>Siapa bilang sourcenya tidak terlalu perlu? Itu yang paling
>perlu lagi :)
Kan ada kecualinya 'kalo suka kotak katik programnya' dalam kalimat saya
:). Tapi fungsi utama source di linux tidak sepenting di BSD. Pada FreeBSD
source bukan hanya digunakan untuk belajar, compile dengan modifikasi, tapi
juga untuk upgrade dari satu release ke release lainnya. Kalo linux
**(setahu saya)^^ tidak ada standar CVS upnya ( ada programnya, tapi
servernya dimana ? )
Jadi kalo saya punya 2.2.6 mo upgrade ke 2.2.7 atau ke versi berikutnya..
ngak usah beli lagi kayak linux. Semua sourcenya yang termodifikasi tinggal
di d/l dan compile make world :) ( pake CVS up di server tertentu ) jadi
deh. Nah di linux setahu saya, kernel bisa diupgrade dengan mudah, tapi
program lain lainnya itu harus ambil ke kiri kanan, agak repot.
Kalo source yah relatiflah.. saya kalo bisa ngak mo nyentuh source. ambil
binarynya aja...
----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]