On Thu, 23 Jan 2014 22:29:16 +0700 Rudy Tjandra <[email protected]> wrote:
> Ane udh pernah posting om. Kan ane pernah nguli di sana di bagian pajak. > Ane penasaran. Ada pib ama invoice import hh dri cina. Ane tanya bagian hh. > Ini di invoice hhnya dijual dg nama apa. Lah ane itung cif plus ppn inpor > plus pph 22 jatuhnya per unit beda2 tipis ama hrga jualnya plg nggak nyampe > noban per unit untungnya. Ane tanya ke marketing kok bs bgini ya? > Jawabannya ya krn sf nggak cari untung dri jualan hh tpi dari penambahan > jumlah pelanggan yg bli pulsa. > Yup, bundel ponsel itu kan jurus untuk akuisisi pelanggan, mengingat ketersediaan ponsel CDMA di pasar sangat terbatas. Dengan adanya bundel ponsel plus GSM-nya dibuat maksimal GPRS/EDGE, diharapkan pengguna akan lumayan setia dengan Smartfren. Nah, pemakaian bulanan itulah yang menjadi salah satu sumber pemasukan rutin Smartfren. > Jawaban knp rugi besar? > > Gara2 akuisi mobile 8 dari mnc. Ancur2an (maaf ane nggak bs nulis detail). > Financing cost segaban. Butuh duit banyak buat ekspansi Kalau dilihat, Smartfren memang masih rugi sampai triliunan rupiah. Namun, bila dicermati lebih dalam, dari tahun ke tahun jumlah kerugiannya terus menurun. Kalau Smartfren bisa terus menjaga, bahkan meningkatkan perkembangannya, bukan mustahil tahun ini dia akan mencapai titik impas. Tidak rugi lagi, meskipun juga belum meraup keuntungan. Salam, Herry SW -- ========== ID-Android on YouTube https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A -------------------- Aturan Umum ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB Join Forum ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community " dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke id-android+berhenti [email protected] . Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.
