sanggup gak? Bayar lawyer juga gak murah. Makanya banyak persengketaan
bisnis cuman gertak doang di lawsuit, ujung2nya deal belakang .kalau
diterusin duit abis buat lawyer.

Lah kalau di Indonesia malah RI minta pemutihan lisensi microsoft buat
kantor pemerintah denga deal yang lumanyun.

On 11/3/10, satrio <[email protected]> wrote:
> masalahnya bukan mau gak mau bro, tapi 'berani gak ?'
> :p
>
> On Nov 3, 12:34 pm, Rustam Ismail <[email protected]> wrote:
>> di sini, di negara manapun yg sadar hukum, pasti bisa lah nyeret
>> pemerintah
>> ke ranah hukum utk soal pengadaan infrastruktur yg dinilai tdk fair kayak
>> gitu. cuma masalahnya "mau nggak?"
>> nggak harus perusahaan besar yg merasa diperlakukan tdk fair saja yg boleh
>> menuntut, tapi masyarakat umum jg bisa koq. sekali lagi "mau nggak?"
>>
>> Salam,
>> Rustam
>> ,----
>> | simply via web
>> `-----------------------
>>
>> 2010/11/3 han <[email protected]>
>>
>> > gilaaaaaaaaaaaaaa kweren ya .. pemerintah pun di seret ke pengadilan
>> > ....
>> > sol
>>
>> > 2010/11/3 Agus Hamonangan <[email protected]>
>>
>> >http://goo.gl/dpF7H
>>
>> >> Washington - Google berseteru dengan pemerintah Amerika Serikat.
>> >> Raksasa internet ini melancarkan gugatan hukum melawan departemen
>> >> pemerintah terkait sebuah kontrak yang diambil rival berat Google,
>> >> Microsoft.
>>
>> >> Gugatan yang menyeret Departemen Dalam Negeri AS itu berawal dari
>> >> terdepaknya Google dalam kontrak layanan teknologi bernilai US$ 59
>> >> juta. Layanan email dan messaging berbasis komputasi awan yang dipakai
>> >> 88 ribu karyawan ini diserahkan begitu saja ke Microsoft.
>>
>> >> "Berdasarkan taksiran risiko dan penelitian pasar, Microsoft punya
>> >> satu-satunya produk komersial yang memuaskan setiap persyaratan
>> >> departemen," tukas Departemen Dalam Negeri, seperti detikINET kutip
>> >> dari V3, Rabu (3/11/2010).
>>
>> >> Google sejatinya sering mengutarakan ketertarikan terhadap kontrak itu
>> >> dengan mengajukan layanan Google Apps. Akan tetapi mereka ditolak
>> >> karena Google Apps dinilai tak memenuhi syarat keamanan departemen.
>>
>> >> Tak mau dianggap kurang layak, Google berusaha menjelaskan standar
>> >> keamanan mereka mumpuni. Namun demikian, Departemen Dalam Negeri tetap
>> >> membuang muka dan bersikukuh memilih Microsoft's Business Productivity
>> >> Online Suite-Federal (BPOS).
>>
>> >> Karena itu, Google memperkarakan Departemen Dalam Negeri AS. Google
>> >> menganggap telah disingkirkan secara tidak fair oleh keputusan mereka
>> >> memilih Microsoft tanpa mempertimbangkan produk Google.
>>
>> >> --
>> >> Salam,
>>
>> >> Agus Hamonangan
>>
>> >> Founder Indonesian Android Community
>> >>http://groups.google.com/group/id-android
>> >> Gtalk  : id.android
>> >> Follow : @agushamonangan
>> >> E-mail :  [email protected]
>>
>> >> --
>> >> ===============
>> >> "Indonesian Android Community [id-android]"
>>
>> >> PING'S mobile™
>> >> Email: [email protected]  Ph. (021) 96087100
>> >> ---------------------
>> >> Yopie Ratjoen
>> >> Email: [email protected]  Ph. 08977726681
>> >> --------------------
>> >> Gila original
>> >> Email: [email protected]  Ph. (031) 91555898
>> >> --------------------
>>
>> >  --
>> > ===============
>> > "Indonesian Android Community [id-android]"
>>
>> > PING'S mobile™
>> > Email: [email protected] Ph. (021) 96087100
>> > ---------------------
>> > Yopie Ratjoen
>> > Email: [email protected] Ph. 08977726681
>> > --------------------
>> > Gila original
>> > Email: [email protected] Ph. (031) 91555898
>> > --------------------
>
> --
> ===============
> "Indonesian Android Community [id-android]"
>
> PING'S mobile™
> Email: [email protected]  Ph. (021) 96087100
> ---------------------
> Yopie Ratjoen
> Email: [email protected]  Ph. 08977726681
> --------------------
> Gila original
> Email: [email protected]  Ph. (031) 91555898
> --------------------
>

-- 
Sent from my mobile device

-- 
===============
"Indonesian Android Community [id-android]"

PING'S mobile™ 
Email: [email protected]  Ph. (021) 96087100
---------------------
Yopie Ratjoen
Email: [email protected]  Ph. 08977726681
--------------------
Gila original
Email: [email protected]  Ph. (031) 91555898
--------------------

Kirim email ke