Tepat Mas Sonny, penjarahan masif, terstruktur dan sistematis. IAGI semestinya berani membuat pernyataan khususnya untuk menghukum angotanya yang menjadi bagian dari penjarahan ini. Tentunya hukuman yang sesuai dengan kode etik iAGI. Tentunya selain itu perlu meluruskan angka-angka ini supaya tidak menjebak pikiran sesat.
Rdp On Tuesday, September 30, 2014, 'sonny t pangestu' [email protected] [economicgeology] <[email protected]> wrote: > > > Ini bukan 'pencurian' bung. > Ini penjarahan namanya. > Kalau pencurian, biasanya tidak kita ketahui jatidiri si pencuri. > Barangnya pun raib. Kalo malingnya ketangkep ya biasanya beres. Masup bui. > Sedangkan ini namanya penjarahan. Karena jelas. Kita tau koordinatnya. > Kita tahu pelakunya. Kita saksikan itu sedang terjadi. Kita tau jumlahnya. > Bahkan lewat itu barang jarahan di depan pos polisi, bea cukai, pangkalan > pangkalan. Jadi ini bukan pencurian. Ini penjarahan. Terang benderang. > Jelas. Dirjen aja bisa hitung. Gubernur bisa hitung. Bupati bisa hitung. > Kepala-kepala dinas bisa hitung. ada datanya. Sudah lama ini terjadi. Kita > semua cuma bengong sumberdaya alam kita dijarah. Cuma bisa bicara di media. > Cuma sampai situ. Lalu besok pagi kita bangun. Sdh lupa. Lalu bicara pokok > bahasan lain lagi. > Penjarahan mas, batubara, nikel, besi dll terus terjadi. > Turunlah dan saksikan ke lapangan penjarahan di sana (kalau berani). > Tinggallah di sana bbrp waktu untuk lebih memahaminya. > Hebat negeri ini mulai petugas di pos terdepan, di polsek, di polres, di > polda, direktur, dirjen, irjen, menteri hingga presiden gak mampu > memberantas penjarahan ini. > Pengen tau saya mau sampe kapan negeri ini begini. > Batubara misalnya. Jumlah batubara indonesia yg sampai di negeri cina jauh > lebih besar dari angka jumlah terlapor di kantor pak dirjen. > > > ------------------------------ > *From: * "Rovicky Dwi Putrohari [email protected] [economicgeology]" < > [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>> > *Sender: * [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');> > *Date: *Tue, 30 Sep 2014 08:16:09 -0500 > *To: *[email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>< > [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>> > *ReplyTo: * [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');> > *Cc: *[email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');><[email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>> > *Subject: *Re: [iagi-net] Re: [economicgeology] Tiap Tahun 120 Ton Emas > RI Dicuri Mafia Pertambangan > > > > Menurut saya ini bukan urusannya esdm utk pemberantasan kriminalnya. Ini > domain utamanya KRIMINAL jadinya ya tugas utama kepolisian. ESDM hanya > supporting dalam "pencurian" ini. Misalnya lokasi2 target pencurian, juga > harus menjdi konsennya dept lingkungan karena pencemaran merkuri dll. > > Rdp > > Rdp > > Sent from my iPhone > > On 30 Sep 2014, at 07.55, "'sonny t pangestu' [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');> > [economicgeology]" <[email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>> wrote: > > > > Kayaknya gak bakalan beres. > Ini kisah lama yang tidak akan beres. > Banyak konflik kepentingan di dalam rangka 'pemberesan' ini. > Aparat penegak hukum dan para pemangku jabatan di pemerintahan gak pernah > merasa tercuri maupun terjarah tuh. > Kalaupun ada aparat yg ditugaskan ke lapangan. Maka itu sekedar > menjalankan perintah. Dan selalu (biasanya) gak berhasil. Alasannya banyak. > Kalaupun ada petugas yg 'lurus' dan 'tegas', ancamannya luar biasa. > Nyawanya petugas bisa melayang. Setidaknya disiksa. Terancam keselamatan > pribadinya, sampai ke ancaman. Keselamatan keluarganya dan harta bendanya. > Pesona godaan di lapangan juga ruar biasa. Tidak mudah untuk ditolak. > > > ------------------------------ > *From: * "S. (Daru) Prihatmoko" <[email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>> > *Sender: * <[email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>> > *Date: *Tue, 30 Sep 2014 19:28:46 +0700 > *To: *[email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>< > [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>> > *ReplyTo: * [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');> > *Cc: *IAGI-net<[email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>> > *Subject: *[iagi-net] Re: [economicgeology] Tiap Tahun 120 Ton Emas RI > Dicuri Mafia Pertambangan > > Tugas menteri ESDM baru utk membereskannya...... > > Kalau dr sisi profesi kita (IAGI-MGEI), rasanya perlu dikritisi > angka-angka yg disebut....bagaimana mendapatkannya, dr mana sumbernya > dll...(spt disebut oleh om AYA......) > > Salam - Daru > Sent from my mobile device > > On Sep 30, 2014, at 18:32, "'AYA' [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');> [economicgeology]" < > [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>> wrote: > > > > Tolong di cek ricek dulu hitungannya Mas.. > > Sebagai ahli kita musti hati2 menanggapi sesuatu yg mjd marwah kita. > > Salam > AYA > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > ------------------------------ > *From: * "Rovicky Dwi Putrohari [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');> [economicgeology]" < > [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>> > *Sender: * [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');> > *Date: *Tue, 30 Sep 2014 18:28:49 +0700 > *To: *IAGI<[email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>>; economicgeology< > [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>> > *ReplyTo: * [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');> > *Subject: *[economicgeology] Tiap Tahun 120 Ton Emas RI Dicuri Mafia > Pertambangan > > > > Ini sih bukan sekedar mafia tapi pencuri. > > Rdp > http://m.detik.com/finance/read/2014/09/29/174433/2704524/1034/ > > Astaga! Tiap Tahun 120 Ton Emas RI Dicuri Mafia Pertambangan > Foto: Ilustrasi > *Jakarta *- Mafia pertambangan yang terorganisir dan sistemik benar ada > di Indonesia. Tiap tahun, 120 ton emas digali dan dicuri oleh para > mafia-mafia tersebut, lewat modus pertambangan ilegal. > > "Jadi mafia-mafia ini beroperasi di tambang ilegal. Hitungan kita 65-120 > ton emas per tahun dicuri. Belum lagi timah, batu bara banyak sekali yang > dicuri dari aktivitas pertambangan ilegal," ungkap Direktur Jenderal > Mineral dan Batubara Kementerian ESDM R Sukhyar, ditemui di kantornya, > Jakarta, Senin (29/9/2014). > > Sukhyar mengungkapkan, tidak hanya emas, timah, dan mineral lain yang > dicuri, aktivitas tambang ilegal tersebut membuat lingkungan menjadi rusak. > > "Kerusakan lingkungan karena mencari emas mereka pakai air raksa, itu > bahaya bagi kesehatan manusia," katanya. > > Kerugian? > > "Kalau 65 juta ton saja dikalikan Rp 500.000, itu sudah Rp 32 triliun, itu > kerugian dari devisa. Belum lagi royalti dengan 65 juta ton itu sekitar Rp > 1,2 triliun, dari pajak sekitar Rp 4,8 triliun, itu baru dari emas saja," > tutup Sukhyar. > > > > -- > -- > "Kebanggaan sejati muncul dari kontribusi anda yang positip". > > > ---------------------------------------------------- > Siapkan waktu PIT IAGI ke-43 > Mark your date 43rd IAGI Annual Convention Exhibition > JAKARTA,15-18 September 2014 > ---------------------------------------------------- > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact > ---------------------------------------------------- > Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > ---------------------------------------------------- > Subscribe: [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');> > Unsubscribe: [email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');> > ---------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. > In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not > limited > to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, > resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with > the use of > any information posted on IAGI mailing list. > ---------------------------------------------------- > > __._,_.___ > ------------------------------ > Posted by: "sonny t pangestu" <[email protected] > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>> > ------------------------------ > Reply via web post > <https://groups.yahoo.com/neo/groups/economicgeology/conversations/messages/9903;_ylc=X3oDMTJxbXZiMjA0BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIwMDEwMzE5BGdycHNwSWQDMTcwNzIxNjk3NwRtc2dJZAM5OTAzBHNlYwNmdHIEc2xrA3JwbHkEc3RpbWUDMTQxMjA4NTUxOQ--?act=reply&messageNum=9903> > • Reply to sender > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]?subject%5Cx3dRe:+%5Biagi-net%5D+Re:+%5Beconomicgeology%5D+Tiap+Tahun+120+Ton+Emas+RI+Dicuri+Mafia+Pertambangan');> > • Reply to group > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]?subject%5Cx3dRe:+%5Biagi-net%5D+Re:+%5Beconomicgeology%5D+Tiap+Tahun+120+Ton+Emas+RI+Dicuri+Mafia+Pertambangan');> > • Start a New Topic > <https://groups.yahoo.com/neo/groups/economicgeology/conversations/newtopic;_ylc=X3oDMTJmcmh1ajhwBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIwMDEwMzE5BGdycHNwSWQDMTcwNzIxNjk3NwRzZWMDZnRyBHNsawNudHBjBHN0aW1lAzE0MTIwODU1MTk-> > • Messages in this topic > <https://groups.yahoo.com/neo/groups/economicgeology/conversations/topics/9895;_ylc=X3oDMTM1MnMwODlwBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIwMDEwMzE5BGdycHNwSWQDMTcwNzIxNjk3NwRtc2dJZAM5OTAzBHNlYwNmdHIEc2xrA3Z0cGMEc3RpbWUDMTQxMjA4NTUxOQR0cGNJZAM5ODk1> > (9) > Visit Your Group > <https://groups.yahoo.com/neo/groups/economicgeology/info;_ylc=X3oDMTJmYWY5NmllBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzIwMDEwMzE5BGdycHNwSWQDMTcwNzIxNjk3NwRzZWMDdnRsBHNsawN2Z2hwBHN0aW1lAzE0MTIwODU1MTk-> > > > [image: Yahoo! Groups] > <https://groups.yahoo.com/neo;_ylc=X3oDMTJlOWQ2dWM2BF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzIwMDEwMzE5BGdycHNwSWQDMTcwNzIxNjk3NwRzZWMDZnRyBHNsawNnZnAEc3RpbWUDMTQxMjA4NTUxOQ--> > • Privacy <https://info.yahoo.com/privacy/us/yahoo/groups/details.html> • > Unsubscribe > <javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]?subject%5Cx3dUnsubscribe');> > • Terms of Use <https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/> > > . > > __,_._,___ > -- -- "Kebanggaan sejati muncul dari kontribusi anda yang positip". ---------------------------------------------------- Siapkan waktu PIT IAGI ke-43 Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition JAKARTA,15-18 September 2014 ---------------------------------------------------- Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact ---------------------------------------------------- Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti ---------------------------------------------------- Subscribe: [email protected] Unsubscribe: [email protected] ---------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ----------------------------------------------------

