Btw menjawab pertanyaan TS:

Aplikasi apa yg bisa buat push email semua account trmasuk account domain
> sendiri?


Domain sendirinya pakai apa? Kalau gak bisa pakai Google
Apps<http://www.google.com/apps/intl/en/group/index.html>,
mungkin harus pakai Exchange supaya bisa merasakan "push" yang "irit".

Untuk nyetel Google Apps (Google Account) dan Exchange ada di Settings >
Accounts & Sync.

Saya malah belum pernah nyoba app "Email".




2010/11/28 Radia Latief <[email protected]>

> Saya setuju dan ingin menekankan bahwa untuk "push" harus ada koneksi yang
> always-on agar pengirim (server) tahu mau ngirim ke mana, secara si penerima
> apalagi di peralatan mobile memiliki alamat yang berubah-ubah.
>
> Kalau si penerima yang mau "ngirim" kan ga masalah karena alamat si server
> sudah pasti.
>
> Alamat di sini maksudnya network address internet, bukan alamat email, atau
> nomor hp. Kalau yang terakhir ini sih memang sudah pasti dan always-on pula
> dengan provider, makanya SMS "push"-nya mantep.
>
> Di Android 2.2 ada C2DM. Jalur C2DM akan always-on, yang bisa digunakan
> oleh developer aplikasi manapun untuk mengirim notifikasi ke aplikasi mereka
> di device orang-orang walaupun aplikasi mereka tersebut sedang dalam keadaan
> mati.
>
> Contoh aplikasi C2DM yang enak adalah Chrome to Phone. Kita highlite sebuah
> teks di chrome, klik send to phone, trus ponsel langsung bunyi.
>
> Untuk Gmail saya nggak tau dia pakai C2DM apa enggak, tapi seperasaan saya
> dia nggak "sync dalam interval tertentu" melainkan benar-benar push (sama
> seperti Chrome to Phone). Pasti ada jalur yang always-on.
>
> http://en.wikipedia.org/wiki/Push_e-mail
>
> http://www.sundog.net/sunblog/posts/exploring-android-cloud-to-device-messaging-c2dm/
>
> Android menurut saya cukup oke. Masalah boros batre, saya nggak yakin 100%
> terutama karna device Android sangat bervariasi, tapi menurut saya
> masalahnya adalah:
>
>    - Layar yang beda dengan BB. Dari mulai ukuran, sampai amoled vs
>    backlight.
>    - Aplikasi-aplikasi yang nggak mikirin batre, nyala terus2an, nge-sync
>    sendiri-sendiri lewat jalur bebas (bukan lewat BIS/BES), yang semoga nanti
>    dapat diatasi dengan C2DM. Termasuk Seven dkk., harus lewat C2DM kalau mau
>    irit.
>
> Waktu itu saya pernah posting di sini ttg N1 saya yang batrenya masih di
> atas 50% setelah 24 jam. Itu N1 saya pakai normal (telepon, SMS, browsing
> dikit, Gtalk, email, Latitude), tapi saya nggak ada install aplikasi yang
> "seenaknya" tadi.
>
> Banyak juga artikel di internet yang menyatakan kalo batre android harus
> tahan minimal sehari penuh dengan pemakaian normal. Malah ada yang bilang
> SGS bisa tahan 3 hari, walaupun orang-orang (di komentarnya) pada nggak
> percaya.
>
>
> http://blog.gsmarena.com/samsung-i9000-galaxy-s-full-battery-test-ready-%E2%80%93-up-with-the-best/
> http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=669497
>
>
>
>
>
>
>
> 2010/11/28 Petra Immanuel <[email protected]>
>
> IMHO, kalau di Exchange dengan Winmo dulu push mailnya adalah full push
>> mail (bukan IMAP tech). Untuk mendukung fungsi push mail, harus di support
>> dari dua sisi, baik server maupun client.
>> Perbedaan antara push dan bukan push adalah siapa yg menginisiasi
>> komunikasi ketika terdapat new email/perubahan status, dimana push artinya
>> yg menginisiasi adalah sisi server.
>> Jadi waktu saat pertama kali sebuah client push mail di setup di exchange,
>> maka si client akan mengestablish TCP connection dengan si server namun
>> tidak sampai selesai, dan kemudian client stand by (sleep, tidak ada data yg
>> dikirim untuk request send and receive), dimana part terakhir dari tcp
>> connection ada menggantung di sisi server dan server akan memberikan respon
>> ketika ada perubahan status di sisi server dengan membangunkan si client dan
>> mengirimkan (push) new email. Ini terjadi dengan time out yg cukup lama, dan
>> ketika sudah mendekati time out, maka proses ini akan di bangun lagi dari
>> awal.
>>
>> Nah, hubungannya sama gmail adalah tahun lalu, gmail pun bisa "dianggap"
>> sebagai exchange server oleh Winmo, dan bisa mendapatpan fitur push mail
>> dari winmo walaupun tidak punya exchange. berarti kalau dari yg saya
>> simpulkan, si Gmail ini sudah bisa mensimulasikan kerja exchange server
>> untuk bisa melayani push mail di Winmo.
>>
>> Kalau sekarang, masih coba cari sih cara kerja push mail nya gmail di
>> android, tapi seharusnya adalah langkah maju secara technologi yang di buat
>> google dari "Sync Winmo ke Gmail" dan bukan sebaliknya malah mundur ke
>> technologi IMAP.
>>
>> Thx
>>
>>
>>
>>  --
>> ===============
>> "Indonesian Android Community [id-android]"
>>
>> PING'S mobile™
>> Email: [email protected] Ph. (021) 96087100
>> ---------------------
>> Yopie Ratjoen
>> Email: [email protected]
>> --------------------
>> Gila original
>> Email: [email protected] Ph. (031) 91555898
>> --------------------
>>
>> Aturan Jual/Kloteran ID-Android http://goo.gl/azW7
>>
>
>

-- 
===============
"Indonesian Android Community [id-android]"

PING'S mobile™ 
Email: [email protected]  Ph. (021) 96087100
---------------------
Yopie Ratjoen
Email: [email protected]  
--------------------
Gila original
Email: [email protected]  Ph. (031) 91555898
--------------------

Aturan Jual/Kloteran ID-Android  http://goo.gl/azW7

Kirim email ke