Izin share review smartband yang konon akan jadi Mi Band 2 Killer ini ya...

Artikel di blog (foto lebih lengkap):
*http://www.gontagantihape.com/2016/08/review-smartband-katanya-xiaomi-mi-band-2-killer.html
<http://www.gontagantihape.com/2016/08/review-smartband-katanya-xiaomi-mi-band-2-killer.html>*


Unboxing + Hands-on Video:
https://www.youtube.com/watch?v=OPL-RdfqM0Y

------------------

[image: review mi band 2 killer smartband smart-sw07 oem gx-bw165]
<https://1.bp.blogspot.com/-PIqIfDINvkk/V7sLlhUBkqI/AAAAAAAAFuM/AS9zU8BNZocxyQtGrmfp4AqIeTQbN2wbwCLcB/s1600/00_2016_08_gontagantihape_com_049_review_smartband_miband_2_killer_009.jpg>



Awal mula perkenalan saya dengan *smartband* tanpa merk (yang jelas) ini
dari melihat iklan salah satu rekan milis. Promosinya yang menyebut sang
*smartband* sebagai Xiaomi Mi Band 2 killer membuat saya penasaran. Aneh
ya, bisa penasaran dengan barang yang disebut sebagai *killer*-nya, padahal
waktu itu Xiaomi Mi Band 2
<http://www.gontagantihape.com/2016/08/mini-review-xiaomi-mi-band-2-indonesia.html>-nya
sendiri belum saya jajal, ha.. ha.. ha..


Satu *punchline* yang paling membuat saya tertarik adalah hadirnya sensor
kadar oksigen darah, menemani sensor detak jantung alias *heartrate* yang
nampaknya sudah mulai jadi hal yang *mandatory *pada sebuah *smartband* maupun
smartwatch.


Komunikasi pun saya jalin kepada sang penjual. Rupanya barangnya *indent* alias
belum tersedia di tanah air. Lama proses menunggu hingga barang tersedia
mungkin ada sekitar 3 minggu, saya sih tidak ikutan *indent*, lebih ke
menunggu barang tersedia saja. Begitu penjual menyatakan bahwa barang sudah
tersedia, tak pakai pikir panjang, apalagi lebar (karena bukan sedang
mencari panjang keliling persegi panjang sih, hahaha), saya putuskan
membelinya.


Dua hari sebelum Mi Band 2 saya sampai di tangan, sang *smartband* OEM ini
tiba di Bandung. Klop deh saya pikir, bisa dipakai rekonstruksi, eh uji
tanding antara *killer* dan *victim*. Errr, tepat ngga yah istilah saya
ini? Biarin deh, yang penting pada ngerti kan maksud saya? He.. he..



Unboxing, Hands-on, dan First Impression

Seperti biasa, setiap ada paket baru datang, rasanya tak sabar ingin segera
mengobrak-abrik plastik dan kardus kemasannya, namun apa daya harus cari
waktu yang tepat agar bisa saya videokan. Video *unboxing* yang saya buat
selalu direkam saat barangnya pertama kali saya telanjangi, tak pernah saya
buat video *unboxing* tapi isinya sudah pernah saya ketahui. *Moment of
Truth* dari kesan pertama yang saya dapati pada sebuah produk itu rasanya
*priceless* banget soalnya.


Jadi, langsung saja ini dia video *unboxing*-nya.


https://www.youtube.com/watch?v=OPL-RdfqM0Y



Pada kemasan penjualannya yang sangat sederhana ini, isinya pun tak lebih
dari produk *smartband*, jepitan *charger dock*, dan brosur manual. That's
all! Dengan harga beli sebesar Rp 480.000 waktu itu, dapat *smartband* yang
'katanya' Mi Band 2 killer dengan sensor yang lebih lengkap, saya rasa ini
sudah lumayan sebanding.


[image: review mi band 2 killer smartband smart-sw07 oem gx-bw165]
<https://3.bp.blogspot.com/-tpKWSkFMGxs/V7sLkcTDCbI/AAAAAAAAFt0/CHQlafsfOF4Wq6MVlI_3BbA8EzPweqY-QCEw/s1600/00_2016_08_gontagantihape_com_049_review_smartband_miband_2_killer_001.jpg>

Kelengkapan dalam paket penjualan


Beberapa kali saya searching *smartband* di toko-toko *online*, kalau yang
desainnya keren atau *nggak malu-maluin* biasanya harganya sudah sama
bahkan lebih dari harga *budget smartphone* yang saya pakai. Ada sih dua
merk yang cukup familiar dengan harga lumayan terjangkau juga, tapi ga ada
sensor detak jantungnya, *boro-boro* kadar oksigen dalam darah *mah*.
*Etdah!*


Cari *smartband* murah(an), saya tak bisa terima desainnya yang kurang
sedap dipandang. Yang murah tapi paling mending, sudah saya pakai dan tak
juga menggembirakan hati. Jadi begitu melihat penampilan *smartband* OEM
ini (yang menurut penjual namanya Smart SW-07), rasa-rasanya saya telah
menemukan pengganti. Tapi itu sih kata saya waktu itu, karena dua hari
kemudian saat Mi Band 2 datang dan saya *unbox*, hati ini kembali meragu,
meracau dalam galau. Pilih kamu atau dia? Hihihi..



Desain

*Smartband* OEM ini memiliki desain yang minimalis dengan balutan kesan
futuristik. Talinya dari karet dengan pola totol-totol imut, mengingatkan
saya pada *freckles* yang sering dimiliki bintang telenovela pada dada
mereka, he.. he..


[image: review mi band 2 killer smartband smart-sw07 oem gx-bw165]
<https://4.bp.blogspot.com/-TJ8JS_516Bg/V7sLlgkDqYI/AAAAAAAAFuI/K74j3c_N8d8h4augqaDUXb09isvMuQk7ACEw/s1600/00_2016_08_gontagantihape_com_049_review_smartband_miband_2_killer_008.jpg>

Tampak depan



Samping kanan



Samping kiri


[image: review mi band 2 killer smartband smart-sw07 oem gx-bw165]
<https://2.bp.blogspot.com/-iHFPohuZuxs/V7sLmXsYkyI/AAAAAAAAFuY/ObJb0j0CXiI3ikgL0T1uWv5zhESi-x-ngCEw/s1600/00_2016_08_gontagantihape_com_049_review_smartband_miband_2_killer_012.jpg>

Sisi belakang/bawah, tempat sensor dan *charging dock*


[image: review mi band 2 killer smartband smart-sw07 oem gx-bw165]
<https://4.bp.blogspot.com/-V8VvH6CCRF4/V7sLlP_lqXI/AAAAAAAAFuA/s5TcDkhgsWIJ9P9IyE6m0L-mRXA2qeMpACEw/s1600/00_2016_08_gontagantihape_com_049_review_smartband_miband_2_killer_006.jpg>

Tekstur tali karetnya



Lubang pada tali



Layar utama


[image: review mi band 2 killer smartband smart-sw07 oem gx-bw165]
<https://4.bp.blogspot.com/-pl5x79WI0Ag/V7sLk9iWqoI/AAAAAAAAFt4/2rEqOMdrwb4z4N3kR5t1NvxZAXRo1So9gCEw/s1600/00_2016_08_gontagantihape_com_049_review_smartband_miband_2_killer_004.jpg>

Jepitan *charger*


[image: review mi band 2 killer smartband smart-sw07 oem gx-bw165]
<https://2.bp.blogspot.com/-r0J3QpwCtsk/V7sLkFz83TI/AAAAAAAAFtw/NPqc_Uq81to5RWbkb5EV1oeEjY4TLq-vgCEw/s1600/00_2016_08_gontagantihape_com_049_review_smartband_miband_2_killer_002.jpg>

Cara pasang *charger*



Lucu juga cara *nge-charge-nya*


Modul utama *smartband* yang menyatu dengan *strap*-nya membuat desainnya
terasa utuh dan menyatu. Sayangnya ini juga berarti jika putus talinya,
tutup pulalah umur *smartband* ini. Ya, tali karetnya nampak akan sulit
diganti apabila rusak. Rasanya pun tak ada yang menjual tali cadangannya.


*Smartband* ini tersedia dalam banyak pilihan warna tali, dengan modul
utama yang tetap berwarna hitam dengan kombinasi warna perak di bagian
bawahnya. Warna hitam jadi satu-satunya pilihan warna yang terlihat tanpa
jeda. Kebetulan saat saya beli, pilihan warnanya cuma hitam, hehe..



Fitur


Fitur *smartband* Smart SW-07 ini bisa diklasifikasikan sebagai berikut:



   1. Sebagai jam tangan, ya *smartband* ini bisa jadi penunjuk waktu
   karena memiliki layar OLED yang asyiknya bisa menyala sendiri dengan
   mengangkat atau menggerakkan tangan kita.
   2. *Sport/activity tracker*, *smartband* ini bisa menghitung jumlah
   langkah, jarak yang ditempuh, dan kalori yang terbakar, cocok digunakan
   berolahraga.
   3. Alat bantu kesehatan, fitur pengukur detak jantung dan kadar oksigen
   dalam darah bisa jadi informasi bermanfaat bagi mereka yang mengerti
   hitungan standar yang baik.
   4. Pemberitahu notifikasi, notifikasi di *smartphone* dapat diteruskan
   jadi getaran di *smartband* ini lho!
   5. *Phone Finder*, alias alat bantu mencari ponsel di kala kita tidak
   bisa menemukannya di dalam rumah. Asalkan masih terjangkau sinyal
   bluetooth, *smartband* ini dapat digunakan untuk membunyikan ponsel yang
   tertumpuk kenangan masa lalu baju-baju kotor misalnya.



Kegunaan dalam Keseharian

Dalam keseharian saya, *smartband* ini sudah sangat cukup berguna.
Buktinya, *smartband* lama saya berhasil dikandangkannya. Kegunaan utamanya
buat saya sih ya tetap, buat pengganti arloji di tangan. Sesekali saya
hubungkan bluetooth-nya dengan *smartphone* saya agar beberapa notifikasi
dapat saya ketahui tanpa harus selalu melihat ke arah lampu notifikasi
*smartphone*.


Jika bluetooth-nya hanya dinyalakan sesekali, smartband ini mampu bertahan
sekitar sepuluh hari hingga indikator baterai menunjukkan dayanya habis.
Tapi sebetulnya meskipun status baterai di indikatornya sudah habis,
nyatanya daya masih tersisa 11-12%. Saat terus menerus dihubungkan dengan
*smartphone*, kurang lebih *smartband* ini mampu bertahan selama lima hari.


Karena saya tak terlalu suka olahraga *jogging *atau lari, jadinya fitur
penghitung langkah dan jarak lebih banyak berfungsi untuk mengukur seberapa
aktif saya bergerak dalam satu hari. Pekerjaan saya yang banyak duduk dan
menghadap ke layar komputer, rasa-rasanya membuat saya kurang bergerak,
terlebih sejak pindah bekerja di Bandung saya jarang berjalan kaki menuju
kantor.


Saat saya gunakan berenang sejauh kurang lebih dua ratus meter, jumlah
langkah yang dihitung oleh *smartband* ini hanya bertambah sekitar tiga
ratus langkah saja. Capeknya tak sebanding dengan jumlah kalori yang
dihitung terbakar deh jadinya, memang bukan buat mengukur aktifitas semacam
ini mungkin ya.


Tapi ya, saya pernah pakai *smartband* ini saat berenang lho, dan dia
baik-baik saja tuh! Walau karena terkena air terus, jadi sering bergetar
gitu deh, seperti saat melihat gebetan zaman SMA lewat depan mata, ha.. ha..


Sudah, itu saja kegunaan yang sering saya manfaatkan sehari-hari.
*Heartrate* dan *Blood Oxygen* sensor memang kebanyaan nganggur dan terasa
mubazir jadinya. Bukan apa-apa, proses mengukur detak jantung yang
berbarengan dengan pengukuran kadar oksigen darah membutuhkan waktu yang
tidak singkat. Paling cepat sekitar dua puluh detik deh kayanya, kadang
lebih. Mungkin karena langsung mengukur dua hal sekaligus ya. Memang sih,
setelah pengukuran pertama berhasil, selanjutnya proses pengukuran akan
berlangsung secara terus menerus, tapi rasanya menunggu pengukuran
pertamanya saja sudah terasa cukup menjemukan bagi saya.



Plus dan MinusKelebihan Smart SW-07

   1. *Looks*-nya kece, futuristik dan misterius.
   2. Sudah punya sensor detak jantung dan pengukur kadar oksigen darah.
   3. Fitur tergolong lengkap dengan harga yang terjangkau.
   4. *Strap* yang nyaman di kulit, dan tak mudah lepas.
   5. Bisa menyalakan layar dengan gerakan tangan.
   6. Bluetooth dapat dimatikan untuk menghemat baterai.



Kekurangan Smart SW-07

   1. Aplikasinya tidak tersedia di Play Store, dan fitur aplikasinya tak
   selengkap Mi Fit.
   2. Proses mengukur detak jantung terbilang lama.
   3. Tombol di bawah layarnya terlalu sensitif, tertekan badan yang masih
   terhalang baju saja seringkali membuat suatu menu terpilih secara tak
   sengaja.
   4. *Strap* menyatu dengan modul utama, tak mudah diganti, besar
   kemungkinan jika talinya rusak, maka pensiunlah *smartband* ini.
   5. Ikon notifikasi selalu sama, yaitu gambar amplop. Sehingga kita tak
   tahu persis notifikasi berasal dari aplikasi apa.



Apa Kata Aa

Dengan harga berkisar antara 400-500 ribu rupiah, fitur yang ditawarkan
oleh *smartband* Smart SW-07 ini tergolong sudah sangat lengkap. Desainnya
pun tak membuat mata sakit melihatnya. Intinya menurut saya sih takkan
mengecewakan. Sayang sekali dukungan dari sisi aplikasi terbilang minim.


Buat Anda yang ingin mulai menggunakan *wearable devices* supaya makin
*up-to-date* dengan teknologi jaman sekarang, *smartband* ini cocok untuk
jadi *starter kit* Anda. Jika sudah yakin bahwa Anda membutuhkan
penggunaan *wearable
device* dalam keseharian Anda, maka silakan *upgrade* ke *smartwatch* yang
dirilis *vendor-vendor gadget* besar sekalian.


Namun jika Anda seperti saya yang kebanyakan memanfaatkan fitur penunjuk
waktu saja alias sebagai pengganti jam tangan, *smartband* ini tidak akan
memberi Anda banyak masalah jika digunakan seterusnya koq! Tidak bikin malu
*koq*, *suwer* deh!


Jangan lupa baca artikel review Xiaomi Mi Band 2
<http://www.gontagantihape.com/2016/08/mini-review-xiaomi-mi-band-2-indonesia.html>
ya,
supaya Anda bisa menilai sendiri, benar nggak sih *smartband* ini bisa
dianggap sebagai Mi Band 2 Killer. Kalau sudah, Anda boleh tuliskan
pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini ya! Terima kasih.

Hilmy
/* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com> */

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

---------------------
Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke