everytime you kill an apps, it will comes back again, it restart the 
service and process


On Tuesday, February 18, 2014 10:07:12 AM UTC+7, Ibnu maksum wrote:
>
> Yang saya takutkan bukan lemoth nya android, tapi borosnya si baterai :|
> Jadi tidak ada salahnya untuk membunuh aplikasi yang sudah ga dipakai 
> lagi, mungkin 
>
> DU Battery selalu nyuruh kill apps kalo batre mau habis 
>
> Sent from my BlackBerry 10 smartphone.
>   *From: *Ananda Laksono
> *Sent: *Senin, 17 Februari 2014 16.07
> *To: *ID-android
> *Reply To: *[email protected] <javascript:>
> *Subject: *Re: [id-android] [Share] Manajemen RAM di Linux/Android
>
> Pengguna handset Samsung TouchWiz UI ICS keatas, sudah diberi peringatan 
> saat ingin "clear memory"
> On 17 Feb 2014 11:54, "Rio Husnady Hidayat" <[email protected]<javascript:>> 
> wrote:
>
>> *Mau Share aja sedikit pengetahuan yang ane punya soal ram di android*
>> *jika ada kesalahan mohon di koreksi*
>> *karena ilmu yang terbatas....*
>> *mari belajar bersama....*
>>
>>
>> ........
>> Di beberapa facebook groups yang saya ikuti, 
>> banyaknya user yang awam tentang linux/android dan menyamakan persepsi 
>> salah yang mereka tahu dengan sistem operasi windows.
>>
>>
>> perlu di ingat, Android based on Linux, bukan windows...
>>
>> cara kerja, pengaturan, serta manajemennya juga berbeda
>>
>> karena berbeda sistem operasi
>>
>>
>> hal yang perlu di ingat
>>
>>
>> 1. Android/Linux itu semua tentang efisiensi..
>>
>> 2. Android itu embedded OS, bukan Desktop OS
>>
>> 3. Embedded OS itu dibuat ringkas berjalan pada memory, size dan 
>> processing power terbatas
>>
>>
>> Konsep pemakaian memori Linux adalah semua tentang efisiensi. 
>>
>> RAM adalah sumber daya yang harus digunakan, 100% jika memungkinkan, 
>> sepanjang waktu (jika memungkinkan). 
>>
>>
>> Linux menggunakan RAM yang tidak digunakan untuk cache data dan 
>> filesystem meta-data dari perangkat penyimpanan lambat (Flash atau disk) 
>>
>>
>> karena mengambil informasi dari RAM jauh lebih cepat: 
>>
>> Tidak ada hambatan (bottleneck) seperti media fisik lambat, slow buses or 
>> device clocks, dan tidak memerlukan dekompresi.
>>
>>
>> *dekompresi : tiap aplikasi di android itu adalah compiled java within 
>> compressed zip.*
>>
>> *jadi apk harus di dekompresi, sebelum aplikasi siap untuk di ekseskusi*
>>
>>
>>  *----------------------------*
>>
>> *LOGIKA KERJA RAM LINUX*
>>
>> *----------------------------*
>>
>> Ram : meja kerja
>> CPU : pegawai
>> isi ram : barang-barang
>> ---------------------------
>> Seorang pegawai (CPU), dia kerjanya mengatur, pendataan, stempel, dan 
>> tanda tangan...
>>
>>
>> *mana yang lebih baik??*
>> 1. meja kerja pegawai tsb diisi penuh oleh barang2 yang sering dia pakai, 
>> kaya pulpen, scanner, printer, stempel, agar dia semakin cepat mengerjakan 
>> kerjaannya, semakin besar meja (RAM), semakin baik kerjanya..
>>
>> atau..
>> 2. meja kerjanya kosong, dan dia harus ambil pulpen ke tempat pengadaan 
>> pulpen, mau scan harus ke scanner di ujung kantor, mau nge-print harus 
>> jalan dulu ke printer
>>
>> *no.1 adalah cara kerja Android/Linux*
>> balik ke tulisan atas : Linux/Android itu semua tentang efisiensi..
>> Android menganggap RAM itu resource yang harus digunakan, 100% klo emang 
>> bisa..
>>
>>  *----------------------------*
>>
>> *HUBUNGAN RAM BATTERY*
>>
>> *----------------------------*
>>
>>
>> *RAM usage tidak mempengaruhi battery *1. Mengisi RAM itu diatur oleh 
>> Memory Controller BUKAN CPU/APU
>>
>> 2. apapun yang di store di memory, digunakan atau tidak, tidak 
>> mengaktifkan CPU/APU, tapi oleh memory controller chip.
>>
>> 3. Semakin sedikit FREE RAM di android semakin cepat, karena semua 
>> resource yg ada sudah tersedia di RAM, jadi tinggal panggil address 
>> resource di ram, tidak perlu mencari lalu me-load 
>> frameworks/bitmap/vector/content
>>
>> The amount of data you hold in memory doesn't influence the battery life 
>> as the complete memory has to be refreshed all the time, 
>>
>> whether you store something there or not (the memory controller doesn't 
>> know whether a part is "unused").
>>
>>
>> *LOGIKA : *
>> Ram : meja kerja
>> CPU : pegawai
>>
>> isi ram : barang-barang
>>
>> Sekretaris : Memory Controller
>>
>> ------------------------
>>
>> karena sekretaris tau apa yang sering pegawai pakai, oleh sekretaris meja 
>> kerja diisi barang2 yang sering digunakan.. pegawainya (cpu) ya tinggal 
>> pakai aja
>>
>>
>>
>> -----------------------------
>>
>> *Why Does Android Not Need Task Killers?*
>>
>>    - Android automatically kills a task when more memory is needed.
>>    - Android automatically kills a task when it’s done doing what it 
>>    needs to do.
>>    - Android automatically kills a task when you haven’t returned to it 
>>    in a long time. 
>>    - Most services (while possibly running in the background) use very 
>>    little memory when not actively doing something.
>>    - Killing certain processes can have undesirable side effects. Not 
>>    receiving text messages, alarms not going off, and force closes just to 
>>    name a few. 
>>    - Most applications will exit themselves if you get out of it by 
>>    hitting “back” until it closes rather than hitting the “home” button. But 
>>    even with hitting home, Android will eventually kill it once it’s been in 
>>    the background for a while. 
>>    
>>    
>> *What You Should Do: **Let Android handle tasks itself. *
>>
>>
>> Android memiliki LMK (Low Memory Killer)
>> Di dalam LMK ini ada 6 pembagian untuk pengaturan task killer, yaitu:
>> FOREGROUND_APP 
>> VISIBLE_APP 
>> SECONDARY_SERVER 
>> HIDDEN_APP 
>> CONTENT_PROVIDER 
>> EMPTY_APP 
>>
>> walaupun sudah diatur oleh system, tapi kita bisa mengaturnya sendiri...
>>
>>
>> Sebaiknya tidak mengInstall aplikasi Task Manager bila menggunakan OS 
>> Gingerbread keatas
>>
>>  -- 
>> ==========
>> ID-Android on YouTube
>> https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A 
>> --------------------
>> Aturan Umum ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB
>>  
>> Join Forum ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id
>> ==========
>> --- 
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] 
>> Indonesian Android Community " dari Grup Google.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, 
>> kirim email ke id-android+berhenti [email protected]<javascript:>.
>> Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.
>>
>  -- 
> ==========
> ID-Android on YouTube
> https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A 
> --------------------
> Aturan Umum ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB
>  
> Join Forum ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id
> ==========
> --- 
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] 
> Indonesian Android Community " dari Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, 
> kirim email ke id-android+berhenti [email protected]<javascript:>.
> Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.
>
>

-- 
==========
ID-Android on YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A 
--------------------
Aturan Umum  ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB

Join Forum   ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id
==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community " dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke id-android+berhenti [email protected] .
Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke