Coba liat keterangannya di DHCP mini Howto. Tapi kalau di tempat saya,
setupnya begini:
/etc/dhcpd.conf
====================================
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.0.255;
option routers 192.168.0.254;
option domain-name-servers 192.168.0.1, 202.155.0.10, 202.155.0.15;
option domain-name "mydomain.org";
subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.0.100 192.168.0.200;
range 192.168.0.210 192.168.0.250;
}
====================================
Jadi clientnya akan mendapatkan IP: 192.168.0.100 hingga 192.168.0.200
dan 192.168.0.210 hingga 192.168.0.250 subnetnya 255.255.255.0
Trus client juga akan mendapatkan nameservernya Linux (192.168.0.1) dan ISP
(202.155.0.10 dan 202.155.0.15)
oh ya jangan lupa... di client (mis. win95) ... gateway-nya ke 192.168.0.1
(linux). Otomatis tuh client akan diberi nomor secari ajaib.. ;-)
--- baja
[EMAIL PROTECTED]
----------
> From: Muhammad Isnaini <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Friday, November 06, 1998 10:53 AM
>
> Saya lagi bermasalah dengan dhcpd.conf.
> Saya pelajari kok nggak ngerti-ngerti. Kalau teman-teman sudah ada yang
berhasil
> setup, mohon mantuan dikirim japri.
>
> Atas bantuan teman-teman saya sampaikan terima kasih.
>
> Isnaini
----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]