Reviewnya berisi gaya bahasa yang kekinian banget
suka banget klo review om irfan

apalagi bagian ini

mengingatkan saya pada *freckles* yang sering dimiliki bintang telenovela 
> pada dada mereka, he.. he..


hahahahahaha dada 


On Tuesday, August 23, 2016 at 6:33:26 AM UTC+7, Irfan Hilmy wrote:
>
> Izin share review smartband yang konon akan jadi Mi Band 2 Killer ini ya...
>
> Artikel di blog (foto lebih lengkap):
> *http://www.gontagantihape.com/2016/08/review-smartband-katanya-xiaomi-mi-band-2-killer.html
>  
> <http://www.gontagantihape.com/2016/08/review-smartband-katanya-xiaomi-mi-band-2-killer.html>*
>
>
> Unboxing + Hands-on Video: 
> https://www.youtube.com/watch?v=OPL-RdfqM0Y
>
> ------------------
>
> [image: review mi band 2 killer smartband smart-sw07 oem gx-bw165] 
> <https://1.bp.blogspot.com/-PIqIfDINvkk/V7sLlhUBkqI/AAAAAAAAFuM/AS9zU8BNZocxyQtGrmfp4AqIeTQbN2wbwCLcB/s1600/00_2016_08_gontagantihape_com_049_review_smartband_miband_2_killer_009.jpg>
>
>
>
> Awal mula perkenalan saya dengan *smartband* tanpa merk (yang jelas) ini 
> dari melihat iklan salah satu rekan milis. Promosinya yang menyebut sang 
> *smartband* sebagai Xiaomi Mi Band 2 killer membuat saya penasaran. Aneh 
> ya, bisa penasaran dengan barang yang disebut sebagai *killer*-nya, 
> padahal waktu itu Xiaomi Mi Band 2 
> <http://www.gontagantihape.com/2016/08/mini-review-xiaomi-mi-band-2-indonesia.html>-nya
>  
> sendiri belum saya jajal, ha.. ha.. ha..
>
>
> Satu *punchline* yang paling membuat saya tertarik adalah hadirnya sensor 
> kadar oksigen darah, menemani sensor detak jantung alias *heartrate* yang 
> nampaknya sudah mulai jadi hal yang *mandatory *pada sebuah *smartband* 
> maupun 
> smartwatch.
>
>
> Komunikasi pun saya jalin kepada sang penjual. Rupanya barangnya *indent* 
> alias 
> belum tersedia di tanah air. Lama proses menunggu hingga barang tersedia 
> mungkin ada sekitar 3 minggu, saya sih tidak ikutan *indent*, lebih ke 
> menunggu barang tersedia saja. Begitu penjual menyatakan bahwa barang sudah 
> tersedia, tak pakai pikir panjang, apalagi lebar (karena bukan sedang 
> mencari panjang keliling persegi panjang sih, hahaha), saya putuskan 
> membelinya.
>
>
> Dua hari sebelum Mi Band 2 saya sampai di tangan, sang *smartband* OEM 
> ini tiba di Bandung. Klop deh saya pikir, bisa dipakai rekonstruksi, eh uji 
> tanding antara *killer* dan *victim*. Errr, tepat ngga yah istilah saya 
> ini? Biarin deh, yang penting pada ngerti kan maksud saya? He.. he..
>
>
>
> Unboxing, Hands-on, dan First Impression
>
> Seperti biasa, setiap ada paket baru datang, rasanya tak sabar ingin 
> segera mengobrak-abrik plastik dan kardus kemasannya, namun apa daya harus 
> cari waktu yang tepat agar bisa saya videokan. Video *unboxing* yang saya 
> buat selalu direkam saat barangnya pertama kali saya telanjangi, tak pernah 
> saya buat video *unboxing* tapi isinya sudah pernah saya ketahui. *Moment 
> of Truth* dari kesan pertama yang saya dapati pada sebuah produk itu 
> rasanya *priceless* banget soalnya.
>
>
> Jadi, langsung saja ini dia video *unboxing*-nya.
>
>
> https://www.youtube.com/watch?v=OPL-RdfqM0Y
>
>
>
> Pada kemasan penjualannya yang sangat sederhana ini, isinya pun tak lebih 
> dari produk *smartband*, jepitan *charger dock*, dan brosur manual. 
> That's all! Dengan harga beli sebesar Rp 480.000 waktu itu, dapat 
> *smartband* yang 'katanya' Mi Band 2 killer dengan sensor yang lebih 
> lengkap, saya rasa ini sudah lumayan sebanding.
>
>
> [image: review mi band 2 killer smartband smart-sw07 oem gx-bw165] 
> <https://3.bp.blogspot.com/-tpKWSkFMGxs/V7sLkcTDCbI/AAAAAAAAFt0/CHQlafsfOF4Wq6MVlI_3BbA8EzPweqY-QCEw/s1600/00_2016_08_gontagantihape_com_049_review_smartband_miband_2_killer_001.jpg>
>
> Kelengkapan dalam paket penjualan
>
>
> Beberapa kali saya searching *smartband* di toko-toko *online*, kalau 
> yang desainnya keren atau *nggak malu-maluin* biasanya harganya sudah 
> sama bahkan lebih dari harga *budget smartphone* yang saya pakai. Ada sih 
> dua merk yang cukup familiar dengan harga lumayan terjangkau juga, tapi ga 
> ada sensor detak jantungnya, *boro-boro* kadar oksigen dalam darah *mah*. 
> *Etdah!*
>
>
> Cari *smartband* murah(an), saya tak bisa terima desainnya yang kurang 
> sedap dipandang. Yang murah tapi paling mending, sudah saya pakai dan tak 
> juga menggembirakan hati. Jadi begitu melihat penampilan *smartband* OEM 
> ini (yang menurut penjual namanya Smart SW-07), rasa-rasanya saya telah 
> menemukan pengganti. Tapi itu sih kata saya waktu itu, karena dua hari 
> kemudian saat Mi Band 2 datang dan saya *unbox*, hati ini kembali meragu, 
> meracau dalam galau. Pilih kamu atau dia? Hihihi..
>
>
>
> Desain
>
> *Smartband* OEM ini memiliki desain yang minimalis dengan balutan kesan 
> futuristik. Talinya dari karet dengan pola totol-totol imut, mengingatkan 
> saya pada *freckles* yang sering dimiliki bintang telenovela pada dada 
> mereka, he.. he..
>
>
> [image: review mi band 2 killer smartband smart-sw07 oem gx-bw165] 
> <https://4.bp.blogspot.com/-TJ8JS_516Bg/V7sLlgkDqYI/AAAAAAAAFuI/K74j3c_N8d8h4augqaDUXb09isvMuQk7ACEw/s1600/00_2016_08_gontagantihape_com_049_review_smartband_miband_2_killer_008.jpg>
>
> Tampak depan
>
>
>
> Samping kanan
>
>
>
> Samping kiri
>
>
> [image: review mi band 2 killer smartband smart-sw07 oem gx-bw165] 
> <https://2.bp.blogspot.com/-iHFPohuZuxs/V7sLmXsYkyI/AAAAAAAAFuY/ObJb0j0CXiI3ikgL0T1uWv5zhESi-x-ngCEw/s1600/00_2016_08_gontagantihape_com_049_review_smartband_miband_2_killer_012.jpg>
>
> Sisi belakang/bawah, tempat sensor dan *charging dock*
>
>
> [image: review mi band 2 killer smartband smart-sw07 oem gx-bw165] 
> <https://4.bp.blogspot.com/-V8VvH6CCRF4/V7sLlP_lqXI/AAAAAAAAFuA/s5TcDkhgsWIJ9P9IyE6m0L-mRXA2qeMpACEw/s1600/00_2016_08_gontagantihape_com_049_review_smartband_miband_2_killer_006.jpg>
>
> Tekstur tali karetnya
>
>
>
> Lubang pada tali
>
>
>
> Layar utama
>
>
> [image: review mi band 2 killer smartband smart-sw07 oem gx-bw165] 
> <https://4.bp.blogspot.com/-pl5x79WI0Ag/V7sLk9iWqoI/AAAAAAAAFt4/2rEqOMdrwb4z4N3kR5t1NvxZAXRo1So9gCEw/s1600/00_2016_08_gontagantihape_com_049_review_smartband_miband_2_killer_004.jpg>
>
> Jepitan *charger*
>
>
> [image: review mi band 2 killer smartband smart-sw07 oem gx-bw165] 
> <https://2.bp.blogspot.com/-r0J3QpwCtsk/V7sLkFz83TI/AAAAAAAAFtw/NPqc_Uq81to5RWbkb5EV1oeEjY4TLq-vgCEw/s1600/00_2016_08_gontagantihape_com_049_review_smartband_miband_2_killer_002.jpg>
>
> Cara pasang *charger*
>
>
>
> Lucu juga cara *nge-charge-nya*
>
>
> Modul utama *smartband* yang menyatu dengan *strap*-nya membuat desainnya 
> terasa utuh dan menyatu. Sayangnya ini juga berarti jika putus talinya, 
> tutup pulalah umur *smartband* ini. Ya, tali karetnya nampak akan sulit 
> diganti apabila rusak. Rasanya pun tak ada yang menjual tali cadangannya.
>
>
> *Smartband* ini tersedia dalam banyak pilihan warna tali, dengan modul 
> utama yang tetap berwarna hitam dengan kombinasi warna perak di bagian 
> bawahnya. Warna hitam jadi satu-satunya pilihan warna yang terlihat tanpa 
> jeda. Kebetulan saat saya beli, pilihan warnanya cuma hitam, hehe..
>
>
>
> Fitur
>
>
> Fitur *smartband* Smart SW-07 ini bisa diklasifikasikan sebagai berikut:
>
>
>
>    1. Sebagai jam tangan, ya *smartband* ini bisa jadi penunjuk waktu 
>    karena memiliki layar OLED yang asyiknya bisa menyala sendiri dengan 
>    mengangkat atau menggerakkan tangan kita.
>    2. *Sport/activity tracker*, *smartband* ini bisa menghitung jumlah 
>    langkah, jarak yang ditempuh, dan kalori yang terbakar, cocok digunakan 
>    berolahraga.
>    3. Alat bantu kesehatan, fitur pengukur detak jantung dan kadar 
>    oksigen dalam darah bisa jadi informasi bermanfaat bagi mereka yang 
>    mengerti hitungan standar yang baik.
>    4. Pemberitahu notifikasi, notifikasi di *smartphone* dapat diteruskan 
>    jadi getaran di *smartband* ini lho!
>    5. *Phone Finder*, alias alat bantu mencari ponsel di kala kita tidak 
>    bisa menemukannya di dalam rumah. Asalkan masih terjangkau sinyal 
>    bluetooth, *smartband* ini dapat digunakan untuk membunyikan ponsel 
>    yang tertumpuk kenangan masa lalu baju-baju kotor misalnya.
>
>
>
> Kegunaan dalam Keseharian
>
> Dalam keseharian saya, *smartband* ini sudah sangat cukup berguna. 
> Buktinya, *smartband* lama saya berhasil dikandangkannya. Kegunaan 
> utamanya buat saya sih ya tetap, buat pengganti arloji di tangan. Sesekali 
> saya hubungkan bluetooth-nya dengan *smartphone* saya agar beberapa 
> notifikasi dapat saya ketahui tanpa harus selalu melihat ke arah lampu 
> notifikasi *smartphone*.
>
>
> Jika bluetooth-nya hanya dinyalakan sesekali, smartband ini mampu bertahan 
> sekitar sepuluh hari hingga indikator baterai menunjukkan dayanya habis. 
> Tapi sebetulnya meskipun status baterai di indikatornya sudah habis, 
> nyatanya daya masih tersisa 11-12%. Saat terus menerus dihubungkan dengan 
> *smartphone*, kurang lebih *smartband* ini mampu bertahan selama lima 
> hari.
>
>
> Karena saya tak terlalu suka olahraga *jogging *atau lari, jadinya fitur 
> penghitung langkah dan jarak lebih banyak berfungsi untuk mengukur seberapa 
> aktif saya bergerak dalam satu hari. Pekerjaan saya yang banyak duduk dan 
> menghadap ke layar komputer, rasa-rasanya membuat saya kurang bergerak, 
> terlebih sejak pindah bekerja di Bandung saya jarang berjalan kaki menuju 
> kantor.
>
>
> Saat saya gunakan berenang sejauh kurang lebih dua ratus meter, jumlah 
> langkah yang dihitung oleh *smartband* ini hanya bertambah sekitar tiga 
> ratus langkah saja. Capeknya tak sebanding dengan jumlah kalori yang 
> dihitung terbakar deh jadinya, memang bukan buat mengukur aktifitas semacam 
> ini mungkin ya.
>
>
> Tapi ya, saya pernah pakai *smartband* ini saat berenang lho, dan dia 
> baik-baik saja tuh! Walau karena terkena air terus, jadi sering bergetar 
> gitu deh, seperti saat melihat gebetan zaman SMA lewat depan mata, ha.. ha..
>
>
> Sudah, itu saja kegunaan yang sering saya manfaatkan sehari-hari. 
> *Heartrate* dan *Blood Oxygen* sensor memang kebanyaan nganggur dan 
> terasa mubazir jadinya. Bukan apa-apa, proses mengukur detak jantung yang 
> berbarengan dengan pengukuran kadar oksigen darah membutuhkan waktu yang 
> tidak singkat. Paling cepat sekitar dua puluh detik deh kayanya, kadang 
> lebih. Mungkin karena langsung mengukur dua hal sekaligus ya. Memang sih, 
> setelah pengukuran pertama berhasil, selanjutnya proses pengukuran akan 
> berlangsung secara terus menerus, tapi rasanya menunggu pengukuran 
> pertamanya saja sudah terasa cukup menjemukan bagi saya.
>
>
>
> Plus dan MinusKelebihan Smart SW-07
>    
>    1. *Looks*-nya kece, futuristik dan misterius.
>    2. Sudah punya sensor detak jantung dan pengukur kadar oksigen darah.
>    3. Fitur tergolong lengkap dengan harga yang terjangkau.
>    4. *Strap* yang nyaman di kulit, dan tak mudah lepas.
>    5. Bisa menyalakan layar dengan gerakan tangan.
>    6. Bluetooth dapat dimatikan untuk menghemat baterai.
>
>
>
> Kekurangan Smart SW-07
>    
>    1. Aplikasinya tidak tersedia di Play Store, dan fitur aplikasinya tak 
>    selengkap Mi Fit.
>    2. Proses mengukur detak jantung terbilang lama.
>    3. Tombol di bawah layarnya terlalu sensitif, tertekan badan yang 
>    masih terhalang baju saja seringkali membuat suatu menu terpilih secara 
> tak 
>    sengaja.
>    4. *Strap* menyatu dengan modul utama, tak mudah diganti, besar 
>    kemungkinan jika talinya rusak, maka pensiunlah *smartband* ini.
>    5. Ikon notifikasi selalu sama, yaitu gambar amplop. Sehingga kita tak 
>    tahu persis notifikasi berasal dari aplikasi apa.
>
>
>
> Apa Kata Aa
>
> Dengan harga berkisar antara 400-500 ribu rupiah, fitur yang ditawarkan 
> oleh *smartband* Smart SW-07 ini tergolong sudah sangat lengkap. 
> Desainnya pun tak membuat mata sakit melihatnya. Intinya menurut saya sih 
> takkan mengecewakan. Sayang sekali dukungan dari sisi aplikasi terbilang 
> minim.
>
>
> Buat Anda yang ingin mulai menggunakan *wearable devices* supaya makin 
> *up-to-date* dengan teknologi jaman sekarang, *smartband* ini cocok untuk 
> jadi *starter kit* Anda. Jika sudah yakin bahwa Anda membutuhkan 
> penggunaan *wearable device* dalam keseharian Anda, maka silakan *upgrade*
>  ke *smartwatch* yang dirilis *vendor-vendor gadget* besar sekalian.
>
>
> Namun jika Anda seperti saya yang kebanyakan memanfaatkan fitur penunjuk 
> waktu saja alias sebagai pengganti jam tangan, *smartband* ini tidak akan 
> memberi Anda banyak masalah jika digunakan seterusnya koq! Tidak bikin malu 
> *koq*, *suwer* deh!
>
>
> Jangan lupa baca artikel review Xiaomi Mi Band 2 
> <http://www.gontagantihape.com/2016/08/mini-review-xiaomi-mi-band-2-indonesia.html>
>  ya, 
> supaya Anda bisa menilai sendiri, benar nggak sih *smartband* ini bisa 
> dianggap sebagai Mi Band 2 Killer. Kalau sudah, Anda boleh tuliskan 
> pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini ya! Terima kasih.
>
> Hilmy
> /* saya suka Gonta Ganti Hape <http://www.gontagantihape.com> */
>

-- 
===========
Install  #MyTelkomsel Apps Terbaru dari Play Store
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.telkomsel.telkomselcm

---------------------
Toko Headphone & Earphone Terlengkap dan Terbaru
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di https://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke