At 14:54 20/10/98 , Leonard Ong wrote:
>>Siapa bilang sourcenya tidak terlalu perlu? Itu yang paling
>>perlu lagi :)
>
>Kan ada kecualinya 'kalo suka kotak katik programnya' dalam kalimat saya
>:).  Tapi fungsi utama source di linux tidak sepenting di BSD. Pada FreeBSD
>source bukan hanya digunakan untuk belajar, compile dengan modifikasi, tapi
>juga untuk upgrade dari satu release ke release lainnya. Kalo linux
>**(setahu saya)^^ tidak ada standar CVS upnya ( ada programnya, tapi
>servernya dimana ? )

koreksi, di linux memang ngga pake sistem cvsup... development linux
memang berbeda dibanding freebsd... yang namanya linux itu cuma kernel,
program2 pendukungnya didevelop secara terpisah dari kernelnya, jadi
development tidak terpusat, dan tidak ada entity yang bertanggugnjawab
atas arah development sistem linux, development diserahkan sepenuhnya
pada 'pasar', sehingga tidak dimungkinkan adanya repository yang
terpusat seperti di freebsd...
kalau freebsd (juga netbsd dan openbsd) itu adalah derivasi dari sistem
4.4BSD, yaitu kernel dan program pendukung utamanya... kernel dan
program pendukung utama itu didevelop oleh banyak orang, tapi
yang bertanggung jawab atas development adalah core team, jadi
dimungkinkan untuk dibuat source repository yang terpusat...


---
personal email: [EMAIL PROTECTED]
ICQ: 1277851

-----BEGIN GEEK CODE BLOCK-----
Version: 3.1
GIT/S d-(+) s:-- a21 C+++ UL++++ P+ L++ E- W+ N--(+) o+ K? w-- O--
M- !V PS PE++ Y+ PGP t+ 5 X+++ R+ tv b+(++) !DI D+ G++ e h! r++ y-
------END GEEK CODE BLOCK------


----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] 
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke