Apa hdh akan menerima official gingerbread upgrade dr htc Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message----- From: lucky sebastian <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 7 Dec 2010 14:28:12 To: Android<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [id-android] Teguklah racun nimat Desire HD dan Desire Guys, Apa Kabar? Ngga kerasa sekarang kita sudah diujung tahun lagi, rasanya singkat banget tahun ini, tapi tahun ini juga boleh di mark di kalender dunia sebagai tahun penuh inovasi gadget2 canggih. Tahun ini kita mendapatkan kehadiran iPad dan iPhone4, flagship device dari apple. Kita juga mendapatkan Blackberry Torch 9800 ber OS6, flagship dari BB untuk melangkah pindah ke gadget yang lebih canggih. Tahun ini juga Nokia berusaha bangun dari keasikan terlena karena merasa di atas dengan kuantitas penjualan phone nya yang masif, sehingga lupa berbenah teknologi dan dambil alih dengan cepat kepopulerannya oleh iOS, android dan Blackberry. Nokia berbenah dengan operating system barunya : meego , setelah symbian yg berusaha dihadirkan dengan format baru tetap tidak bisa membuat para geeks melirik. Tahun ini juga gonjang-ganjing di Palm melahirkan suatu tenaga baru dari Palm yg setelah dibeli HP berusaha hadir dengan device baru, dimulai sekarang dengan Palm Pre 2 dengan Web OS yang lebih disempurnakan. Tahun ini tahun kehadiran kembali Windows di kancah smartphone, setelah diam saja pangsa pasarnya digerogoti OS lain, karena sibuk berbenah menghasilkan mainan baru: Windows Phone 7. But most of all, senang tidak senang, cocok tidak cocok, tahun ini adalah tahunnya android. Pada tahun ini perkembangannya sangat pesat. Dimulai akhir 2008 dengan sebuah device T-Mobile G1 atauh HTC Dream, butuh 6 bulan sampai ada device berikutnya di 2009 dengan HTC Magic, dan butuh 8 bulan ke tahun 2010 untuk mulai dengan gebrakan device hi-end , the Nexus One. Tapi dalam hitungan bulan ditahun 2010 ini device android sudah mencapai lebih dari 250 macam handset berbagai merk. Jumlah Aplikasinya semakin masif, 100.000 aplikasi ada di market dengan kurang lebih 60% aplikasi berlabel free, gratis terbanyak dari berbagai OS. Walaupun belum ada kabar baru semenjak google IO juni 2010, yg mengatakan setiap hari ada 200.000 handset android baru di aktivasi, tetap menyiratkan jumlah ini adalah jumlah yang luar biasa. Pada bulan oktober 2009, firma gartner memprediksikan android akan masuk ke ranking ke 2 di tahun 2012 dibawah symbian os yang bertahun-tahun penjualannya sudah masif. Tapi baru saja di november tahun ini , firma yang sama merelease hasil penjualan Q3 2010 smartphone di seluruh dunia, dan terlihat android sekarang sudah di posisi ke 2, jadi 2 tahun lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Data ini menyiratkan, praktis pada akhir tahun ini yang berkejaran tinggal 2 OS besar, iOS dari apple dan android dari google, karena blackberry sekarang sedang dalam masa turun pamor. Kita tidak tahu apakah peta di depat akan berubah setelah WebOS dari palm-HP masuk lebih jauh, dan Nokia merelease meego. Nah di penghujung akhir tahun ini, HTC yang dulu namanya kurang diperhitungkan di kancah dunia, dan dianggap sebagai pabrik makloon handset saja, sekarang merangsek masuk menjadi bagian dari 4 vendor handset smartphone kelas atas. Dan kini merelease jagoan barunya HTC Desire HD dan Z. Ada sesuatu yang berbeda dan spesial dari seri ini, karena HTC sampai butuh mereleas seri ini di pentas dunia. Dimulai di UK sebagai teaser release di bulan september 2010, dan dilanjutkan di Taiwan pada bulan oktober. Sekarang di awal desember, tepatnya 1 Desember 2010 bbrp hari kemarin, HTC Desire HD dan Z ini masuk resmi di negeri kita. Untuk melihat introducing tentang desire HD, saya pernah merelease tulisannya, Ngintip HTC Desire HD disini, rekapannya bisa dibaca di http://goo.gl/J86KJ . Berhubung sekarang sudah kesampaian nyoba real device nya beberapa waktu, maka saya bikin sambungannya, tidak lagi bercerita dari awal, tapi menyorot beberapa bagian penting yang membuat device ini mengapa menarik. HTC Desire HD hadir dengan layar besar optimal, 4,3” , ukuran layar yang sebenarnya lama dinanti para penggemar android gsm, karena beberapa faktor utama, diantaranya Layar besar lebih asik dipakai untuk browsing Layar besar lebih cocok dipakai untuk membaca e-book atau majalah bahkan komik. Layar besar cocok dipakai sebagai navigasi GPS. Layar besar asik banget dipakai untuk nonton youtube atau film2. Layar besar nyaman dipakai untuk lihat foto2 atau gambar lain. Dan kali ini layar 4,3 inci nya datang dengan touch screen yang lebih bagus dan peka, sehingga pengetikan, pemilihan icon, pinch to zoom dll terasa lebih snappy. Faktor layar besar untuk tetap nyaman dibawa-bawa harus didukung dengan ketebalan device yang harus masuk kategori tipis, dan teknologi yang baru sudah memungkinkan Desire HD tampil tipis sehingga nyaman dikantongi. Bedanya dengan device2 yang dulu, lcd nya sekarang walau bukan amoled, tapi terlihat sangat halus dan kontras warna yang cantik. Body yang terbuat dari alumunium menjaga device tidak mudah scratch di bagian belakang, kerapihan buatan, pemilihan bahannya menyiratkan device ini berkelas. Dan untuk layar depan, dibuat dari bahan tahan gores yg mirip dengan gorilla glass. Walau kemungkinan banyak dari kita merasa sayang kalau punya barang bagus tidak diberi screen protector, saya pribadi menyarankan tidak perlu dipasangkan screen protector. Kenapa? Lapisan layar yang tahan gores ternyata memiliki lapisan khusus yang mudah dibersihkan kalau terlihat bekas jari, bahkan tidak memerlukan lap khusus. Kalau dirasa kotor banyak bekas jari, cukup gosok dengan punggung tangan atau (karena saya org yg cukup berantakan) saya hanya gosok di kaos yg saya pakai :-p, langsung mengkilap. Menambahkan anti gores, menyebabkan layar tidak akan kinclong kalau digosok dengan punggung tangan, atau digosok2 ke kaos, perlu usaha lebih untuk mengembalikan ke kinclongannya dengan menggunakan cairan pembersih atau dengan lap berbahan micro fiber. Bahkan dengan anti gores membuat layar terlihat lebih mudah kotor. Dan sebagian orang senang memasangkan layar dengan anti gores anti glare bahkan anti spy, yang menurut saya membuat teknologi layar yang bagus menjadi sia-sia karena jadi berbintik-bintik kasar. HTCsense.com Kali ini kekuatan di dalam Desire HD yang diusung adalah kekuatan software nya. Sudah lama kita mengenal kekhasan HTC sense yang ditandai dengan jam flip flop di layar utama. Sekarang terasa benar HTC serius menggarap fitur ini. Kemungkinan insinyur2 HTC yang sedianya dulu direncanakan untuk membuat OS sendiri, kini dialihkan untuk membuat HTC Sense. Ada yang baru dengan HTC sense sekarang, selain fitur2 yang disiapkan khusus, sehingga out of the box, unit dari HTC siap digunakan tanpa harus repot2 download kebutuhan2 utama di market, sekarang diperluas dengan hadirnya HTC Hub dan HTC Likes. HTC Hub tidak lepas dari fasilitas baru yang ditawarkan HTC khusus untuk 2 seri handset HTC Desire HD dan Z ini, fungsinya memudahkan pemakai untuk mendapatkan widgets baru, wallpaper baru, scene, ringtones dll, dari htc, dan kerennya fitur ini link ke situs www.htcsense.com , dimana fitur yang sama bisa dipilih dari pc yang tersambung ke internet ke situs htcsense.com , dan ketika di klik langsung nyambung secara wireless ke unit . HTC Likes adalah market seperti layaknya market di android market. Bedanya di tampilan dan isinya lebih kepada program2 yang sudah teruji dan terekomendasi. Kabarnya setiap cabang HTC di seluruh dunia, diharuskan mempost aplikasi rekomendasi pilihan mereka ke HTC Likes ini, sehingga customer HTC selalu mendapatkan aplikasi yang sudah teruji. Dan semua itu terhubung ke sebuah integrasi yang lebih besar, web www.htcsense.com yang menjadi kelebihan khusus dari dua device ini. Web HTCsense dibuat dengan beberapa kelebihan, (seperti yang sudah diceritakan sedikit di kisah ngintip HTC Desire HD) , kita membuat pairing antara device dan web htcsense.com. Dengan meng-create user name dan password, beserta nomer simcard yang kita pakai di device, kita bisa login ke htcsense.com, yg langsung membuat semacam bonding antara web dan device. Gunanya HTCsense.com ini, semisal kita lupa menaruh handset, cukup buka web, dan pilih ring. Device kita walau keadaannya sedang silent, akan dihidupkan suaranya ke paling keras dan berbunyi. Atau device kita ketinggalan, kita memerlukan data siapa tahu ada yang misscall, ada sms penting, cukup dilihat di htcsense.com ini, maka akan terlihat misscall dari siapa, ada sms dari siapa. Untuk membalas sms, kita bisa langsung ketik di web, dan mengirimkan balasan, seolah-olah handset masih di tangan kita. Untuk menghindari misscall, kita bisa forwarding telepon ke nomer yang lain. Ragu-ragu handset kita ketinggalan dimana? Cukup klik where is my phone, maka peta akan terbuka menunjukkan dimana posisi handphone kita tertinggal. Kalau jatuh ke tangan orang, kita bisa mengaktifkan kunci dan menaruh pesan di halaman depan yang terkunci untuk meminta yg menemukan menelepon ke nomer telepon kita. Kalau dirasa handphone ini hilang, bisa diremote dari htcsense.com untuk menghapus seluruh isinya supaya data kita tidak dipakai sembarangan, seteleah sebelumnya kita bisa membackup datanya secara wireless. Memang ada layanan terpisah yang mirip seperti ini bisa kita install dari market, tapi htcsense.com terlihat lebih integrated dan lebih lengkap, dan kedepan kemungkinan pengembangannya akan terus ada. Belum lagi htcsense.com bisa terhubung dengan hub untuk memilih, even software yang ingin di installkan di device, setelah di klik maka device akan bereaksi meminta install. HTC Maps- Car Panel Google map sangat komplit dan bagus, datanya dinamis, tapi dirasakan oleh banyak orang yang senang berGPS memiliki kekurangan, karena harus selalu online. Dan sekarang HTC melengkapi device DesireHD dan Z dengan fitur baru ini, car panel, yang memungkinkan kita bernavigasi dengan peta offline, tanpa penggunaan data. Peta offline banyak dibutuhkan orang yang bepergian keluar negeri, untuk menghindari roaming yang mahal karena pengiriman data yang masif dalam penggunaan google map. Juga menghindari loading gambar peta yang lama, karena koneksi data yang pelan atau tersendat. Pertama lihat iklan map ini di htc.com saya agak ragu, kok gambar petanya sepertinya sederhana tidak semeriah peta2 lain, didominasi warna tidak mencolok. Dan pertanyaan saya pertama, apa peta Indonesia ada? Setelah mencoba sendiri saya boleh berkata , car panel adalah navigasi terbaik yang pernah saya coba. Walaupun saya penggemar garmin, saya boleh berkata, garmin harus belajar banyak dari pendatang baru ini. Secara tampilan, mobil yang bisa diganti, jalan yang warna-warni, garmin lebih menarik. Tetapi secara navigasi dan panduan, garmin harus memperbaiki kemampuannya. Biasanya dalam panduan navigasi GPS, kita memiliki dua sensor, mata ke layar gps untuk sync dengan kondisi apa yang kita lihat di depan dan telinga untuk mendegarkan panduan. Biasanya kita harus banyak menyesuaikan diri ketika dipandu, karena seringkali keharusan membelok terlewat karena perintah suara terlewat, atau gambar mobil yang tidak tepat di peta, sudah seharusnya membelok, tapi mobil masih dibawah perempatan, sehingga kita ragu2. Dengan HTC map ini navigasinya tepat sekali, terutama panduan suaranya sangat presisi. Entah berapa tahun garmin sudah masuk Indonesia, tapi navigasi suaranya tidak pernah bagus, entah suara wanitanya yang berlogat sangat solo, atau pemakaian kalimat yang tidak tepat karena translate kata perkata dari bahasa Inggris. Ini saya contohkan panduan dari garmin: “ menghitung ulang, setelah satu ratus lima puluh meter belokkan kanan...” dengan pengucapan kalimat kata perkata sehingga tidak flawless. Kita tahu seharusnya kata yang diucapkan: “ menghitung ulang, setelah seratus lima puluh meter, belok ke kanan” Mengandalkan panduan suara dari garmin tanpa melihat peta, saya percaya kita akan nyasar. Ada 2 panduan suara dalam bahasa Indonesia untuk peta HTC, yang bisa di download dengan mudah, seorang female dan seorang male. Jika kita mau dipandu dalam bahasa Inggris, bahasa afrika, perancis, china dll silahkan download , cukup kecil sekitar 1 mega saja. Ini yang dikelurkan navigasinya dalam panduan car panel: “ Rute anda sudah dikalkulasi, setelah seratus meter, beloklah ke kiri” “Sekarang belok lah ke kanan, kemudian di jalan yang ke-tiga beloklah ke kiri” Suara navigasinya persis orang biasa berbicara dengan intonasi yang baik, dan kalau dia berbicara “di jalan yang ke-tiga”, berarti di depan kita akan melewati dulu dua pertigaan atau perempatan, dan baru belok di pertigaan atau perempatan berikutnya, dan bagus nya pas kita harus belok navigasinya akan menyuruh belok bukan pas dibelokkan sehingga kita lambat bereaksi karena terlalu dekat belokan, tetapi beberapa puluh meter sebelum belok tapi tidak akan tersaru dengan perempatan kecil sebelumnya. Sama seperti kita punya penunjuk jalan disebelah, yang bilang, nah di sini kita belok, karena semakin cepat kita berkendara, semakin lebih cepat dia memberitahu kapan harus belok, supaya kita punya cukup waktu untuk bereaksi. Dengan panduan suara ini, saya bisa mematikan layar dan tidak tersasar cukup dengan mendengarkan navigasi suaranya. Impresif. Tidak hanya itu, sepertinya HTC mendesain aplikasi car panel dengan orientasi kepada pengguna, semuanya serba dibuat mudah. Untuk mendapatkan peta, cukup membuka list peta yang ada, dan terdapat 97 peta negara ada disanan kalau saya tidak salah hitung, dari ujung afrika sampai ujung australia. Misalkan minggu depan kita mau ke hongkong, cukup pilih hongkong langsung di unit nya dan download, free. Mau iseng pakai voice orang hk, download saja langsung di unit nya free. Minggu depannya lagi perlu ke eropa, download saja petanya juga free, sudah lengkap dengan info hotel, bank, restaurant, dan POI-POI lain yang diperlukan. Pada car panel ada menu khusus, Premium Navigation. Walaupun navigasi bisa dilakukan gratis, premium navigation memberikan menu dan tampilan navigasi yang lebih optimal, termasuk navigasi suara yang saya ceritakan diatas. Nah untuk mendapatkan navigasi ini, terpaksa kita harus bayar. Tetapi walupun berbayar, harganya tidak mahal dan ada beberapa pilihan. Untuk pilihan termurah adalah per bulan. Saya rasa pilihan ini sangat masuk akal untuk traveller, misal liburan ini, kita mau natalan bersalju di eropa (cieh banyak duid :-p) , tinggal download peta eropa, dan beli navigation premiumnya untuk 1 bulan saja dengan harga $ 4.99 –$ 5.99, jadi setara 40rb dan 50rb rupiah saja. Pembeliannya pun mudah, hanya tinggal klik buy, maka dia akan minta nomer kartu kredit dan 3 nomer sakti di belakang kartu kredit, alamat email dan nomer telepon, prosesing bentar langsung deh premium navigationnya keluar. Untuk navigasi premium pertahun biayanya around $20 dan untuk lifetime around $30, harga yang masih masuk akal. Kali ini untuk HTC Desire HD resmi versi Indonesia kita diberikan voucher resmi untuk bisa mengaktifkan peta Indonesia lifetime, dan untuk versi Desire Z nya kita harus beli sendiri :-p POI atau point of interest yang disediakan di peta2 htc ini, cukup komplit dan update, bahkan tersambung dengan fitur dari htc sense sebelumnya yaitu foot print, jadi misal kita mau bikin POI baru, misal warung makan, tinggal klik posisi kita, add as foot print dan foto. Nanti di lambang POI nya ada foto warung makan yang baru kita ambil, bahkan lengkap dengan data warung makan yang bisa kita input, berikut address, nomer telepon dll. Kalau data POI nya lengkap, bisa lebih asik, semisal kita sedang dalam perjalanan ke warung makan tersebut, tinggal klik iconnya, dan bisa langsung dial number tersambung ke warung makan untuk reservasi tempat. Kalau dirasakan POI takut kurang,kita bisa mencentang kombinasi pencarian nya dengan data dari google. Nah POI atau posisi kita sekarang bisa dengan mudah dibagikan ke teman, tinggal klik share bisa langsung lewat email, sms, bahkan FB dan Twitter, yang nanti berisi koordinat yang kalau di klik teman akan membuka google map. Dengan Premium Navigation, map yang ditampilkan bisa 3D atau 2D, dan dengan posisi 3D maka gedung2 yang menjadi landmark kota juga akan tampil 3D. Dan kalau hari berganti malam, pada peta navigasi, diatas horison langit yg tari bergambar langit biru dengan awan, berangsur gelap. Menjadi momok banyak orang menggunakan smartphone sebagai GPS, ketika sedang krusial di pandu, ada telepon masuk dan layar peta tergantikan dengan info penelepon, bahkan dengan foto peneleponnya. Bisa nyasar itu karena petanya terhalang :-p HTC dengan car panelnya sudah memikirkan hal itu, maka ketika ada telepon masuk, peta tetap utuh, hanya dibagian bawahnya keluar satu baris nama penelepon dan tombol untuk menerima atau reject. Ketika telepon diterima, maka speaker phone langsung aktif dan bisa mengemudi sambil tetap dipandu peta dan bebas bicara dengan 2 tangan tetap diatas setir. Saya senang dengan fitur map dari HTC ini, karena ternyata tidak dibuat hanya sebagai pelengkap semata, tapi benar2 dipikirkan integrasinya dan keguanaanya sehingga hasilnya benar seperti iklan di webnya tentang penonjolan sistem navigasi yang baru. DLNA Saya rasa ada alasan khusus kenapa Desire ini dinamai HD, ini sebenarnya mengacu kepada kemampuan kamera 8 mega pixel nya untuk selain menangkap gambar foto juga untuk merekam video HD 720. Tapi dikedepankan dalam fiturnya bahwa unit ini juga akan asik dipakai untuk memutar film2 resolusi tinggi. Rasanya setelah merekam video HD kemudian kita ingin tunjukkan pada anggota keluarga yang lain, memutar di unitnya langsung akan ada kekurangan karena batasan ukuran layar. Asiknya sih kalau bisa kita putar di LCD rumah yang lebih besar. Nah unit Desire HD dan Z sudah dilengkapi dengan DLNA, Dinamic Living Network Alliance , ini salah satu bentuk transfer media secara wireless. Nah kalau kita masuk ke situsnya www.dlna.org kita bisa lihat list perangkat apa saja yang sudah support sistem ini. Jika sudah support DLNA tinggal pairing , maka foto-foto, music, bahkan film yang kita putar di desire akan tampil di televisi kita. Kalau perangkat kita belum support, sebenarnya kita bisa membeli converter tambahan, HTC Media Link, berupa perangkat kecil dengan port hdmi. Sambungkan perangkat ini dengan hdmi kabel ke televis, maka televisi kita sekarang support DLNA. Banyak cara untuk bisa saling transfer data media kita secara wireless, misalkan saya punya notebook, atau pc, dan saya ingin mengajak keluarga atau rekan2 lihat bersama video yang direkam desire HD, maka cukup menyambungkan pc saya (pakai windows media player 11) ke router home network dan lakukan hal yang sama dengan Desire nya, maka ketika saya memutar film di desire memakai program bawaannya, conected media, maka ditampilkan film di layar notebook or pc. Semua settingan sangat mudah, tidak perlu repot2 atur IP dll. Dan film yang di streaming dari unit ke pc, jalan dengan sangat2 mulus. Dolby Mobile dan SRS surround. Dibagian belakang Desire HD ada tulisan dolby mobile dan SRS surround, seringkali kita menganggap dolby atau srs harusnya layaknya di perangkat besar yang lebih bertenaga, tapi sekarang dibawa kepada sebuah mobile device. Bagi pencinta musik, ternyata fitur ini bisa sangat2 menarik. Saya juga asalnya berpikir bahwa fitur ini hanya pemanis , tapi ternyata ketika fitur ini dicoba, hasilnya suara yang dihasilkan jauh lebih bertenaga. Ternyata embel2 mobile ini diperuntukan untuk pengguna handsfree atau headphone. Benar fungsi ini menjadi dorongan kita untuk mengeluarkan kocek lebih untuk membeli headphone yang berkelas dan bagus. Saya coba dengan sennheiser , sangat2 keren. Dicoba dengan memutar musik dengan mode biasa, kemudian klik menu, pilih sound enchancer, dan ada pilihan No effects, Dolby Mobile dan SRS enchancement juga equalizer yang bisa dipilih dari berbagai genre music, rock, jazz, blues dll. Ketika SRS dipilih, suara tiba2 berubah, menjadi lebih kaya, treble, bass semua berdentuman dengan tenaga penuh, atau ketika dolby dipilih terasa perubahan suara lebih dalam. Saya rasa pemakai iPod boleh coba banding2 kan kekuatan musicnya dengan Desire HD (Iya desire HD only yang punya fitur ini, desire Z , maaf belum :-p) Asiknya fitur dolby mobile dan srs juga berlaku untuk nonton film, kadang saya iseng sambung perangkat ini dengan tape di mobil via aux, kalau sedang nunggu istri belanja, dan putar film mp4. l\Layar boleh kecil, tapi film menjadi hidup dengan dentuman dolby di dalam kendaraan, seperti nonton di bioskop saja, suara bisa kaya dari speaker kiri dan kanan. Fitur ini juga bisa kita aktifkan ketika memakai mode wireless DLNA, sehingga jika perangkat televisi kita nyambung ke perangkat home theatre, dolby tetap berdentuman. Pilih yang mana? Silahkan lihat spek lengkap ke dua device disini: Speck desire hd http://www.htc.com/www/product/desirehd/specification.html spek desire z http://www.htc.com/www/product/desirez/specification.html Pilih DhD -Jika anda suka layar besar -Kamera 8 Mega pixel dan video format HD 720 -Mau musik dan video yang berdentuman -Layar besar untuk GPS -Restart tercepat, hanya 10 detik untuk dalam keadaan mati , dinyalakan, loading dan siap di pakai. Pilih Dz -Jika tidak suka perangkat yang terlihat besar. -Jika tidak suka ngetik di layar, tapi butuh real keyboard, dan kali ini datang bukan dengan sliding keyboard tapi pop slide keyboard yang cara bukanya sedikit berbeda sehingga menghasilkan permukaan keyboard yang dekat dengan ketinggian permukaan layar. Keyboard memberi kemudahan shortcut, baik menjalankan program dari tuts yang bisa di program, baik dari gabungan kunci dua tombol seperti ctrl+v dll untuk shortcut. -Batere yang lebih lama. -Trackpad Konklusi Selain tampilan fisik dan pemilihan material yang bagus, duo desire ini memiliki kelebihan lain. Walaupun dari pengamatan spek seperti prosesor tidak berubah dengan perangkat2 yang sudah ada sebelumnya, hasil benchmark dan pemakaian menunjukkan pada perangkat ini pemanfaatannya lebih maksimal. Pada desire HD jika dilakukan bechmark dengan quadrant maka akan didapat score 2000 an berkat prosesor 1Ghz nya dan rom yang bagus. Pada desire Z walau di spek hanya terlihat prosesornya 800 mhz, score nya diatas 1600, ini score diatas nexus one froyo atau samsung sgs, yang sudah berprosesor 1Ghz. Ajaib. Storage memori internalnya sudah memadai dengan sisa 1,5 giga untuk DhD dan 1giga untuk Dz, memungkinkan untuk menginstall program apa saja sesukanya tanpa dipusingkan dengan kehabisan memory dan harus mengaktifkan fungsi Apss2SD. Masih banyak yang bisa diceritakan tentang kemampuan device ini, tapi beberapa point yang kita tonjolkan sepertinya sudah cukup bisa mewakili gambaran dari device seri desire yang baru direlease oleh HTC, sehingga rasanya pantas mereka dalam peluncuran mengatakan device ini sebagai the most powerful HTC. Salam, Lucky Sebastian -- =============== "Indonesian Android Community [id-android]" HTC Android Phone with HTC Sense and HTCsense.com http://www.htc.com/DesireHD/ --------------------- ID Android Developer http://groups.google.com/group/id-android-dev --------------------- Toko Gila Original Surabaya Email: [email protected] Ph. (031) 91555898 -------------------- i-gadget Store - BEC Bandung E-mail: [email protected] Ph. 0812-21111191 ------------------- Toko EceranShop - BEC Bandung E-mail: [email protected] Ph. 0815-56599888 ------------------ Aturan Jual/Kloteran ID-Android http://goo.gl/azW7 -- =============== "Indonesian Android Community [id-android]" HTC Android Phone with HTC Sense and HTCsense.com http://www.htc.com/DesireHD/ --------------------- ID Android Developer http://groups.google.com/group/id-android-dev --------------------- Toko Gila Original Surabaya Email: [email protected] Ph. (031) 91555898 -------------------- i-gadget Store - BEC Bandung E-mail: [email protected] Ph. 0812-21111191 ------------------- Toko EceranShop - BEC Bandung E-mail: [email protected] Ph. 0815-56599888 ------------------ Aturan Jual/Kloteran ID-Android http://goo.gl/azW7
