Itu mas maksud saya, sebenarnya kan bisa dibuat konsorsium pembuatan smelter terutama para perusahaan yang cadangannya besar (freeport , new mount dsb) sehingga biaya pembuatannya bisa dibagi dan keuntungan smelter itu bisa dishare juga. Misal freeport dan newmount bikin smelter emas di sulawesi / di mana saja lokasi yang kira kira mudah dijangkau oleh perusahaan penambang, tentunya akan menguntungkan baik bagi freeport dan newmount karena nilai tambah produk mereka juga meningkat. Selain itu pemerintah juga bisa share dan mengawasi juga konsorsium smelter ini sehingga bila ada perusahaan penambang baru bisa juga menggunakan smelter ini.
Mungkin skenarionya persis seperti pembuatan LNG bontang yang dipakai bersama total,vico dan chevron. On Sep 18, 2014 4:10 PM, "Tatzky Reza Setiawan" <[email protected]> wrote: > Assalamualaikum.. > Pak Kartiko,, > > Sejauh yg saya tahu,, proses pemisahan yg dikatakan "ore" sperti emas, > tembaga, silver, lead, zinc dan mineral bijih lainnya, > Akan sangat memerlukan proses yg lama, berurutan, terstruktur dan masif, > Apalagi utk ore yg terjebak dalam jenis mineral "hypogene", terperangkap > dalam bentuk kristal yg baik, > > Proses tersebut beriringan dengan kebutuhan "daya listrik", > FYI saja, tambang tdk memakai sistem PSC, tetapi royalti, divestasi, izin > pinjam pakai, pembebasan lahan, pajak, sudah cukup memberikan pemasukan > negara dan pengeluaran dari perusahaan trsbt, > Nah utk jika "membiayai" smelter, dengan mengeluarkan investasi besar utk > proses mineral menjadi konsentrat, > Akan tidak "feasible" karena umur tambang bersifat tdk permanen, sedangkan > sifat smelter adalah permanen,, > > Sarannya adalah pembuatan smelter diprakarsai oleh pemerintah lewt BUMD, > dan disebar dibbberapa daerah dengan mayoritas jenis bijih yg ditambang > oleh perusahaan sekitarnya, cth di sultra ada smelter nikel, gorontalo ada > smelter tembaga, > Sehingga trjadi win - win solution disitu, > > Yg terjadi skrg adalah pemerintah hanya mewajibkan saja, ttpi tdk > menjembatani,, > Shingga bnyk perusahaan gulung tikar, karena tidak "feasible" tersebut.. > > CMIIW > > Regards > Tatzky > > > > On Thursday, September 18, 2014, kartiko samodro < > [email protected]> wrote: > >> Saya belum mengerti mengapa pembangunan smelter bisa menghambat >> explorasi mineral di Indonesia. >> Bukankah dengan pembangunan smelter maka harga jual produknya juga lebih >> mahal sehingga keuntungannya juga berlipat ? >> >> Apakah setiap perusahaan yang hendak melakukan eksplorasi dan development >> mineral harus membangun smelter sendiri atau sebenarnya smelter ini bisa >> juga sharing seperti di migas misalnya LNG Bontang menerima gas dari >> Total,Vico, dan Chevron. >> Contoh lainnya adalah pipa gas di sumatera yang bisa menerima produksi >> gas dari mana saja yang terkonek dengan jaringan gas sumatera baik yang >> untuk export atau digunakan dalam negeri. >> Untuk eksplorasi batu bara , apakah kelesuan juga disebabkan perlunya >> pembuatan industri hilir juga atau lebih karena pengaruh ekonomi global ? >> >> Salam >> >> Kartiko >> >> ---------------------------------------------------- >> Siapkan waktu PIT IAGI ke-43 >> Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition >> JAKARTA,15-18 September 2014 >> ---------------------------------------------------- >> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id >> Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact >> ---------------------------------------------------- >> Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) >> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta >> No. Rek: 123 0085005314 >> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) >> Bank BCA KCP. Manara Mulia >> No. Rekening: 255-1088580 >> A/n: Shinta Damayanti >> ---------------------------------------------------- >> Subscribe: [email protected] >> Unsubscribe: [email protected] >> ---------------------------------------------------- >> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information >> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. >> In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but >> not limited >> to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, >> resulting >> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with >> the use of >> any information posted on IAGI mailing list. >> ---------------------------------------------------- >> >> > > -- > Sent from my devices > Tatzky Reza Setiawan > Exploration Geologist > +62 821 361 253 14 > +62 812 940 376 82 > Email : [email protected] > > ---------------------------------------------------- > Siapkan waktu PIT IAGI ke-43 > Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition > JAKARTA,15-18 September 2014 > ---------------------------------------------------- > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact > ---------------------------------------------------- > Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > ---------------------------------------------------- > Subscribe: [email protected] > Unsubscribe: [email protected] > ---------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. > In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not > limited > to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, > resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with > the use of > any information posted on IAGI mailing list. > ---------------------------------------------------- > > ---------------------------------------------------- Siapkan waktu PIT IAGI ke-43 Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition JAKARTA,15-18 September 2014 ---------------------------------------------------- Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact ---------------------------------------------------- Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti ---------------------------------------------------- Subscribe: [email protected] Unsubscribe: [email protected] ---------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ----------------------------------------------------

