All,
Memang kelihatannya ada perbedaan pendapat yg sangat mendasar yg saya
pahami sejak bberapa waktu yl.

Saat itu didiskusikan soal apakah "barang" yg dilihat di seismik itu adalah
hasil interpretasi atau seperti kita melihat foto...
Ini mungkin latar belakang ini yg menimbulkan kenapa ada perbedaan
pengertian mengenai konsep "masih hipothesis" atau "sudah conclusive"....


Salam,

On Tuesday, October 1, 2013, yustinus yuwono wrote:

> Mungkin anda tidak membaca tanggapan dari teman2 lain di milis ini,
> misalnya dari rekan saya Awang Harun, serta yang lainnya?
>
> Salam,
> YSY
>
>
> 2013/10/1 Danny Hilman Natawidjaja <[email protected]>
>
> Hipothesis apa atau yang mana ya Pak?****
>
> Ini beda pemakaian istilah  kayanya.  Sepemahaman saya hipothesis itu ada
> di awal penelitian.  Orang setelah melakukan penelitian, apalagi sudah
> tahap lanjut, maka hasil data-analisa-interpretasinya tidak lagi dalam
> tahap ber-hipothesis, menurut hemat saya.  Masalah sependapat atau tidak
> lain perkara.  Nanti orang yang berinterpretasi atau berkeyakinan bulat
> bahwa di bawah Situs Gunung Padang itu tidak ada ‘apa-apanya’ tanpa
> ditunjang  (analisa) data subsurface sama sekali disebutnya apa dong?  Masa
> mau disebut ber-imajinasi atau ber-halusinasi pak.  Nanti orangnya marah.*
> ***
>
> ** **
>
> Salam****
>
> DHN****
>
> ** **
>
> ** **
>
> ** **
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On Behalf Of 
> *yustinus
> yuwono
> *Sent:* 01 Oktober 2013 16:14
> *To:* iagi-net
> *Subject:* Re: [iagi-net] SITUS GUNUNG PADANG : TEMUAN REAKTOR
> HYDROELECTRIC DI PERUTNYA****
>
> ** **
>
> Danny yang baik,****
>
> Yang mulai meng-analogi dengan explor HC kan anda sendiri. Sekarang rekan2
> HC (Awang dkk) telah menjelaskan dengan baik (menurut saya). Juga rekan
> miner ikut menjelaskan. Saya urun dikit: Di Oil Company yang saya dengar
> (dari P Koesoema) berlaku kiat: banyak yang tidak ngebor lapangannya,
> meskipun sudah segudang data geofisik yang menunjang adanya HC di tempat
> tersebut kenapa? Karena belum terbukti ada HC nya, supaya harga jual
> lapangan tetap tinggi ya gak usah di bor dulu. Karena kalo sudah di bor
> ternyata kosong, harga jual akan anjlok alih-2 dapat untung malah buntung
> (rugi), data geofisik yang mungkin harganya milyaran itu baru sekedar tool,
> bukan real evidence. Jadi ya apapun itu selama belum "proven" saya
> menganggap masih hypothesis saja.****
>
> Salam,****
>
> YSY****
>
> ** **
>
> 2013/9/26 <[email protected]>****
>
> Ooo begitu.****
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®****
> ------------------------------
>
> *From: *kamsul hidayat <[email protected]> ****
>
> *Sender: *<
>
>

----------------------------------------------------

Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013)

The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition

Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/

----------------------------------------------------

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact

----------------------------------------------------

Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:

Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta

No. Rek: 123 0085005314

Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Bank BCA KCP. Manara Mulia

No. Rekening: 255-1088580

A/n: Shinta Damayanti

----------------------------------------------------

Subscribe: [email protected]

Unsubscribe: [email protected]

----------------------------------------------------

DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 

posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 

In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited

to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 

from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 

any information posted on IAGI mailing list.

----------------------------------------------------

Kirim email ke