ya ini lah indonesia
kementrian nya terlalu banyak ikut campur

From: Jim 
Sent: Friday, November 27, 2020 11:47 PM
To: [id-android] Indonesian Android Community 
Subject: Re: [id-android] WTI: Kapasitas CEIR Penuh, Kemenperin Tidak Bisa 
Input IMEI

kalo baru dibeli, databasenya jadi kementerian perdagangan dong 
padahal ini kan bisnisnya kementerian perindustrian hahaha


On Friday, November 27, 2020 at 8:00:38 AM UTC+7 [email protected] wrote:

  makanya lebih baik waktu beli baru dafat Imei ,
  seperti di singapore atau negara lain,
  waktu beli HP baru daftar.

  lebih menghemat resources CEIR nya

  From: Arianto C Nugroho 
  Sent: Thursday, November 26, 2020 10:19 PM
  To: [email protected] 
  Subject: Re: [id-android] WTI: Kapasitas CEIR Penuh, Kemenperin Tidak Bisa 
Input IMEI

  mestinya bukan hanya diproduksi sih .. tapi sudah dijual .. jadi jelas gak 
ada yg terbuang ..

  On Thu, Nov 26, 2020 at 6:42 AM Jim <[email protected]> wrote:

    bukan masalah di lisensi 
    tapi masalah di aturan. IMEI yang masuk CEIR berdasarkan list di 
Kemenperin. Padahal produsen pesen IMEI secara bulk, tapi IMEInya belum tentu 
sudah diproduksi saat ini. jadi banyak IMEI yang devicenya sendiri belum 
diproduksi.


    On Wednesday, November 25, 2020 at 6:58:16 PM UTC+7 Abdul Hadi G wrote:

      Perlu diingat jg bahwa 1 gawai/hp zaman sekarang itu mempunyai 2 slot 
sim/2 IMEI (dipakai atau tidak dipakai slot tsb). Nah kalau mengacu dari kompas 
(https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/08/060000069/jumlah-penduduk-indonesia-2020)
 
      ttg jumlah penduduk Indonesia tahun 2020 sekitar 271.066.000 (271jt-an), 
anggaplah 1/2 penduduk memakai 1 hape, 135,5 jt penduduk x 2 IMEI, jadi kira2 
sdh 271jt-an no IMEI yg terdaftar di server CEIR.

      Blm lagi disisi lain sudah umum orang Indonesia punya lebih dari 1 hp 
(apalagi zaman pandemi ini pasti lebih banyak IMEI yg terdaftar krn anak 
sekolahpun harus pakai hp utk belajar online). Jadi 1 orang bisa terdaftar 4 
IMEI di server tsb (4x lipat dari jumlah setengah penduduk Indonesia).

      Maaf cuma itung2an awam sy aja sih nih hehehe.


      Kesimpulan dari semua cerita indah saya ini, kyknya masalah di lisensi 
CEIR nya yg mahal kali ya, jadi mau nambah kapasitas jg repot hahahaha.


      On Wed, Sep 30, 2020, 12:15 Eko Prasetiyo <[email protected]> wrote:

        knp ga dikurangin aja??  komputer, tablet & mifi ga perlu masuk dlu di 
CEIR, toh ga sebanyak hape jg kan?  
        ini jg baru pertama kali diterapkan, mestinya kan bertahap.

        ato ini cuma sinyal duit pemerintah ga cukup buat maintain CEIR?

        On Tue, 29 Sep 2020 at 20:15, Herry SW <[email protected]> wrote:

          Hmmm... kalau kondisinya begini, bakal ada drama apa ya kira-kira. 

          
https://techbiz.id/2020/09/kapasitas-ceir-penuh-kemenperin-tidak-bisa-input-imei/

          Techbiz.id – Kemeterian Perindustrian kini sudah tidak bisa lagi
          mengupload data International Mobile Equipment Identity (IMEI) pada
          mesin CEIR dikarenakan kapasitas yang penuh dan sudah tidak memadai 
lagi
          untuk dilakukan penambahan database.

          Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan redaksi Techbiz
          Indonesia, kapasitas terpakai mesin Centralized Equipment Identity
          Register (CEIR) yang digunakan untuk pengendalian IMEI ini sudah 
hampir
          penuh mencapai 95 persen.

          Lebih lanjut disebutkan, pada tanggal 23 September 2020, kapasitas 
CEIR
          yang telah mencapai 95% dikhawatirkan pihak ATSI akan membuat CEIR
          tersebut down mengingat kapasitas yang hampir full.

          “Untuk itu ATSI menutup akses bagi Kemenperin untuk melakukan upload
          IMEI TPP ke dalam database CEIR sehingga produk HKT yang baru 
diproduksi
          maupun impor yang telah dilaporkan ke Kemenperin melalui TPP menjadi
          tidak dapat diupload ke dalam CEIR,” bunyi keterangan yang diterima
          redaksi.

          Sekjen Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI),
          Marwan O Baasir menyatakan bahwa ATSI sudah menyelesaikan semua 
tahapan
          project timeline dalam aturan pengendalian IMEI.

          “Segera dalam empat minggu kedepan akan diserahkan (mesin CEIR) ke
          kominfo dan menperin,” jelas Marwan.

          Hingga berita ini diturunkan, baik Kementerian Kominfo maupun 
Kemenperin
          belum memberikan tanggapan atas informasi ini.

          Sementara itu, Ketua Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia
          (AIPTI), Ali Soebroto membenarkan informasi mengenai penuhnya 
kapasitas
          mesin CEIR ini. “Infonya begitu,” ujar Ali melalui pesan singkat.

          Seperti diketahui mulai 15 Setember 2020 Pemerintah Indonesia
          memberlakukan pemblokiran ponsel black market (BM) melalui 
identifikasi
          nomor IMEI menggunakan mesin CEIR.

          Sejak pemberlakuan tersebut, perangkat HKT yang nomor IMEI-nya tidak
          terdaftar pada mesin CEIR akan terblokir dan tidak dapat digunakan.
          HIngga saat ini menurut Marwan sudah ada 1,1 miliar nomor IMEI yang
          sudah masuk dalam database CEIR.



          Salam,


          Herry SW
          -- 
          Maaf, saya tidak melayani konsultasi via SMS dan WhatsApp.
          Jalur konsultasi: blog Ponselmu.com dan Twitter @herrysw

          -- 
          ===========
          Ayo Subscribe >>  Channel YouTube
          https://www.youtube.com/user/komunitasandroid

          ----------------------
          Kontak Admin: 
          IG   https://www.instagram.com/agushamonangan

          -----------------------
          FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

          Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

          ==========
          --- 
          Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] 
Indonesian Android Community" dari Google Grup.
          Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup 
ini, kirim email ke [email protected].
          Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/id-android/20200929201534.71C6.E4008AD3%40hsw9900.com.



        -- 

        (^-^)v




        -- 
        ===========
        Ayo Subscribe >> Channel YouTube
        https://www.youtube.com/user/komunitasandroid
         
        ----------------------
        Kontak Admin: 
        IG https://www.instagram.com/agushamonangan
         
        -----------------------
        FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id
         
        Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT
         
        ==========
        --- 

        Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] 
Indonesian Android Community" di Google Grup.

        Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, 
kirim email ke [email protected].

        Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/id-android/CANuAA8EBgeGtDe9ekKZP%2BvGdZK%2BwJU8KuELoNVoLJfmh_5kCFw%40mail.gmail.com.

    -- 
    ===========
    Ayo Subscribe >> Channel YouTube
    https://www.youtube.com/user/komunitasandroid
     
    ----------------------
    Kontak Admin: 
    IG https://www.instagram.com/agushamonangan
     
    -----------------------
    FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id
     
    Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT
     
    ==========
    --- 
    Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" di Google Grup.
    Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, 
kirim email ke [email protected].
    Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/id-android/c4567363-a1d3-4f64-a3b2-1f1bd778e83bn%40googlegroups.com.



  -- 

  --
  Best Regards
  Arianto C Nugroho

  http://id.linkedin.com/in/ariantonugroho


  -- 
  ===========
  Ayo Subscribe >> Channel YouTube
  https://www.youtube.com/user/komunitasandroid
   
  ----------------------
  Kontak Admin: 
  IG https://www.instagram.com/agushamonangan
   
  -----------------------
  FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id
   
  Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT
   
  ==========
  --- 
  Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" di Google Grup.
  Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].

  Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/id-android/CAPuSbmCeG%3D%3Dvu-5Wx_x1JoiNi1qUuQtRX-RAafc_OT9S4PiUeQ%40mail.gmail.com.

-- 
===========
Ayo Subscribe >> Channel YouTube
https://www.youtube.com/user/komunitasandroid
 
----------------------
Kontak Admin: 
IG https://www.instagram.com/agushamonangan
 
-----------------------
FB Groups : https://www.facebook.com/groups/android.or.id
 
Aturan Umum ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT
 
==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/id-android/408b4eaa-fc09-4287-b396-46c0953e773cn%40googlegroups.com.

-- 
===========
Ayo Subscribe >>  Channel YouTube
https://www.youtube.com/user/komunitasandroid

----------------------
Kontak Admin: 
IG   https://www.instagram.com/agushamonangan

-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/id-android/49704F21D57B4A5EAF62B6B1CAFDD0FF%40DJODYLENOVO.

Kirim email ke