Apakah kita memang siap untuk masuk dalam pasar bebas (liberal) sehingga tidak diperlukan peran pemerintah dalam melakukan tata niaga khususnya untuk komoditas yang tersangkut dalam pasal 33 ?
Kalau memang sudah siap ya ga apapa. Itu menyenangkan bagi pengusaha kok. Dan pengusaha asing juga akan lebih menikmati ketimbang rakyat yg menjadi bagian dari pengguna. Tentunya perlu menjadi sebuah "kesepakatan" baru yg diamini oleh DPR, Pemerintah dan Rakyat. RDP -- "Kebanggaan sejati muncul dari kontribusi anda yang positip". 2016-01-21 12:27 GMT+07:00 Eko Prasetyo <[email protected]>: > kalau pun harga tidak turun2, kalau harga BBM turun, setidaknya beban > rakyat sedikit berkurang, dan mungkin akan ada akumulasi demand dari > masyarakat untuk para penyedia barang dan jasa menurunkan harga > > 2016-01-12 13:19 GMT+08:00 seno aji < > [email protected]>: > >> Lalu kenapa BBM mesti diturunkan harganya? Apa gak lebih baik untuk >> mencabut subsidi? Percuma Bbm turun tapi harga2 gak ikut turun. >> Kalau ini dinaikkan, langsung semua ikut naik. >> >> Salam >> ------Original Message------ >> From: [email protected] >> Sender: [email protected] >> To: [email protected] >> ReplyTo: [email protected] >> Subject: Re: [iagi-net] Indonesia sebenarnya diuntungkan atau dirugikan >> dgn harga minyak yg kandas seperti skrg? >> Sent: Jan 10, 2016 9:52 PM >> >> Masalahnya migas untuk pemerintah itu penerimaan negara untuk APBN bukan >> sumber energi untuk rakyat. Kalau rakyat perlu bensin ya beli saja dari >> dengan harga pasaran dunia. Kalau harga minyak turun penerimaan ABN juga >> ikut turun. Pemerintah tidk rela rakyat bisa beli BBM dengan harga murah. >> Karena subsidi sekarang tdk berlaku, maka diusahakan pungutan lain, seperti >> dana ketahanan energi. >> Hehe. RPK >> Powered by Telkomsel BlackBerry® >> >> -----Original Message----- >> From: [email protected] >> Sender: <[email protected]> >> Date: Sun, 10 Jan 2016 20:08:49 >> To: <[email protected]> >> Reply-To: [email protected] >> Subject: Re: [iagi-net] Indonesia sebenarnya diuntungkan atau dirugikan >> dgn >> harga minyak yg kandas seperti skrg? >> >> >> >> bagi negara yg konsumsinya ( BBM) dua kali lipat dari >> produksinya , jelas dg penurunan harga minyak akan >> menguntungkan, >> Peling nggak kalau harga minyak naik ( BBM naik ) dampaknaya >> jauh lbh besar ,biaya listrik dan transportasi naik . ujung >> ujungnya biaya produksi naik , bahkan harga cabepun ikutan >> naik... >> ISM >> >> >> > On Wed, Jan 6, 2016 at 10:36 PM, godang shaban >> > <[email protected]> wrote: >> > >> >> ‎Indonesia sebenarnya diuntungkan atau dirugikan dgn >> >> harga minyak yg kandas seperti skrg? >> >> >> >> Harga Minyak Jatuh Lagi ke Titik Terendah via @detikcom >> >> >> http://finance.detik.com/read/2016/01/06/205812/3112386/1034/harga-minyak-jatuh-lagi-ke-titik-terendah >> >> >> > >> > Negara net imporir minyak akan mendapatkan "*potensi*" >> > keuntungan dari selisih belanja minyak. >> > Namun tergantung bagaimana negara cq pemerintah mengelola >> > "potensi" ini. Seperti potensi eksplorasi yang masih berupa >> > resources (sumberdaya), kalau bisa dimanfaatkan dengan benar >> > dengan kesuksesan eksplorasi maka akan menjadi reserves >> > (cadangan). Kalau didiamkan ya tidak ada keuntungannya. >> > Demikian juga dengan harga minyak yang sedang rendah ini, >> > memang akan menohok bagi pengusaha dan pekerja migas. Namun >> > Indonesia menurut saya memiliki "potensi" keuntungan. >> > >> > Mengapa bisa tetap tidak untung ? >> > Keuntungan itu hanya ada dari selisih harga, namun adanya >> > TRANSAKSI jual beli (export-import), seringkali terjadi >> > adanya "*tambahan biaya*" karena transaksi. Kalau tambahan >> > akibat biaya transaksi ini terlalu besar maka negara tetep >> > saja tidak dapat memanfaatkan potensi ini. >> > >> > salam >> > >> > RDP >> > *(ntah kenapa dimilist kok relatif sepi, mungkin WA telah >> > mengambil waktu lebih banyak dalam komunikasi, sehingga >> > mailist menjadi kurang menarik)* >> > >> > >> >> >> >> Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel >> >> network. >> >> >> >> ---------------------------------------------------- >> >> >> >> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id >> >> Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact >> >> ---------------------------------------------------- >> >> Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- >> >> (mahasiswa) Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: >> >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta >> >> No. Rek: 123 0085005314 >> >> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) >> >> Bank BCA KCP. Manara Mulia >> >> No. Rekening: 255-1088580 >> >> A/n: Shinta Damayanti >> >> ---------------------------------------------------- >> >> Subscribe: [email protected] >> >> Unsubscribe: [email protected] >> >> ---------------------------------------------------- >> >> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to >> >> information posted on its mailing lists, whether posted by >> >> IAGI or others. >> >> In no event shall IAGI or its members be liable for any, >> >> including but not limited >> >> to direct or indirect damages, or damages of any kind >> >> whatsoever, resulting >> >> from loss of use, data or profits, arising out of or in >> >> connection with the use of >> >> any information posted on IAGI mailing list. >> >> ---------------------------------------------------- >> >> >> >> >> > >> > ---------------------------------------------------- >> > >> > >> > >> > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id >> > >> > Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact >> > >> > ---------------------------------------------------- >> > >> > Iu >> warm regards seno aji > > > > > -- > Visit http://www.strivearth.com and be entertained > > ---------------------------------------------------- > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact > ---------------------------------------------------- > Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > ---------------------------------------------------- > Subscribe: [email protected] > Unsubscribe: [email protected] > ---------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. > In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not > limited > to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, > resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with > the use of > any information posted on IAGI mailing list. > ---------------------------------------------------- > > ---------------------------------------------------- GIC 2016 in Bandung. or further information about conference, please visit our website at http://geosea2016.iagi.or.id ---------------------------------------------------- Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact ---------------------------------------------------- Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti ---------------------------------------------------- Subscribe: [email protected] Unsubscribe: [email protected] ---------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ----------------------------------------------------

