Wow...tulisan Pak Hadi TOP abis cah....

Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa
Arief from Solo with love
Sent via Droid RAZR Maxx
On Apr 19, 2013 9:23 AM, "Hadiwijaya Sasanadi" <[email protected]> wrote:

> Dengan berat hati Penulis ingin membagikan sebuah pengalaman yang luar
> biasa bersama salah satu perangkat Android terbaik pada masanya, The
> Samsung Galaxy Nexus Sprint (CDMA). Waktu yang telah dilewatkan bersama
> selama satu tahun lebih, telah memberikan pengalaman yang sangat berharga,
> times of ups-and-downs, masa sedih dan gembira, kesukaan dan keceriaan,
> kemarahan dan kegeraman, semua berbaur menjadi satu.
>
>
>  Sedikit menengok ke belakang, saat Penulis pertama kali berkenalan
> dengan sistem Operasi Android, kala itu satu-satunya sistem operasi yang
> dipergunakan Penulis adalah sistem Operasi BlackBerry versi 5.0. Penulis
> hanya berkutat di aplikasi messaging berbasis text yang tersedia di
> BlackBerry App World. Saat itu pilihannya tidak terlalu banyak, ditambah
> lagi dengan keterbatasan perangkat keras yang dimiliki oleh BlackBerry 9000
> yang hanya memiliki internal memory sebesar 128 MB.
>
>
>  But then, it was the hottest trend available. Everyone is BBM-ing
> everybody. Life is so simple that days. Haha. Mari kita coba bandingkan
> dengan kondisi per-messaging-an saat ini: BBM, WhatsApp, KakaoTalk, Line,
> Yahoo Messenger, Google Talk, WeChat, and many more to come.. **Sigh**
>
>
>  Sebelum beranjak ke diskusi lebih lanjut, dalam kesempatan ini ijinkan
> Penulis mengucapkan terima kasih kepada beberapa rekan yang telah menjadi
> guru dan rekan diskusi, rela berbagi pengalaman dan pengajarannya:
>
>
>  Alvin “The Gentleman Importers” Kurniawan
>
> Beliau menjadi salah satu sumber terpercaya untuk bisa mendapatkan Gadgets
> terpanas, selain dari seorang yang selalu berupaya untuk always-keep-up
> dengan teknologi terkini. Memiliki jejaring yang merentang jauh sampai ke
> negara yang dianggap sebagai pusat perkembangan teknologi. Adalah hal yang
> biasa jika bermacam Gadget yang baru saja dirilis, dalam hitungan hari
> sudah berada di tangan Beliau. Bukan hanya itu, he is one of the most noble
> gentleman seller you ever find. Your purchase is as safe as Swiss Banks
> deposits. So if you're looking for a peace of mind in transaction, look no
> further.
>
>
>  Anwar “Babah Bandung” Thamrin
>
> Do I need to say anything for this person? I doubt it. Almost everybody
> knows him. Beliau menjadi salah satu penentu trend Gadget terkini. He
> usually has the latest and greatest Gadgets available. Beliau menjadi salah
> satu rujukan paling terpercaya untuk penilaian kinerja sebuah Gadget. Namun
> jangan tanya Beliau akan perangkat BlackBerry ya. At least for the moments.
> Haha. Berkat “pengarahan” Beliau juga, Penulis mendapatkan kesempatan untuk
> mencicipi The Amazing Apple World dan akan banyak menimba ilmu dari Beliau.
>
>
>  Prayudi “Doc Berry” Aji Murtolo
>
> Mencari informasi terkini yang berhubungan dengan operator? Promosi?
> Solusi? He's the guy. Pengetahuan Beliau yang sangat menyeluruh akan
> bagaimana sebuah operator bekerja membuat Beliau menjadi salah satu sumber
> terpercaya dalam segala sesuatu yang berhubungan dengan Operator
> Telekomunikasi. Want to learn a bit about BlackBerry? Want to be a
> BlackBerry Master? You've already know who's to ask.
>
>
>  Steve “The Kicker” Listiawan
>
> Mengambil spesialisasi di bidang tablet, Beliau mengkoleksi (atau
> setidaknya mencoba) mungkin hampir semua tablet yang pernah diproduksi.
> Setidaknya yang memiliki kemampuan teleponi dan berukuran 7” keatas.
> Kegemaran Beliau akan tablets sudah tidak usah diragukan lagi. Ask him how
> many tablets he has. You'll be surprised. So if it's 7” or bigger and has
> phone capabilities, he usually has one. Salute! Go for more, Mister...
>
>
>  Andi “The Newsmaker” Leo
>
> Wants to know the latest news and trends on Gadgets world? You've meet the
> man himself. Hampir semua informasi terkini yang berkaitan dengan dunia
> Gadget sudah termonitor Beliau. Bukan hanya sekedar informasi namun
> seringkali hands-on experience dengan produk yang akan diluncurkan pun
> sudah menjadi makanan sehari-hari. Sayangnya karena terikat NDA, tidak
> banyak informasi yang dapat diberikan oleh Beliau, because he's a man of
> his words.
>
>
>  Lim “JazzDeDragon” Heriyadi
>
> Siapa yang tidak mengenal Beliau? Tidak hanya aktif di dunia milis dan
> social media, sebagai seorang avid photographer, Beliau juga memiliki
> kiprah di dunia entertainment. Beliau jugalah yang saat-saat awal “berbagi”
> akan kecanggihan Galaxy “The Dark Side” Camera, sehingga akhirnya Penulis
> memutuskan untuk mencoba belajar “Newbie” Photography. Hehe
>
>
>  Satyadhi “The Photographer” Hendra
>
> Sebagai seorang fotografer profesional yang telah memiliki begitu banyak
> pengalaman, Beliau menjadi salah satu nara sumber paling terpercaya akan
> segala sesuatu berkenaan dengan dunia fotografi. Beliau juga dengan
> dermawan membagi semua ilmu yang dimilikinya kepada siapapun yang yang
> rindu untuk belajar fotografi. Semoga Penulis mendapatkan kesempatan
> berharga menjadi salah satu murid Beliau.
>
>
>  Johan “The Humble Guy” Teddy
>
> Kerendahan hati dan kegemaran untuk menolong orang lain, menjadi salah
> satu karakter yang paling menonjol dari Beliau. Selain itu Penulis juga
> belajar salah satu ilmu yang paling penting di dunia Gadget dari Beliau:
> “Cukupkan dirimu dengan apa yang ada padamu”. Bagaimana tidak? Beliau
> selalu mendahulukan kepentingan “Staff” nya dibanding kepentingan pribadi.
> This is rare qualities.
>
>
>  Hendra “Whorty” Gunawan
>
> Berdomisili di kota Malang yang relatif jauh dari Jakarta, tidak membuat
> Beliau ketinggalan teknologi dan berita. Sebagai salah satu aktivis di
> dunia Apple, kiprah Beliau tidak dapat dikesampingkan. Mengambil
> spesialisasi high-end products, jaringan Beliau merentang sampai ke seluruh
> Indonesia.
>
>
>  Subanindyo “Master Sifu” Ardi
>
> Rekan-rekan yang aktif berkecimpung dalam ekosistem Android, kemungkina
> besar sudah mengenal nama besar Beliau. Pengalaman yang luas, ditambah
> dengan pengetahuan tentang lika-liku Android yang komprehensif, dilengkapi
> dengan rasa ingin tahu yang tinggi, menjadi kombinasi maut yang menjadikan
> Beliau sebagai salah satu sumber referensi Android paling kredibel. Jika
> bukan karena Beliau, Nexus CDMA masih tetap menjadi WiFi only devices.
> Beliaulah yang telah bersusah payah membuatkan script dalam proses inject
> nomor dan data. Yang super rumit itu. Hehe
>
>
>  Anton “Carnivorous” Susanto
>
> Penulis belajar tentang sikap praktis dan to-the-point dari Beliau.
> Down-to-earth dan get-things-done adalah sifat yang menonjol. Selera yang
> tinggi akan makanan membuat Beliau tau dengan pasti lokasi makan enak di
> Jakarta dan sekitarnya. Dalam menentukan pilihan Gadget pun, prinsip common
> sense, practicality, usefulness dan kehati-hatian sangat dikedepankan.
>
>
>  Beliau-Beliau inilah yang telah memberikan pengajaran, arahan, tips dan
> tuntunan, saat Penulis mulai belajar mengenal ekosistem Android. Selain
> dari nama-nama tersebut diatas, dalam kesempatan ini Penulis juga ingin
> mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan sekalian yang tergabung
> di komunitas dan milis tercinta ini, yang juga telah berkenan memberikan
> masukan, tips, arahan, kritikan, usulan, pengajaran dan pendapat akan
> segala sesuatu yang baik secara langsung ataupun tidak langsung,
> berkontribusi dalam membangun pengetahuan dan pengenalan Penulis akan
> ekosistem Android.
>
>
>  Dimulai dari Android pertama yang menjadi kelinci percobaan: Smartfren
> Andro E910, kemudian disusul dengan Samsung Nexus S dan dilanjutkan dengan
> Galaxy Nexus CDMA. Sementara untuk tablet, dimulai dengan BlackBerry
> Playbook (Yang dapat juga menjalankan beberapa aplikasi Android hasil
> porting), SmartFren Andro Tab dan Asus Transformer Infinity.
>
>
>  Sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan semua.
>
>
>  Kembali ke topik awal, sejatinya tidak banyak yang perlu dikeluhkan akan
> performa dan kinerja dari Galaxy Nexus CDMA ini (Selanjutnya akan
> disebutkan Nexus CDMA saja). Selain dari baterai tentunya! Haha. Penulis
> biasa menyediakan lima baterai (Yep, you got it right! Lima in L-I-M-A),
> demi untuk dapat mengarungi aktivitas Penulis selama seharian penuh.
>
>
>  Secara jujur, harus diakui memang cara Penulis memakai Nexus CDMA
> cenderung berat, bahkan mengarah abusive. Mulai dari membaca E-Mail,
> Messaging Apps, Endomondo, Songza, mendengarkan musik, browsing,
> menjalankan program MobileBiz dan banyak lainnya. Mengapa harus meyediakan
> begitu banyak baterai? Bukankah tersedia Battery Box (Power Banks)? Tentu
> saja. Namun tipe Penulis adalah tipe yang agak kurang cocok dengan juntaian
> kabel saat kita mengisi baterai smartphone dengan sebuah Battery Box.
> Simply say, I'm addicted to battery. Hehe
>
>
>  Meskipun pada akhirnya tuntutan ketersediaan baterai ini pun pada
> akhirnya terpaksa dikompromikan. Namun untuk pembahasan akan hal ini, akan
> coba dibagikan di tulisan lain, dan bukan pada tulisan ini. After all, life
> is full of compromises, right? Hehe.
>
>
>  Back to the Nexus CDMA issue. Let the story begins...
>
>
>  Beberapa waktu lalu, performa data dari salah satu operator yang
> dipergunakan di Nexus CDMA, menunjukkan penurunan kinerja. Sebelum Penulis
> melanjutkan, perlu perlu digarisbawahi, bahwa tulisan ini tidak memiliki
> tendensi untuk mengkritisi kinerja satu atau beberapa Operator. Bukan juga
> merupakan sebuah kampanye hitam maupun upaya boikot akan jenis operator
> tertentu. Sama sekali bukan. Bukan juga merupakan upaya menjelek-jelekkan
> satu atau beberapa Operator atau malah berupaya untuk menunjukkan kelemahan
> dan kekurangan satu atau beberapa Operator. Sama sekali bukan.
>
>
>  Penurunan ini mungkin salah satunya dikarenakan: Penulis ada di Jogja!
>
>
>  Jogja memiliki banyak keunikan dan “keunikan”. Keunikan dan “keunikan”
> tersebut itulah yang justru membuat Jogja menjadi sangat istimewa. Salah
> satu dari “keunikan” tersebut adalah kehausan (Baca: kerakusan) Bandwith
> Internet. Seberapa besarpun Bandwith yang diberikan oleh pihak Operator,
> sudah dapat dipastikan akan tetap kurang, khususnya jika dilabeli dengan
> biaya “terjangkau” plus distempel dengan label “unlimited”.
>
>
>  Sebelum meledaknya era Smartphone, Bandwith yang tersedia masih dapat
> ditoleransi. Not blazingly fast. Just tolerable. Namun sejak meluasnya
> pengguna Smartphone, khususnya Android, maka habislah semua Bandwith yang
> disediakan oleh Operator. Nothing left on the table. Sapu bersih. Bukankah
> pihak Operator hanya perlu melakukan investasi peralatan (CAPEX) demi untuk
> memperbaiki sekaligus meningkatkan kualitas layanan data? Tidak sesederhana
> itu.
>
>
>  Dengan semakin umumnya seseorang mempergunakan lebih dari satu perangkat
> mobile, kita akan dengan mudah membandingkan kinerja satu Operator dengan
> Operator lainnya, hanya dengan mempergunakan beberapa perangkat yang kita
> miliki. Dan apabila memang perbedaan yang ditemui begitu jauh, kita akan
> dengan mudah juga berpindah ke Operator tersebut. Jika ditambah dengan
> adanya peluncuran produk baru atau bentuk promosi yang agresif, perpindahan
> pemakai dari satu Operator ke Operator lain akan terjadi dengan begitu
> cepat dan tidak dapat dihindari. Sama sekali tidak ada yang dinamakan
> loyalitas pelanggan (Customer Loyalty) disini. Lalu bagaimana kedua fakta
> tersebut saling terhubung?
>
>
>  Bagaimana jika setelah menggelontorkan begitu banyak biaya investasi
> (CAPEX), ternyata User yang diharapkan loyal malah justru berpindah ke
> Operator lain, yang pada saat yang sama, lebih berani menawarkan layanan
> data yang memiliki kualitas kurang lebih sama, dengan harga yang lebih
> murah? Hal ini semakin memperumit analisa investasi dari semua Operator.
> It's a tough decisions for any Operators.
>
>
>  Tambahan lagi, Jogja merupakan salah satu pasar yang paling kompetitif
> dan sensitif. Baik dari sisi harga maupun dari sisi kualitas. Statement
> barusan merupakan pembahasaan lain dari bagaimana kami-kami di Jogja
> berusaha untuk mencari Operator yang rela memberikan kuota dan kecepatan
> setinggi-tingginya, dengan harga semurah-murahnya. Hehe. Ini Jogja, Dab!
>
>
>  Tekanan dalam bentuk penurunan kualitas dan kecepatan layanan data ini
> akan semakin menyesakkan dada Penulis, manakala Penulis membandingkan
> kecepatan Nexus CDMA dengan perangkat Gadget lain yang kebetulan berbasis
> GSM. Saat terakhir Penulis mempergunakan Nexus CDMA, kecepatan yang
> didapatkan berkisar di 300 kbps, sementara perangkat lainnya yang berbasis
> GSM mampu mendapatkan kecepatan sampai dengan 12.000 kbps. Bahkan lebih.
>
>
>  Ketidakpuasan Penulis seringkali memuncak menjadi-jadi saat Penulis
> berupaya membagikan kecanggihan The Mighty “Google Now”. Dimana kecepatan
> response Google Now adalah sangat bergantung kepada Bandwith dan kecepatan
> data yang disediakan Operator. Seringkali dalam beberapa kesempatan,
> “Google Now” malah menjadi “Google Then”atau malah “Google Wait, and Wait,
> and Wait” **Sigh**
>
>
>  Oya, sebelum lupa. Bagi para rekan yang masih mempergunakan Nexus CDMA
> dan mengalami kesulitan melakukan proses inject nomor, mungkin dapat
> mencoba kombinasi angka “*228;1”. Works like magic for me.
>
>
>  Mari kita lanjutkan. Sungguh amat disayangkan apabila kecanggihan sebuah
> Gadget terkendala keterbatasan kecepatan data dan bandwith yang tersedia.
> Pada akhirnya seluruh potensi dari perangkat pintar tersebut tidak dapat
> tergali maksimal.
>
>
>  Contoh lain: kemampuan perangkat Android untuk dapat mengubah kata-kata
> yang kita ucapkan menjadi tulisan (Voice to text). Sayangnya untuk Bahasa
> Indonesia belum tersedia secara Offline, sehingga seluruh proses sangat
> bergantung akan kecepatan dan bandwith data. Untuk bahasa lain, misalnya
> Inggris, Jepang, Belanda, Rusia, Perancis, Spanyol, Italia, Portugis,
> Mandarin dan Korea, semua telah tersedia secara Offline. Wake up, Google!
> Please do something about this.
>
>
>  Alhasil, Penulis mengambil sebuah kesimpulan sederhana: seluruh potensi
> dan kemampuan dari sebuah perangkat Android tidak dapat sepenuhnya
> dimaksimalkan, jika tidak dibarengi dengan kecepatan dan reliabilitas data
> yang mumpuni. A very poweful sports car without a proper fuel will go
> wasted. That's what I felt.
>
>
>  So? What should we do?
>
>
>  Bagaimana? Apa yang harus kita lakukan sekarang?
>
>
>  It's time to change the fuel to the higher octane! Highest if possible.
>
>
>  Singkat cerita, supaya tidak berkepanjangan, berkat seorang Trusted
> Seller di Medan yang sangat baik hati, Oom Jhon Halim, Penulis berhasil
> mendapatkan pengganti Nexus CDMA: Galaxy Nexus GSM! Let's try this new
> baby. Vroooom... Vrooom...
>
>
>  Mengapa masih tetap Nexus? What's so special about Nexus family line?
>
>
>  Everybody knows that Nexus phone probably is not the latest, fastest,
> hottest, coolest and most sophisticated device available. But surely it's
> one of the most stable and and widely supported, especially by many of our
> brilliant friends at XDA.
>
>
>  Sejak mulai mengenal keluarga Nexus, yang dimulai dari Nexus S, Penulis
> sudah jatuh hati. Mulai dari desainnya, kelengkapannya, interfacenya,
> update support-nya, kesederhanaannya, komunitasnya, oprek-able-nya,
> ROM-nya, Kernelnya, aksesorisnya, sampai kepada harganya dan nya-nya
> lainnya. Meskipun bagi beberapa rekan, interface Nexus dianggap kuno dan
> terlalu sederhana, Penulis justru menemukan keindahan dalam keserhanaan
> tersebut. No additional launcher, no bloatwares, no un-necessary
> interfaces. So simple, powerfully effective. Just Android. Pure Google.
>
>
>  Sebagian orang mengganggap Nexus user adalah orang-orang yang senang
> meng-oprek Nexusnya. Menggantinya dengan Custom ROM, mengutak-atik
> kernelnya, mengganti themes, overclocking dan lain sebagainya. Betul. Namun
> tidak semua. Saya pun awalnya seperti itu. Bolak balik mencari ROM terbaik,
> tercepat dan terstabil. Mengganti kernel dari yang satu ke yang lainnya.
> Berusaha mencari kombinasi dan keseimbangan antara kinerja dan baterai. Not
> anymore. Saya sudah insaf sekarang. Hehe
>
>
>  Now it's time to do things WITH your device and not to do things TO your
> device. Hehe
>
>
>  Also don't forget the upcoming Android 5, also known as Key Lime Pie.
> Konon akan dirilis saat Google I/O Conference tanggal 15-17 Mei 2013. Konon
> pula, Galaxy Nexus masih dapat mencicipi dessert baru besutan Google
> tersebut. Hopefully.
>
>
>  Kembali ke Nexus GSM.
>
>
>  Awalnya Penulis berencana untuk menjadikan Nexus GSM sebagai kuda beban
> untuk semua aktivitas komunikasi dan interaksi digital. Minus BBM tentunya.
> E-Mails, Messengers, Photos, Videos, Games dan lain sebagainya. Did it
> work?
>
>
>  It did, originally. Not for long.
>
>
>  Awalnya semua berjalan mulus dan lancar. Buttery smooth. Seperti yang
> dijanjikan oleh Google.
>
>
>  N-A-M-U-N
>
>
>  Sejalan dengan waktu, dengan semakin bertambahnya aplikasi yang
> dibenamkan dan dengan semakin kompleksnya program-program baru yang
> dirilis, maka bertambah tinggi pula tuntutan perangkat keras yang
> dibutuhkan. Nexus ageing processor/GPU and it's diminutive 1 GB RAM is
> starting to toll its performace. Perlahan namun pasti, terjadi beberapa
> perubahan.
>
>
>  Buttery smooth mulai berubah menjadi B'but'ter'ry Sm'mo'ot'th. Interaksi
> dan perpindahan menu maupun program mulai mengalami ketersendatan. Free RAM
> usually drops to an average of 200-ish Megabytes. An alarming sign.
>
>
>  Houston, we have problem!
>
>
>  Sedikit flashback ke belakang. Saat Nexus 4 baru dirilis, Penulis dan
> Oom Alvin “The Gentleman Importers” Kurniawan sempat berdiskusi dan
> membandingkan spesifikasi Galaxy Nexus dengan Nexus 4. Di atas kertas,
> spesifikasi yang tertera tidak terlalu jauh berbeda. Dual vs Quad core, 1
> GB RAM vs 2 GB RAM, 1280 x 720 vs 1280 x 768. Belum lagi sentimen negatif
> yang sempat dihembuskan saat launching, masalah kamera, build quality dan
> after sales support. Kesemua hal tersebut kemungkinan memberikan tekanan
> yang berat dan pada saat yang sama membuat persepsi negatif ke banyak
> orang.
>
>
>  Saya termasuk salah satunya. Berbekal perbandingan spesifikasi di atas
> kertas, antara Galaxy Nexus dan Nexus 4, dibumbui dengan rumor-rumor dan
> sentimen negatif yang beredar, lengkaplah keengganan Penulis untuk
> mengganti Galaxy Nexus ke Nexus 4. Disamping harganya yang masih premium
> tentunya. Hehe.
>
>
>  At that time, I was so confident that Nexus 4 is not-that-so-different
> compared to Galaxy Nexus. Not-that-superior and not-that-good. E-T
> C-E-T-E-R-A. Is that true?
>
>
>  I was wrong.
>
>
>  T-E-R-R-I-B-L-Y W-R-O-N-G
>
>
>  Dengan rendah hati, Penulis pun sudah mengakui kesalahan fatal ini
> kepada Beliau. Jadi, dimana letak kesalahannya?
>
>
>  Never, ever, build your final opinion based on specifications alone.
>
>
>  N-E-V-E-R
>
>
>  E-V-E-R
>
>
>  Kita harus sungguh-sungguh mencoba, memakai dan mempergunakan perangkat
> tersebut, sesuai dengan kondisi dan situasi yang biasa kita hadapi sehari
> hari. Not only for one hour or two. Make it one week or two. After that,
> then you decide.
>
>
>  Sebenarnya Penulis masih ingin terus berdiskusi, akan beberapa kriteria
> dan spesifikasi dasar yang menjadi persyaratan sebuah perangkat Android.
> Diskusi ini didasari akan observasi dan pengamatan penggunaan beberapa
> perangkat Android, khususnya keluarga Nexus. Namun karena tulisan ini sudah
> terlalu panjang, maka diskusi tersebut akan kita tunda di tulisan
> berikutnya: How I choose my Android device.
>
>
>  Maka dengan berat hati, Penulis mengucapkan selamat tinggal kepada
> Galaxy Nexus, both CDMA and GSM version. Farewell my dear faithful one. You
> have served your master very well. I thank you both.
>
>
>  EPILOGUE
>
>
> What am I using now?
>
>
>  Still a Nexus.
>
>
>  Part four
>
>
>
>  --
> ==========
> Download Aplikasi Kompas versi Digital dan Keren
> https://play.google.com/store/apps/details?id=com.kompas.android.kec
> --------------------------
> Ayo ikutan kompetisi foto di Indosat Smartphone Photography Festival 2013
> Info: http://smartphonephotography.indosatmentari.com
> ---------------------
> Galaxy Note 2 Best Deal Rp. 6,499rb hanya di Multiply.com!
> Garansi resmi. Dapatkan segera! http://bit.ly/gaddrotor
> --------------------
> Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi :
> http://www.hostune.com
> --------------------
> Aturan Umum ID-Android: http://goo.gl/MpVq8
> Join Forum ID-ANDROID: http://forum.android.or.id
> ==========
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android]
> Indonesian Android Community " dari Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke id-android+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>

-- 
==========
Download Aplikasi Kompas  versi Digital dan Keren
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.kompas.android.kec
--------------------------
Ayo ikutan kompetisi foto di Indosat Smartphone Photography Festival 2013
Info: http://smartphonephotography.indosatmentari.com
---------------------
Galaxy Note 2 Best Deal Rp. 6,499rb hanya di Multiply.com! 
Garansi resmi. Dapatkan segera! http://bit.ly/gaddrotor 
--------------------
Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi : 
http://www.hostune.com
--------------------
Aturan Umum  ID-Android: http://goo.gl/MpVq8
Join Forum  ID-ANDROID: http://forum.android.or.id
==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community " dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke id-android+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke