IMHO, kalau di Exchange dengan Winmo dulu push mailnya adalah full push mail (bukan IMAP tech). Untuk mendukung fungsi push mail, harus di support dari dua sisi, baik server maupun client. Perbedaan antara push dan bukan push adalah siapa yg menginisiasi komunikasi ketika terdapat new email/perubahan status, dimana push artinya yg menginisiasi adalah sisi server. Jadi waktu saat pertama kali sebuah client push mail di setup di exchange, maka si client akan mengestablish TCP connection dengan si server namun tidak sampai selesai, dan kemudian client stand by (sleep, tidak ada data yg dikirim untuk request send and receive), dimana part terakhir dari tcp connection ada menggantung di sisi server dan server akan memberikan respon ketika ada perubahan status di sisi server dengan membangunkan si client dan mengirimkan (push) new email. Ini terjadi dengan time out yg cukup lama, dan ketika sudah mendekati time out, maka proses ini akan di bangun lagi dari awal.
Nah, hubungannya sama gmail adalah tahun lalu, gmail pun bisa "dianggap" sebagai exchange server oleh Winmo, dan bisa mendapatpan fitur push mail dari winmo walaupun tidak punya exchange. berarti kalau dari yg saya simpulkan, si Gmail ini sudah bisa mensimulasikan kerja exchange server untuk bisa melayani push mail di Winmo. Kalau sekarang, masih coba cari sih cara kerja push mail nya gmail di android, tapi seharusnya adalah langkah maju secara technologi yang di buat google dari "Sync Winmo ke Gmail" dan bukan sebaliknya malah mundur ke technologi IMAP. Thx -- =============== "Indonesian Android Community [id-android]" PING'S mobile™ Email: [email protected] Ph. (021) 96087100 --------------------- Yopie Ratjoen Email: [email protected] -------------------- Gila original Email: [email protected] Ph. (031) 91555898 -------------------- Aturan Jual/Kloteran ID-Android http://goo.gl/azW7
