Rekans, Saya kira yang namanya "best engineering practice" itu seharusnya melekat pada setiap individu profesional... dan ini berlaku mulai dari pengajuan prospek (perkiraan sumber daya tidak digelembungkan hanya supaya prospeknya dibor), rencana pengembangan lapangan (cadangannya tidak digelembungkan hanya supaya ekonomis) sampai tahapan produksi (memproduksi melewati batas ideal dari sisi kinerja reservoir maupun desain fasilitas)...
Terkait soal MER ini, sebagiknya kita melihat dari konteks Indonesia saat ini yang sudah berbeda: - bahwa target yang dipasang pemerintah/perlemen di APBN itu seringkali malah lebih tinggi daripada target yang diusulkan oleh SKK Migas. Karena "tarikan" dari target APBN ini, maka seringkali target SKK Migas juga lebih tinggi dari target yang dipasang Operator - uniknya, target yang lebih rendah dari SKK Migas maupun Operator ini seringkali juga dikritisi sebagai target yang "aman" saja... alias dianggap kurang "usaha" untuk menaikkan produksi Kelihatan bahwa saat ini posisi yang ingin menggenjot produksi sekarang malah dari sisi Pemerintah dan bukan di Operator seperti jaman dahulu. Jadi saya bingung di mana yang disebut "pertempuran" dan uji "nasionalisme" itu.... salam, On 11/15/13, Yanto R. Sumantri <[email protected]> wrote: > Rasanya dalam kontraknya tidak secara spesifik disebutkan MER. > Akan tetapi dalam praktek tentunya dri sejak BKKA/BPPKA/Dit MPS/BP Migas dan > SKK Migas tentunya prinsip ini akan terus dijadikan suatu panduan. > > Nah , yang berbeda tentunya adalah kepentingan KKKS dengan Pemerintah (cq > badan badan yang saya sebutkan diatas.) . Dan saya rasa disinilah antara > ponggawa KKKS dengan dari Pemerintah beradu "kesaktian" yaitu beradu ilmu > "tekno ekonomi" baik dari segi geologi , reservoir , teknik produksi dsb. > > Juga kalau tidak salah dalam tiap usulan POD ada minimum "government intake" > yang harus dipenuhi agar POD disetujui. > > Nah dalam "pertempuran" seperti inilah diuji baik ilmu maupun "nasionalisme" > dari ponggawa SKK Migas (saat ini). > Nah , bagaimana dengan staf nasional yang bekerja di KKKS ? > Berpulang kepada masing masing pribadi untuk melakukan tugas keprofesiannya > dengan keyakinan yang ada. Wallahuallam ? > > si Abah > > > > > > On Thursday, November 14, 2013 4:48 PM, Rovicky Dwi Putrohari > <[email protected]> wrote: > > Maximum Efficient Rate (MER) means the maximum sustainable daily oil or gas > withdrawal rate from a reservoir which will permit economic. > Di Malaysia ada pembatasan Withdrawl rate, sehingga tidak semua cadangan > akan dihabiskan pada saat kontrak habis. > > Bagaimana dalam penyusunan POD di Indonesia? > > Apakah hal ini dibicarakan juga ? > > Background. > Setiap lapangan memiliki kapasitas tertentu sehingga dapat diproduksikan. > Lapangan bisa saja digenjot disedot dengan kapasitas maksimumnya dengan > segera. Secara ekonomis tentunya akan mendapatkan NPV (Net Present Value) > yang lebih baik. Namun konsenkuensinya kondisi reservoir "terkorbankan". > Itulah sebabnya ada teori "withdrawal rate" (laju pengurasan), dimana ada > pembatasan karena secara ilmiah diperlukan untuk menjaga supaya reservoir > tidak rusak, selain itu, dalam sistem kontrak dalam jangka waktu tertentu > akan membatasi jumlah minyak yang dapat diambil selama masa kontrak. Ini > akan melindungi negara tuan rumah pemilik lapangan nantinya apabila kontrak > pengelolaan sudah habis masanya. > > Salah satu tambahan dan perkembangan dari teori ini adalah MER, dimana ada > tolok ukur lain yaitu keekonomian. DImana ini akan melindungi kontraktor > pengelola lapangan supaya tetap dapat mengelola lapangan sesuai dengan > keekonomiannya. > > Salam > > > > Rdp > > -- > "Tidak ada satu cara terbaik untuk menyelesaikan masalah bangsa. Tapi pasti > ada satu langkah kemajuan bila anda ikut serta memperbaikinya". > ---------------------------------------------------- > Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013) > The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition > Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/ > ---------------------------------------------------- > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact > ---------------------------------------------------- > Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > ---------------------------------------------------- > Subscribe: [email protected] > Unsubscribe: [email protected] > ---------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. > In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not > limited > to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the > use of > any information posted on IAGI mailing list. > ---------------------------------------------------- > ---------------------------------------------------- > > Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013) > > The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition > > Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/ > > ---------------------------------------------------- > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact > > ---------------------------------------------------- > > Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > > No. Rek: 123 0085005314 > > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > > No. Rekening: 255-1088580 > > A/n: Shinta Damayanti > > ---------------------------------------------------- > > Subscribe: [email protected] > > Unsubscribe: [email protected] > > ---------------------------------------------------- > > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. > > In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not > limited > > to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting > > > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the > use of > > any information posted on IAGI mailing list. > > ---------------------------------------------------- > > ---------------------------------------------------- Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013) The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/ ---------------------------------------------------- Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact ---------------------------------------------------- Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti ---------------------------------------------------- Subscribe: [email protected] Unsubscribe: [email protected] ---------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ----------------------------------------------------

