Abah , kebiasaan kalau beli mobil itu kan beli merk biar kalau dijual kembali tdk drop harganya , bukan speknya.....jadi yg sulit bukan bikinnya mobil tapi memasarkannya.kalah dg merk merk yg sudah lama eksis duluan ...........Sedangkan kalau mobil listrik itu tujuannya lebih ke pengurangan penggunaan BBM , tinggal distrum pakai listrik dari batubara , gas atau geothermal, hidro...dll
ISM > > > Pak Hadiyanto > > Bener juga , naik sepeda sih saya ndak pernah baik buatan >  LN maupun surabaya sudah wedi karo metromini dan motor, > esemka ndak bisa beli wong ndak ada yang jual . > > Katanya Dahlan Iskan niiiih , membangun industri otomotif DN > saat ini riskan , kita susah bersaing , dia mengambil contoh > Malaysia dengan PROTON-nya , yang ternyata (kata DI) > sekarang sedang susah !!! Apa bener , ndak tahu. Makanya dia > menggenjot mobil listrik. > Tapi yang jelas memang di Indonesia Proton  kurang baik > pasarannya. > > si Abah > > > ________________________________ > From: Hadiyanto Sapardi <[email protected]> > To: [email protected] > Sent: Thursday, June 27, 2013 11:21 AM > Subject: RE: [iagi-net] Di Amerika perlu 307 hari untuk ijin > ngebor > > > > Abah > Sementara itu kita masih seneng naik sepeda buatan LN dp > naik sepeda buatan Surabaya. Mobilpun begitu, mobil ES EM KA > pun nggak demen⦠ > Salam > HD >  > From:[email protected] [mailto:[email protected]] On > Behalf Of Yanto R. Sumantri Sent: Thursday, June 27, 2013 > 8:47 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net] Di Amerika perlu 307 hari untuk ijin > ngebor  >  > Betul Pak Koesoema. >  > Prinsip "kalau bisa import murah kenapa tidak". > ini 100 % pemikiran liberal. >  > Akibatnya al: >  > 1.Produsen DN akan secara bertahap mati dan akhirnya TI - > mati . > Menurut ajaran liberalisme , ya biarin saja mati , kan > mereka bisa melakukan usaha usaha al. menjadikan produksi > barangnya lebih atau pindah kebisnis/usaha lain yang muncul > karena ada "opportunity" yang lebih baik.  > Artinya , secara sadar kita HARUS rela melihat petani padi > kita , peternak sapi , peternak susu, garment , usaha sepatu > /kulit  dan banyak lagi usaha lain mati karena kalah > bersaing dengan barang/ jasa sejenis impor.  > 2.Rakyat dapat dan mampu membeli barang impor yang murah > kalau dia mempunyai daya beli .Nah kalau usaha dia saja > hancur apakah mereka masih memiliki daya beli yang mumpini > ??  > 3. Fakta saat ini saja "kesempatan kerja" masih terbatas , > masih banyak rakyat dalam usia produktif yang nganggur , > setengah nganggur . Kalau ditambah lagi dengan matinya > sektor sektor yang mati karena kalah bersaing dengan barang > impor terus bagaimana ? Apa kita ekspor TKI se-banyak2 nya > ? >  > Apakah liberalisme masih cocok utk Indonesia.Saya kira > jawabannya "TIDAK".  > si Abah >  > > ________________________________ > > From:"[email protected]" <[email protected]>a > To: [email protected] > Sent: Wednesday, June 26, 2013 4:24 PM > Subject: Re: [iagi-net] Di Amerika perlu 307 hari untuk ijin > ngebor > > Kalau lebih murah import, mengapa tdk? Itu jiwa kapitalisme > persaingan pasaran bebas. Dan Indonesia sudah menganut ini > sejak reformasi. Makanya di Amerika harga barang buatan Cina > murah, import terus sampai biar perdagangannya defisit terus > RPK > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "Ismail Zaini" <[email protected]> > Sender: <[email protected]> > Date: Wed, 26 Jun 2013 06:37:57 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net] Di Amerika perlu 307 hari untuk ijin > ngebor > > Betul sdh masuk globalisasi semuanya bisa import namun > apakah semuanya harus import > > > Salam > > Ism > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: [email protected] > Sender: <[email protected]> > Date: Wed, 26 Jun 2013 03:05:12 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net] Di Amerika perlu 307 hari untuk ijin > ngebor > > Kalian itu tdk sadar bahwa negara kita ini sudah menerima > globalisasi perekonomian, alias free-trade dan free-market > economy, sehingga mau import export apapun boleh, import > cabe, garam, export TKI-geologist, import engineers, ya > bawang, ya sapi dan apa saja. Ya kalau petani garam kalah > murah harga garamnya, ya dia itu tdk eficient. Itulah free > market economy dan segala akibatnya. Kalau izin pemboran itu > lama, ya lama2 juga akan ditinggalkan perusahaan explorasi, > hengkang ke negara lain. Jadi terimalah kebijakan ekonomi > pemerintah kita dengan segala konsekwensinya. RPK > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: [email protected] > Sender: <[email protected]> > Date: Wed, 26 Jun 2013 02:44:19 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net] Di Amerika perlu 307 hari untuk ijin > ngebor > > > Koh Lim kalau cabe harganya dinaikkan apa ya konsumsine bisa > turun??? > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -----Original Message----- > From: "Ismail Zaini" <[email protected]> > Sender: <[email protected]> > Date: Wed, 26 Jun 2013 02:41:01 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net] Di Amerika perlu 307 hari untuk ijin > ngebor Pemerintah mau Impor Cabe dari Cina , lha wong cabe > saja kok impor {kompas pagi ini} , Kalau crude dan BBM > sdh lama impor , apalagi kalau semakin turun saja liftingnya > impornya semakin besar krn konsumsinya semakin tinggi . > Nyari minyaknya semakin sulit pakai minyaknya semakin banyak > krn diversifikasi nggak jalan krn minyaknya murah > > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: [email protected] > Sender: <[email protected]> > Date: Wed, 26 Jun 2013 01:57:27 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net] Di Amerika perlu 307 hari untuk ijin > ngebor > > > Iya Mas Band, selama ini nyiapi lokasi paling cepet satu > tahun, kalau masuk wilayah kehutanan bisa ber-tahun2. Dengan > UU Pertanahan yang baru untuk pembebasan tanah lokasi bisa > memakan waktu 400an hari. Prof Rudy Rub bingung kali > mengupayakan cara mempercepat penyiapan lokasi, kalau nabrak > UU ya tak ada KKKS yg berani bisa dipidanakan. Ya kedepan > pemboran makin sulit tidak hanya geologinya tapi juga > dokumen perijinannya...... > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -----Original Message----- > From: [email protected] > Sender: <[email protected]> > Date: Wed, 26 Jun 2013 01:47:14 > To: Iagi<[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net] Di Amerika perlu 307 hari untuk ijin > ngebor Meskipun dilakukan secara simultan? > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: [email protected] > Sender: <[email protected]> > Date: Wed, 26 Jun 2013 01:41:27 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net] Di Amerika perlu 307 hari untuk ijin > ngebor > > Untuk membor (migas) suatu lokasi dulu ada 14 dokumen > persetujuan mulai dari kontrak/psc, wp&b (pod bila > berproduksi), AFE, pengadaan, UPL/UKL atau Amdal, Pembenasan > tanah, pembuatan lokasi, SILO (surat ijin layak operasi) > untuk rig, dsb. Semuanya ini bisa selesai lebih dari > setahun. Dengan Otda makin banyak persetujuan dan makin > ribet. > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -----Original Message----- > From: [email protected] > Sender: <[email protected]> > Date: Wed, 26 Jun 2013 01:34:35 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net] Di Amerika perlu 307 hari untuk ijin > ngebor Saya kira yg dimaksud drilling permit itu termasuk > mendapatkan blok di Federal Land, bukan izin ngebornya > sendiri. Kalau di lahan private tdk perlu izin. RPK > RPK > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: [email protected] > Sender: <[email protected]> > Date: Wed, 26 Jun 2013 01:19:24 > To: Iagi<[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net] Di Amerika perlu 307 hari untuk ijin > ngebor > > Apakah pemeriksaan alat bor sampai makan waktu 10 bulan, > sampai sekrup yang kecil dsb? Atau masalah perijinan tentang > lingkungan dan kehutanan? Mungkin kalau metode perijinan > tidakber-belit2, ijin akan cepat diberikan. Atau hal lain > yang menyebabkan mundur? > Salam. > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> > Sender: <[email protected]> > Date: Wed, 26 Jun 2013 00:05:03 > To: IAGI<[email protected]>; > <[email protected]>; > Indoenergy<[email protected]> Reply-To: > [email protected] > Subject: [iagi-net] Di Amerika perlu 307 hari untuk ijin > ngebor > Pasti banyak yg ngeluh bahwa ijin ngebor di Indonesia itu > berbelit dan perlu waktu lama. Namun banyak yang ngga ngeh > di Amerikapun ijinnya perlu 307 hari ! > Tentunya bukan sebagai alasan pembenaran, tetapi itu > semestinya bukan keluhan yang dipakai untuk mengundurkan > komitment pengeboran sumur eksplorasi ! > > RDP > ===================By Penny Starr > ) > Panel: In Time it Takes Feds to Approve Oil-Drilling Permits > You Could Watch âDie Hardâ 3,349 Times > April 19, 2013 - 4:07 PM > (CNSNews.com) â The House Committee on Natural Resources > revealed on Wednesday that the time it > takes to obtain a permit for oil and gas exploration on > state lands is about 12 to 15 days â a short time > compared with the average 307 days to obtain a permit for > onshore > drilling on federal land. > That means a person could watch the movie âDie Hardâ > 3,349 times, according to the committee, which > provided facts at the hearing to demonstrate just how > lengthy the wait is for a federal drilling permit. > In addition to the âDie Hardâ example, a handout > provided by the committee, showed one could: > -- Drive from Washington, D.C., to Los Angeles 154 times > -- Travel to Mars and back â 150 days each way > -- Hike the Appalachian Trail two times > Using the average 307-day federal permitting wait time, > provided by the Bureau of Land Management, and data provided > by individual > oil-producing > states, the committee handout said that in the time it takes > to get a federal permit, 30 state permits could be granted > in North Dakota. Although the U.S. Department of Interior is > in charge of granting > drilling permits on federal land, the BLM was the source for > the > average permitting > timeframe, according to the committee. > In his opening remarks, the committee chairman, Rep. Doc > Hastings (R- Wash.) said the time it takes to get a federal > permit has nearly > doubled > from the 154 days it took for the process in 2005. > âRegulatory hurdles, long delays, and policies that keep > federal lands under lock-and-key have become all too > common,â Hastings said. âAs a result, federal oil and > natural gas production has declined.â > Ranking Democrat Rep. Raul Grijalva (D-Ariz.) defended the > Obama > administration by disputing Hastingsâ claim, but did not > cite any source for his > statistics. > âDespite the claims of the majority, [oil] production from > federal lands onshore is also increasing,â Grijalva said. > âLast year oil production from > federal lands onshore was 8 percent higher than in 2011.â > âIt was 16 percent higher than at the end of the Bush > administration. And production from Indian lands has > increased three fold from the last year of > the Bush administration,â Grijalva said. > According to a March 7 Congressional Research Service > report, however, the increase in oil production on > non-federal lands and production on federal lands is down. > âOn non-federal lands, there were modest fluctuations in > oil > production from fiscal years (FY) 2008-2010, then a > significant > increase from FY2010 > to FY2012 increasing total U.S. oil production by about > 1.1million barrels per day over FY2007 production levels,â > the report summary states. > âAll of the increase from FY2007 to FY2012 took place on > non-federal lands, and the federal share of total U.S. crude > oil production fell by about > seven percentage points.â > > > > RDP > > -- > "Control yourself, and you got freedom" ___________________________________________________________ indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id

