Barusaja ngomongin SDA dengan pak Busro dan Wamen ESDM di *KPK*. (Diskusi
media bulanan, mei 2014 "Menyelamatkan isi perut bumi Nusantara".
SDA-Sumber Daya Alam) yang dselenggarakan Jumat 22 Mei 2014 oleh *Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK)*

Salah satu hasil kajian adalah perlunya merevisit UU Otonomi yang berdampak
pada pengelolaan usaha tambang Batubara. Selain jumlah yang diproduksi
terlalu besar sehingga mengancam kemandirian energi dimasa depan, juga
perolehan negara terlalu sedikit karena banyak yang ngempalng
pajak+royalty. Masih ditambah lagi kerusakan lingkungan akibat penambang
dengan IUP-IUP kecil yang tidak mengindahkan kaidah penambangan yang benar.

IAGI sebagai organisasi profesi sudah menjadi mitra KPK dalam usaha
pemberantasan korupsi, diskusi maupun "belajar" bersama tentang pengelolaan
SDA. Tentunya ini sebuah pencapaian kebersamaan IAGI-MGEI dalam urusan SDA
dan Minerba. Bahan diskusi yang saya sampaikan disuplly oleh Sukmandaru dan
Singgih Widagdo.

Dimulai dari pemaparan Pak Soesilo tentang posisi dan kondisi saat ini
pengelolaan SDA, khususnya Minerba. Sebelum masuk ESDM Pak Wamen mengira
membenahi ESDM itu sulit. Namun akhirnya menyadari bahwa membenahi di ESDM
itu suuuuliiiit bukan main ... tentunya kesulitannya tidak menghentikan
pembenahan dilingkup ESDM.
Ketua IAGI melihat bahwa melihat minerba lebih tepat bila dari hilir-nya.
Batubara harus dilihat sebagai energi bukan komoditi. Jadi eksport ke India
dan ke China bukanlah eksport batubara dalam juta ton tetapi eksport
listrik dalam GigaWattJam. Eksport dikel jangan hanya dilihat sekian ton
tetapi dilihat sekian ribu mobil !

Pak Busro menyampaikan temuan-temuan KPK, berupa kerugian negara dalam
pengelolaan Minerba ini. Diantaranya banyak pemilik IUP yang tidak
terdeteksi kepemilikan NPWP-nya. Termasuk usulan beliau meninjau UU Otonomi
Daerah.

Pembicara lain Prof Hikmananto (pakar Hukum UI) yang menyoroti
kontrak-kontrak yang seharusnya tidak serta merta dilihat sakral tetapi
juga diberlakukan sesuai kaidah hukum. Serta kemungkinan-kemungkinan
pengajuan arbitrase.

Diskusi dimulai jam 2 siang hingga hampir jam 5.

Salam antikorupsi !

RDP
--
"Technology make the blind to see,
Open-mind make the don't know become understand".

----------------------------------------------------
Siapkan waktu PIT IAGI ke-43
Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition
JAKARTA,15-18 September 2014
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

Kirim email ke