukan IDI. 

Salam, 
ars



Sent from my iPad

On 30 Mei 2013, at 06:47, <[email protected]> wrote:

> 
> Abah , kalau ditanya siapa yg salah saya gak bisa Jawab , Coba
> Tanyakan Kepada Rumput yg bergoyang........
> Kita itu sering dengar kalau kekurangan Tenaga ( khususnya  G&G
> ) khususnya di industri Migas , tapi disisi lain banyak lulusan
> yg tidak terserap......gimana ya caranya agar terjadi
> keseimbangan antara suply dan demand ........
> ISM
> 
> 
>> Is
>> 
>> Ini sih bukan berita baru , sudah terlihat trendnya dari
>> sepuluh tahun yang lalu. Salah siapa ya ?
>> 
>> si Abah
>> 
>> 
>> ________________________________
>> From: "[email protected]" <[email protected]>
>> To: [email protected]
>> Sent: Thursday, May 30, 2013 9:40 AM
>> Subject: [iagi-net] Pengangguran Sarjana 360.000 Orang
>> 
>> 
>> Kita sering mendengar kalau masih kekurangan tenaga geologi
>> ,
>> Gimana ya dg Geologist thd data BPS ini , apa juga masih ada
>> yg
>> nganggur dg semakin dikenalnya geologi dan semakin banyaknya
>> Jur Geologi di buka dibeberapa PT, berapa sih kira kira
>> lulusan
>> Geologi sekarang ini pertahunnya.
>> ISM
>> 
>> 
>> 
>> 
>> PENGANGGURAN SARJANA 2013 Tercatat 360.000 Orang
>> BISNIS.COM, GARUT--Jumlah pengangguran sarjana pada Februari
>> 2013 tercatat mencapai 360.000 orang atau 5,04% dari total
>> pengangguran 7,17 juta orang.
>> Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar
>> mengatakan data tersebut berdasarkan catatan Badan Pusat
>> Statistik
>> Dengan demikian para sarjana lulusan perguruan tinggi tak
>> bisa
>> lagi hanya mengandalkan ijazah dalam mencari pekerjaan,
>> "Namun harus memilki kompetensi dan keterampilan kerja agar
>> dapat terserap pasar kerja," ujarnya seperti dikutip Antara,
>> Rabu (29/5/2013).
>> Kesempatan kerja di Indonesia, menurut Muhaimin, masih
>> terbuka
>> namun sangat kompetitif.
>> Karena itu para sarjana harus melengkapi kemampuannya dengan
>> kompetensi kerja sehingga bisa dengan mudah menentukan
>> lapangan
>> pekerjaan yang sesuai dengan bakat, minat dan keinginannya.
>> Muhaimin juga mengingatkan dunia pendidikanlah yang harus
>> secara cepat menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia kerja
>> yang sangat dinamis.
>> "Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya mampu melahirkan
>> sarjana formal yang berpikir secara intelektual, disiplin,
>> tertib dan teratur, tekun dan berani secara riset dalam
>> dunia
>> pendidikan tapi harus siap menyongsong dunia kerja,"
>> katanya.
>> Perguruan tinggi juga harus mampu melahirkan pribadi-pribadi
>> yang memiliki etos kerja dan motivasi yang tinggi, kreatif
>> dan
>> inovatif, mampu dengan cepat menyesuaikan keterampilan dan
>> keahliannya dengan kebutuhan dunia kerja.
>> "Lulusan perguruan tinggi harus mempunyai
>> kompetensi-kompetensi
>> yang sesuai dengan kebutuhan stakeholder, yaitu harus
>> memenuhi
>> kebutuhan profesional, kebutuhan masyarakat, kebutuhan dunia
>> kerja dan kebutuhan generasi masa depan," kata Muhaimin. 
>> (ra)
>> 
>> 
>> 
>> ___________________________________________________________
>> indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id
> 
> 
> 
> ___________________________________________________________
> indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id
> 
> 

Kirim email ke