Pertanyaan buat Pak Dhe Ketua.

Kalau sumur rumah tangga umumnya 20-an m.
Kenapa harus sumur lebih dalam 100-200m.

1.949 sumur resapan akan dibangun!!
Peluang usaha jasa pengeboran dangkal lho.
Saya lihat di daerah Pramuka-Pemuda sudah berdiri beberapa
rig pengeboran air.


KAMIS, 14 NOVEMBER 2013 | 07:39 WIB
Sumur Resapan Jakarta Tak Mampu Serap Banjir

*TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Ketua Umum Ikatan Ahli Geologi
Indonesia, Rovicky Dwi Putrohari, tidak yakin sumur resapan mampu
mengurangi banjir di Jakarta. Sebab, kedalaman sumur resapan Jakarta hanya
60 meter. “Kalau dilihat dari aspek teknis, tidak banyak yang bisa
diserap,” katanya kepada*Tempo*, Rabu, 13 November 2013 . Ketika hujan
turun, tanah menjadi jenuh. “Sumur pendek tak mampu menyerap.”

Jika ingin menyerap air banjir, Rovicky menyarankan untuk menggunakan sumur
dengan kedalaman di atas 100 meter. “Dengan menggunakan pompa injeksi mampu
menyerap banjir,” ujarnya.

Rovicky juga menilai sumur resapan tidak terlalu signifikan dalam mengatasi
genangan air. Jika hujan normal, genangan bisa dikurangi. “Tapi kalau hujan
besar, sumur resapan tidak mampu menyerap,” kata Rovicky. Ia juga tak yakin
sumur resapan mampu menjaga permukaan tanah dari penurunan karena sangat
dangkal.  Menurut dia, harus menggunakan sumur dalam yang lebih dari 100
sampai 200 meter.

Air tanah dalam, Rovicky menambahkan, diduga menjadi penyebab penurunan
permukaan tanah di Jakarta. “Dengan sumur resapan yang dangkal tidak akan
sampai ke dalam tanah,” ujar Rovicky. Meski begitu, Rovicky masih melihat
adanya sisi positif dari pembangunan sumur resapan. “Secara non-teknis
bagus. Bisa menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat dalam mengelola air,”
ujar Rovicky.

Pemerintah DKI Jakarta tengah bergerak cepat dalam pembangunan sumur
resapan. Rencananya, 1.949 sumur resapan akan dibangun. Adapun biaya yang
dianggarkan untuk proyek tersebut senilai Rp 1,2 miliar. (Baca: Hujan
Sisakan 25 Genangan, Jakarta
Macet<http://www.tempo.co/read/news/2013/11/13/214529419/Hujan-Sisakan-25-Genangan-Jakarta-Macet>
 dan Tiga Perumahan di Tangerang Masih
Banjir)<http://www.tempo.co/read/news/2013/11/14/083529505/Tiga-Perumahan-di-Tangerang-Masih-Banjir>
-- 
***********************************
Amir Al Amin
Operations/ Wellsite Geologist
(62)811592902
amir13120[at]yahoo.com
amir.al.amin[at]gmail.com
************************************

----------------------------------------------------

Joint Convention Medan 2013 (JCM 2013)

The 38th HAGI and 42nd IAGI Annual Convention & Exhibition

Register Now! http://www.jcm2013.com/registration/

----------------------------------------------------

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact

----------------------------------------------------

Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:

Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta

No. Rek: 123 0085005314

Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Bank BCA KCP. Manara Mulia

No. Rekening: 255-1088580

A/n: Shinta Damayanti

----------------------------------------------------

Subscribe: [email protected]

Unsubscribe: [email protected]

----------------------------------------------------

DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 

posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 

In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited

to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 

from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 

any information posted on IAGI mailing list.

----------------------------------------------------

Kirim email ke