Memang benar, cabut saja subsidi yang dibayarkan rakyat pada pemerintah. Harga minyak dunia kan lebih murah daripada harga BBM di SPBU. Dengan "subsidi" dicabut harga BBM akan turun sendirinya.. Hehe RPK Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: kartiko samodro <[email protected]> Sender: <[email protected]> Date: Thu, 21 Jan 2016 05:31:45 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net] Indonesia sebenarnya diuntungkan atau dirugikan dgn harga minyak yg kandas seperti skrg? Butuh waktu untuk perubahan. Harga harga naik saat bensin naik dan tidak turun saat bensin turun disebabkan masyarakat yang suka kagetan. Dengan rutin dan sering naik turun maka lama lama masyarakat dan pedagang akan terbiasa mengestimasi sesuatu berdasarkan harga bahan bakar rata rata. On Jan 11, 2016 12:20 PM, "seno aji" <SRS0-N3cN=NL=ymail.com= [email protected]> wrote: > Lalu kenapa BBM mesti diturunkan harganya? Apa gak lebih baik untuk > mencabut subsidi? Percuma Bbm turun tapi harga2 gak ikut turun. > Kalau ini dinaikkan, langsung semua ikut naik. > > Salam > ------Original Message------ > From: [email protected] > Sender: [email protected] > To: [email protected] > ReplyTo: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net] Indonesia sebenarnya diuntungkan atau dirugikan > dgn harga minyak yg kandas seperti skrg? > Sent: Jan 10, 2016 9:52 PM > > Masalahnya migas untuk pemerintah itu penerimaan negara untuk APBN bukan > sumber energi untuk rakyat. Kalau rakyat perlu bensin ya beli saja dari > dengan harga pasaran dunia. Kalau harga minyak turun penerimaan ABN juga > ikut turun. Pemerintah tidk rela rakyat bisa beli BBM dengan harga murah. > Karena subsidi sekarang tdk berlaku, maka diusahakan pungutan lain, seperti > dana ketahanan energi. > Hehe. RPK > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: [email protected] > Sender: <[email protected]> > Date: Sun, 10 Jan 2016 20:08:49 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net] Indonesia sebenarnya diuntungkan atau dirugikan dgn > harga minyak yg kandas seperti skrg? > > > > bagi negara yg konsumsinya ( BBM) dua kali lipat dari > produksinya , jelas dg penurunan harga minyak akan > menguntungkan, > Peling nggak kalau harga minyak naik ( BBM naik ) dampaknaya > jauh lbh besar ,biaya listrik dan transportasi naik . ujung > ujungnya biaya produksi naik , bahkan harga cabepun ikutan > naik... > ISM > > > > On Wed, Jan 6, 2016 at 10:36 PM, godang shaban > > <[email protected]> wrote: > > > >> ‎Indonesia sebenarnya diuntungkan atau dirugikan dgn > >> harga minyak yg kandas seperti skrg? > >> > >> Harga Minyak Jatuh Lagi ke Titik Terendah via @detikcom > >> > http://finance.detik.com/read/2016/01/06/205812/3112386/1034/harga-minyak-jatuh-lagi-ke-titik-terendah > >> > > > > Negara net imporir minyak akan mendapatkan "*potensi*" > > keuntungan dari selisih belanja minyak. > > Namun tergantung bagaimana negara cq pemerintah mengelola > > "potensi" ini. Seperti potensi eksplorasi yang masih berupa > > resources (sumberdaya), kalau bisa dimanfaatkan dengan benar > > dengan kesuksesan eksplorasi maka akan menjadi reserves > > (cadangan). Kalau didiamkan ya tidak ada keuntungannya. > > Demikian juga dengan harga minyak yang sedang rendah ini, > > memang akan menohok bagi pengusaha dan pekerja migas. Namun > > Indonesia menurut saya memiliki "potensi" keuntungan. > > > > Mengapa bisa tetap tidak untung ? > > Keuntungan itu hanya ada dari selisih harga, namun adanya > > TRANSAKSI jual beli (export-import), seringkali terjadi > > adanya "*tambahan biaya*" karena transaksi. Kalau tambahan > > akibat biaya transaksi ini terlalu besar maka negara tetep > > saja tidak dapat memanfaatkan potensi ini. > > > > salam > > > > RDP > > *(ntah kenapa dimilist kok relatif sepi, mungkin WA telah > > mengambil waktu lebih banyak dalam komunikasi, sehingga > > mailist menjadi kurang menarik)* > > > > > >> > >> Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel > >> network. > >> > >> ---------------------------------------------------- > >> > >> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > >> Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact > >> ---------------------------------------------------- > >> Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- > >> (mahasiswa) Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > >> No. Rek: 123 0085005314 > >> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > >> Bank BCA KCP. Manara Mulia > >> No. Rekening: 255-1088580 > >> A/n: Shinta Damayanti > >> ---------------------------------------------------- > >> Subscribe: [email protected] > >> Unsubscribe: [email protected] > >> ---------------------------------------------------- > >> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to > >> information posted on its mailing lists, whether posted by > >> IAGI or others. > >> In no event shall IAGI or its members be liable for any, > >> including but not limited > >> to direct or indirect damages, or damages of any kind > >> whatsoever, resulting > >> from loss of use, data or profits, arising out of or in > >> connection with the use of > >> any information posted on IAGI mailing list. > >> ---------------------------------------------------- > >> > >> > > > > ---------------------------------------------------- > > > > > > > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > > > Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact > > > > ---------------------------------------------------- > > > > Iu > warm regards seno aji ---------------------------------------------------- Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact ---------------------------------------------------- Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti ---------------------------------------------------- Subscribe: [email protected] Unsubscribe: [email protected] ---------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ----------------------------------------------------

