Setelah ngubeg-ubeg migas, kpk mulai "melirik", pertambangan.
Secara moral anggota IAGI, MGEI memiliki tanggung jawab pada pengelolaan
(ekstraksi) SDA di Indonesia.

Saat ini saya sdg di Sekayu, Banyuasin, memberikn lokakarya bersama Lembaga
Pers Dr Soetomo ttg peliputan industri hulu migas. Mungkin ada yg mengamati
kasus pencurian minyak. Dan ternyata selain melubangi pipa, ada puluhan
"rig" pengeboran liar disekitar lapangan migas .

Rovicky

kajian KPK : 50 persen perusahaan tambang batu bara dan nikel tidak
membayar royalti ke negara
http://m.tempo.co/read/news/2013/09/05/063510628/Abraham-Samad-Rudi-Rubiandini-Orang-Serakah

Kamis, 05 September 2013 | 14:17 WIB

Abraham Samad: Rudi Rubiandini Orang Serakah

TEMPO.CO, Yogyakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham
Samad menilai bekas Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha
Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Rudi Rubiandini, orang yang serakah.
"Gaji sebagai Kepala SKK Migas Rp 220 juta sebulan, dan gajinya sebagai
Komisaris Bank Mandiri senilai Rp 75 juta, tapi masih menerima suap," kata
Abraham saat menyampaikan kuliah umum di depan mahasiswa baru Program
Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Kamis, 5 September 2013.

Abraham menganggap Rudi seharusnya bisa menolak suap karena sudah
mendapatkan fasilitas lengkap dari negara dan memiliki pendapatan tinggi.
Abraham menilai pejabat negara dengan gaji besar dan fasilitas mewah yang
melakukan korupsi memiliki sifat tamak. Kata dia, korupsi dilakukan bukan
karena kebutuhan, tapi keserakahan. "Gaji Rp 300-an juta sebulan itu, kan,
tidak habis dimakan. Ini karena dia punya sifat tamak," ujar Abraham.

Dia menjelaskan, kejahatan korupsi bisa dilakukan dengan dua motivasi,
yakni keserakahan atau karena kebutuhan. Bagi Abraham, koruptor dari
kalangan pegawai negeri sipil golongan terendah, yang hanya bergaji Rp 2
jutaan per bulan, melakukan kejahatan ini dengan motivasi kebutuhan. Untuk
PNS rendahan seperti itu, menurut dia, bisa dicegah agar tidak melakukan
korupsi, yaitu dengan menyetarakan gajinya sesuai standar kebutuhan di
daerahnya saja.

Kata Abraham, sektor tambang dan migas selama ini memang menjadi lahan
korupsi banyak pejabat pembuat kebijakan yang serakah. Tidak mengherankan,
kata dia, hasil kajian KPK menyimpulkan 50 persen perusahaan tambang batu
bara dan nikel tidak membayar royalti ke negara. "Mereka hanya memberi
upeti ke gubernur dan bupati. Makanya sebagian bupati di Kalimantan mobil
mewahnya bisa 25 berjejer, tapi puskesmas dan sekolahannya hancur," ujar
dia.

Abraham juga menganggap ....

Sent from my Windows Phone

----------------------------------------------------
Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013)
The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition
Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

Kirim email ke