Nice share ya pak. Berhati-hati aja ya saat pembelian di pameran gitu.
I am ᐇ On Feb 19, 2014 11:04 AM, "Andry Dermawan" <[email protected]> wrote: > Update terbaru > Pihak bank sudah merubah billing menjadi cicilan namun karena proses nya > setelah cetak billing bulan lalu maka ada impact yang cukup panjang > - Bulan lalu saya harus membayar minimum payment > - setelah cetak billing berikut saya harus hubungi bank untuk minta > koreksi bunga di hilangkan. Bunga terjadi karena bulan lalu saya bayar > hanya minimum payment > - kemarin sudah cetak billing dan hari ini saya sudah konfirmasi untuk > minta koreksi bunga. Proses koreksi di update hari ini. Namum saya harus > cek lagi 3 hari kedepan > > Intinya karena kesalahan merchant saya sebagai pihak pembeli yang repot > mengurus. Dana karena masalah prosedure membuat proses menjadi panjang. > Sebelumnya saya pernah melakukan pembelian untuk produk lain dan merchant > lain. Semua lancar. > Baru sekali ini saja transaksi saya ada kendala seperti ini. Dan kebetulan > pembelian saat pameran. > Biasa pembelian saya direct di toko merchantnya. > > Pelajaran yang bisa saya ambil dan mungkin berguna juga bagi rekan-rekan > lain. > Teliti dan pastikan dengan benar transaksi ( struk mesin gesek, bon resmi, > dll ) > Usahakan minta no contact penanggung jawab dan data detail jika perlu di > hubungi di kemudian hari terkait transaksi > Cek tagihan berjalan dan jika ada masalah segera selesaikan sebelum cetak > billing > > Semoga pengalaman saya bisa bermanfaat > > > On Wednesday, January 29, 2014 9:54:34 PM UTC+7, EKO PRASETYO wrote: >> >> Fyi. Ini baru saja kejadian kemarin ketika saya po nexus 5 di blibli.com >> >> Setelah dikonfirmasi pembayaran berhasil, hati saya senang. Karena bisa >> dapet nexus 5 dgn harga 4.6jt dan bayarnya nyicil lagi. >> >> 2 hari kemudian, saya dapet email dari blibli bahwa proses pembayaran >> sedang dalam proses konversi menjadi cicilan. (Dalam hal ini blibli sbg >> merchant). >> >> Kemudian saya cek di internet. Ternyata kaget juga, ditagihkan full >> langsung 4.6 juta. Antara senang dan tidak sih. (Senang karena jadi tidak >> punya cicilan 6 bulan kedepan hahahaa...) kan bisa langsung dijual. >> >> Niatnya mau telp call center bca. Tapi, pas dicek di internet, ternyata >> sudah di-reverse payment. Dan muncullah nominal 700rb sekian >> (yaaah....nyicil deh) >> >> Kesimpulannya sih, merchat yg punya otorisasi mengubah bentuk payment. >> Sedangkan pihak bank hanya sebagai verifikasi. >> >> Cmiiw >> >> Salam >> sent from Glass® >> ------------------------------ >> *From: * dm <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Tue, 28 Jan 2014 02:13:14 -0800 (PST) >> *To: *<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *[id-android] Re: Pengalaman mengecewakan untuk pembelian >> global teleshop saat pameran indocomtech >> >> Di struk dari mesin gesek yang ada logo bank nya, kalau tertera 18 bulan, >> cicilan xxxx. Menurut gw yg salah bank nya. >> Mendingna confront ke bank nya, bawa bukti struk nya, lah struk itu kan >> kita tanda tangan ngebentuk kontrak kita dengna pihak bank, kalau struk >> dari pihak bank gak sama dengna kenyataaan di tagihan menurut gw yg salah / >> yg ngaco bank nya, bukan merchant nya. Bukti nya adalah yg kita tanda >> tangna di struk nya. >> >> Kalau struk gesek CC gak bisa di pertanggung jawabkan, enak dong bank >> seenak2nya, struk di tulis 2 juta, kita di tagih 20 juta? >> >> >> On Tuesday, January 28, 2014 3:55:48 PM UTC+7, Andry Dermawan wrote: >>> >>> All >>> >>> Sekedar share saja pengalaman kurang menyenangkan saat beli gadget di >>> global teleshop saat pameran. >>> >>> Tanggal 1 November 2013 >>> Saya datang ke pameran indocomtech. Main ke stand global teleshop. Liat >>> ada penawaran samsung S4 dengan nilai 6.949.000. Saat itu sedang ada promo >>> cicilan 0% menggunakan beberapa kartu kredit. >>> >>> Karena tertarik saya ambil 1 unit. Bayar dengan C**B. struk mesin gesek >>> keluar nilai 6.949.000 dengan term 18 bulan dengan perbulan sebesar 386.056 >>> Kemudian saya tunggu kuitansi pembelian. Ternyata tidak dikasih kuitansi >>> resmi malah di kasih kuitansi biasa ( yang model buku bisa di beli di toko >>> buku ) dan yang parahnya lagi di kuitansi itu tidak ada cap yang menujukan >>> klo itu kuitansi global teleshop. Staff nya pada saat ini mejelaskan klo >>> kuitansi resminya blom tersedia ( padahal itu bukan pameran hari pertama. >>> Malah mungkin hari terakhir ). Dan menurut info staff nanti bisa datang ke >>> global teleshop cabang mana saja untuk menukar dengan kuitansi asli global >>> teleshop. >>> Percaya dengan nama besar global teleshop saya terima kondisi itu. >>> >>> Beberapa hari kemudian saya ke global teleshop dekat rumah untuk menukar >>> dengan kuitansi asli. >>> Namun staff disana menolak karena tidak tahu tentang hal ini dan tidak >>> ada info dari pihak pusat.Dan dikarenakan tidak ada stempel global di >>> kuitansi yang saya bawa. >>> >>> Akhirnya saya mencoba telephone ke global pusat dan menjelaskan masalah >>> ini. Kemudian diberi no kontak penanggung jawab pameran Pak E. >>> Setelah berhasil menghubungi pak E kemudian di beri kode transaksi dan >>> tinggal sebutkan di semua cabang global untuk di print kuitansi aslinya >>> Akhirnya saya ke cabang global di mall kelapa gading. >>> Disana saya bisa menukar dengan kuitansi asli. Tapi ternyata harga yang >>> tercantum berbeda yaitu 6.849.000 dengan alasan mengikuti harga saat ini. >>> Saya mulai kecewa dengan hal ini. Tapi saya terima karena toh semua >>> sudah terjadi. >>> >>> Bulan december tidak muncul tagihan di billing statement saya. >>> Kemudian bulan January saat billing statement kartu kredit saya masuk >>> dan ternyata tertera bahwa tagihan global ditagih secara full bukan cicilan. >>> Saya klarifikasi ke bank mengenai hal ini. Saya beritahu kalau struk >>> mesin gesek tertera cicilan 18bln. Namun pihak bank menyatakan hal ini >>> terjadi karena pihak global menagihkan secara full. >>> Pihak bank menyarankan saya untuk meminta pihak global melakukan >>> perubahan. Pihak bank butuh 1 hari proses setelah pihak merchant/global >>> melakukan revisi. >>> >>> Saya menghubungi pak E untuk meminta revisi dari pihak global.Kemudian >>> saya diharuskan datang ke global yang di mampang pada hari kerja. Karena >>> tidak bisa saya berpikir untuk datang pada hari sabtu untuk itu saya minta >>> no telphone global mampang. >>> Pak E menjanjikan untuk mengirim sms namun sampai malam tidak ada sms. >>> Besoknya hari jumat tanggal 24 January saya inisiatif browsing dan >>> menemukanya. Saya menghubungi global mampang untuk mencari info apa hari >>> sabtu buka. >>> Ternyata tidak buka. Saya minta solusi lain karena hari kerja saya tidak >>> bisa ke sana. >>> Staff nya menyuruh saya hubungi pak E saja. >>> Saat itu saya mulai kesal karena merasa di lempar-lempar. Kemudian staff >>> tersebut bilang pak E ada disini. Saya tegur pak E karena hal ini dan >>> karena tidak menepati janji untuk sms no tlp mampang. >>> Kemudian baru dijelaskan bisa lewat email ke alamat pak E. >>> Saat itu saya email semua data dan kronologisnya. >>> Email forward pak E ke pihak finance dengan mbak A. Mbak A membalas akan >>> segera di proses. >>> >>> Hari ini saya menghubungi bank untuk mencari tahu apa sudah ada update >>> dari global tentang tagihan saya. Ternyata belum. Saya kembali mengirim >>> email ke pak E dan setelah makan siang saya telphone pak E. >>> >>> By phone saya tanyakan update masalah saya. Dan pak E bilang sudah di >>> proses. Saya tegaskan bahwa saya baru telphone bank dan bank blom menerima >>> updae dari global. Dan kembali bank menyatakan hanya butuh 1 hari untuk >>> merubah transaksi di bank tapi setelah ada update dari global. >>> Pak E mengelak dengan proces di finance dll. Saya mulai nada tinggi >>> menyatakan saya ga perduli mau di finance atau marketing. Yang saya tahu >>> saya pembeli dan global penjual. Urusan di dalam global bukan menjadi >>> tanggung jawab saya. Pak E masih berkelit dengan nada tinggi. >>> Saya bilang apa perlu saya masukan suara pembaca tentang hal ini? >>> Pak E malah nantang dengan bilang "silahkan saja, bapak bukan orang >>> pertama yang kaya gini" >>> Saya bilang yah wajar karena global tidak profesional makanya banyak >>> orang yang komplain seperti saya. Pak E membantah bahwa kesalahan ada di >>> pihak bank. >>> Saya bilang bahwa yang salah global karena inputnya full. Bank tidak >>> punya kewenangan merubah menjadi cicilan sebelum ada revisi dari merchant. >>> Dan saya bilang saya tahu masalah bank seperti ini. >>> Kemudain baru pak E melunak dan bilang akan segera follow up ke bagian >>> finance nya. >>> Saya hanya bilang saya minta di update hari ini. >>> >>> Tulisan ini bukan untuk provokasi atau hal negatif lainnya. Ini hanya >>> curhat semoga tidak ada rekan-rekan yang mengalami hal ini. Semua bukti >>> masih saya simpan dan bisa saya pertanggung jawabkan. >>> Mungkin jika ada rekan-rekan yang punya koneksi ke pembesar global bisa >>> tolong di sampaikan curhat saya. >>> >>> Selain itu apa ada yang sudah pernah buat surat pembaca? kalau ada info >>> mohon di share ke saya. Karena jika hal ini tidak selesai saya akan >>> memasukannya ke surat pembaca >>> >>> Thanks >>> >>> >>> >>> >>> >>> ***Phitx*** >>> I am only ordinary man >>> >>> >>> -- >> ========== >> ID-Android on YouTube >> https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A >> -------------------- >> Aturan Umum ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB >> >> Join Forum ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id >> ========== >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] >> Indonesian Android Community " dari Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke id-android+berhenti [email protected] . >> Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android. >> > -- > ========== > ID-Android on YouTube > https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A > -------------------- > Aturan Umum ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB > > Join Forum ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id > ========== > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] > Indonesian Android Community " dari Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke id-android+berhenti [email protected] . > Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android. > -- ========== ID-Android on YouTube https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A -------------------- Aturan Umum ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB Join Forum ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community " dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke id-android+berhenti [email protected] . Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.
