Terima kasih atas paparannya, Pak David. Sangat bermanfaat. SOL. 


Salam,


Herry SW

On Mon, 22 Jul 2013 15:25:00 +0800
David Christian <[email protected]> wrote:

> Saya akan coba jawab pertanyaan Om Harry SW.
> 
> 1. Rangkaian yang melakukan percakapan itu sebenarnya tidak ada. Tapi yang
> ada, hanyalah standard yang dibuat oleh pabrik, yang merupakan persetujuan
> antara batere dengan charger.
> Secara cerita simple: Bagi si Charger, aku akan berhenti mengirim arus
> dalam jumlah besar, jika tegangan yang aku rasa di antara kedua kaki ku
> untuk ke hp, sudah mencapai 3.7volt. Ampere yang semula aku supply berupa
> 2.0A akan ku drop hingga menjadi 10mA saja, dan dalam waktu-waktu tertentu,
> aku akan terus memantau kondisi tegangan di antara kedua kaki ku ini.
> 
> Bagi si Batere: Aku akan terus menerima charge, dalam jumlah ampere 2.0 A
> (*Asumsi si batere bisa menangkap 2A maksimalnya). Dan jika suhu batere
> melebihi 40 derajat celcius, aku akan memberikan isyarat 3.7 volt kepada
> kaki input ku, sehingga charger berhenti memberi aku ampere yang tinggi.
> Tapi jika suhu telah turun, aku juga akan turunkan tegangan itu (*Batere
> memiliki sirkuit untuk multiply tegangan). Bagi batere tertentu, dia bukan
> memberikan tegangan 3.7 Volt, tapi mengaktifkan rangkaian resistor untuk
> menahan arus yang masuk. Biasanya dibantu oleh transistor yang terhubung ke
> pendeteksi suhu batere.
> 
> Dan secara habit nya batere, apabila penuh, dia tidak akan rakus memakan
> ampere yang tinggi, dan tegangan yang mulai menanjak, akan terasa di kaki
> inputnya. Bagi charger, itu isyarat mengirimkan ampere yang lebih kecil.
> Biasanya ada jeda sekitar 30 menit sampai 1 jam untuk menurunkan ampere.
> 
> 2. Untuk kasus batere meledak, biasanya karena terjadi kerusakan jaringan
> sensor suhu. Itu yang paling fatal. Biasanya batere merek abal-abal juga
> mengabaikan ada nya jaringan ini. Selain itu, juga, kerusakan jaringan
> regulator tegangan di dalam batere juga bisa jadi pemicunya. Yang kedua, si
> charger tidak memiliki sensor tegangan pada jaringan sekunder nya. Alias
> jaringan yang menghadap ke HP. Tanpa ada deteksi tegangan, mustahil bagi
> charger untuk bisa menurunkan ampere secara otomatis.
> 
> 3. Untuk kasus HP nyetrum saat di-charge, ini sedikit mengejutkan.
> Faktanya: Setiap charger menggunakan transformer, baik ukuran besar maupun
> kecil, untuk mengubah arus AC dengan tegangan tinggi, ke arus AC tegangan
> rendah. Nah, sebagian produsen, mereka ingin mengecilkan biaya produksi
> dengan menghilangkan kumparan transformer, menggantinya dengan sederetan
> kapasitor dan resistor, kemudian menghubungkannya kepada serangkaian dioda
> untuk menyearahkan arus. Ini sangat fatal, ketika si kapasitor menjadi
> bocor, yang harusnya membatasi tegangan 220volt atau 110 volt masuk ke
> jaringan dioda, menjadi tidak berfungsi. Sehingga tegangan begitu tinggi
> memasuki HP, dan menyetrum pemakainya, dan tidak mustahil, terjadi
> kebakaran di HP, karena diserang oleh tegangan tinggi, plus arus yang besar.
> 
> Saya beberapa kali membongkar charger abal-abal yang diimport dari negeri
> panda. Salah satunya, milik teman kantor, charger iPAD yang meledak di meja
> kerjanya. Setelah saya bongkar, charger itu tidak ada sekring, tidak ada
> kumparan transformer, yang ada sekelompok dioda, kapasitor, dan resistor
> murahan... Bayangkan aja, begitu terkejutnya temanku ketika colokin itu
> charger ke jaringan PLN, dan BOM...!!! Asap hitam keluar, disertai suara
> ledakan. Untung doi belum sempat colok ke iPad. Kalau kecolok, innaillahi
> juga buat si iPad kesayangan beliau.
> 
> Saran saya: Belilah charger original dari produsen gadget anda. Jangan
> gara-gara menghemat sedikit uang untuk membeli charger, trus mengorbankan
> gadget anda yang harganya jauh lebih mahal, apalagi sampai mengorbankan
> jiwa anda, atau jiwa orang kesayangan anda, yang tentu tidak ternilai
> harganya.... Jangan karena nila setitik, rusak susu sebelahnya,....
> 
> 

-- 
==========

INDOSAT SUPER 3G plus
http://www.indosat.com/Personal/Internet/INDOSAT_SUPER_3G_plus
---------------------
ID-Android on YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A 
--------------------
Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi : 
http://www.hostune.com
--------------------
Aturan Umum  ID-Android: http://goo.gl/MpVq8
Join Forum  ID-ANDROID: http://forum.android.or.id
==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community " dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke id-android+berhenti [email protected] .


Kirim email ke